Menu
Sign in
@ Contact
Search
Tom Liwafa bersama tas yang diproduksinya

Tom Liwafa bersama tas yang diproduksinya

Tom Liwafa Sukses Berkat Grosir Tas dan Sepatu Handmadeshoesby & Delvationstore

Senin, 25 November 2019 | 15:06 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Pepatah from zero to hero layak disandangkan pada sosok inspiratif Tom Liwafa  yang mampu membalikan kehidupan. Dari seorang vokalis band rock, Tom kini sukses membangun bisnis grosir tas dan sepatu Handmadeshoesby & Delvationstore di Surabaya, Jawa Timur. Produk tas dan sepatunya dipasok untuk sejumlah marketplace di Indonesia.

Kunci sukses Tom Liwafa sederhana, keyakinan dan kerja keras. Kunci ini ditunjukan oleh Tom yang sukses membangun kerajaan bisnis di bidang fashion garmen seperti tas, pakaian wanita, sepatu, hingga jam tangan, dan aksesoris lainya. Saat ini, kapasitas produksinya mencapai 6000-7000 buah per hari yang berasal dari UMKM yang tersebar di sekitaran Mojokerto, Tanggulangin, Bojonegoro, Nganjuk, dan Lamongan.

Konsep Handmadeshoesby & Delvationstore yang menjadi brand yang diusung Tom didirikan di pusat kota Surabaya. Saat ini, jumlah karyawan kurang lebih 1.500 karyawan di berbagai sektor usaha yang dijalankan bersama istrinya Delta Hesti Chandra Pratiwi. 

"Lini bisnis yang saya bangun saat ini sudah merambah ke sektor lain yaitu kuliner, design interior dan unit bisnis lainnya dan ini membuka lapangan kerja dan menjadi penyerap tenaga kerja di kota Surabaya," ujar Tom Liwafa saat media gathering bersama wartawan di gedung SMESCO, Jakarta, baru-baru ini.

Menurutnya setiap usaha pasti akan mengalami kendala dan ini pun dirasakan oleh Tom bersama istri. Ketika membangun bisnis, ia tidak langsung berhasil dan pernah merasakan di titik terendah.

"Dengan dasar keyakinan yang kuat, saya memulai usaha dengan jualan clothing line band rock metal, karena saya sendiri adalah vokalis band rock di awal  awal berbisnis. Bahkan saya merasakan di titik terendah saat merintis bisnis ini," kenangnya. 

Ketika orang mulai berbelanja dan menjadi reseller dari produk yang ditawarkan, perlahan ia membangun brand image. Strategi ini membuat brand nyamenjadi kepercayaan konsumen dan publik. Terbukti saat ini sudah ribuan reseller yang berafiliasi dengan bisnis yang dibangunnya.

Saat ini, Handmadeshoesby & Delvationstore berkembang pesat. Jumlah karyawan terus bertambah, hingga lebih dari 500 orang. 

"Dalam merekrut karyawan, saya berpedoman pada Steve Jobs, yakni Jika anda merekrut manager kelas A, maka manajer itu akan merekrut karyawan kelas A. Jika kelas B, akan merekrut kelas B. begitu seterusnya," tutur Tom Liwafa.

Kendati harus bersaing dengan kompetitor lainnya Tom Liwafa memiliki prinsif kalau mereka bukan saingan yang harus ditakuti malah menjadikan pemacu. 

"Untuk memberikan pelayan terbaik untuk para konsumennya dan Handmadeshoesby & Delvationstore tetap tumbuh. Karena kami lebih tahu tentang pasar," tegasnya.

Ia mengakui, kekuatan yang menjadikannya seorang entrepreneur adalah The Power of Kepepet. Tapi ia juga memegang kata-kata bijak dari Presiden pertama RI, Soekarno.

"Bermimpilah setinggi langit. Jika jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang," tutup Tom Liwafa.

Editor : Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com