Menu
Sign in
@ Contact
Search
Warga mencuci tangan dengan air bersih pada fasilitas tempat mencuci tangan untuk umum yang ditempatkan di pendestrian Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.  Foto: SP/Ruht Semiono

Warga mencuci tangan dengan air bersih pada fasilitas tempat mencuci tangan untuk umum yang ditempatkan di pendestrian Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Foto: SP/Ruht Semiono

Cuci Tangan 20 Detik untuk Cegah Covid-19

Rabu, 1 April 2020 | 07:57 WIB
F Rio Winto (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Spesialis paru Rumah Sakit Persahabatan dr Erlina Burhan menekankan perlunya mencuci tangan secara bersih dan benar selama 20 detik untuk membunuh seluruh mikroorganisme yang menempel, termasuk kemungkinan kontaminasi virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit Covid-19.

Mencuci tangan harus bersih dan benar caranya dan ini durasinya sekitar 20 detik,” kata dia dalam konferensi pers bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (30/3).

Dia mengatakan saat mencuci tangan dengan sabun, beberapa bagian yang perlu dicuci dengan bersih adalah semua permukaan tangan, mulai dari permukaan dalam, sela-sela jari, pinggir-pinggir jari hingga ke ujung kuku.

“Jadi harus semua permukaan tangan,” jelas dia.

Kemudian, selain memperhatikan bagian-bagian tangan yang perlu dibersihkan, masyarakat juga dianjurkan untuk mencuci tangan pada saat-saat tertentu, yaitu ketika membuang ingus, batuk atau pilek.

Sering mencuci tangan dengan sabun. FOTO: Investor Daily/IST
Sering mencuci tangan dengan sabun. FOTO: Investor Daily/IST

Berikutnya adalah sebelum dan sesudah menjaga orang yang sakit, sebelum dan sesudah merawat luka kemudian sebelum, selama dan setelah mengolah makanan. Demikian juga sebelum makan, setelah menyentuh sampah, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh binatang dan setelah mengganti popok.

“Jadi banyak sekali kegiatan sehari- hari kita yang mengharuskan kita mencuci tangan,” kata dia.

Sementara itu, selain menekankan pentingnya mencuci tangan agar tidak terkontaminasi virus, Erlina juga menekankan perlunya tidak menyentuh wajah karena virus SARS-CoV-2 menular melalui mukosa pada mata, hidung dan mulut.

Memakai Masker

Selalu menggunakan masker jika bepergian ke luar rumah. FOTO: Investor Daily/IST
Selalu menggunakan masker jika bepergian ke luar rumah. FOTO: Investor Daily/IST

Sementara itu, dr Erlina Burhan menekankan pentingnya orang yang sedang sakit untuk memakai masker guna mencegah kemungkinan penularan virus SARS-COV-2, penyebab penyakit Covid-19.

“Jadi memakai masker ini hanya untuk orang sakit,” kata dia di Graha BNPB, Jakarta, Senin (30/3).

Sementara itu, bagi orang yang sehat, memakai masker juga diperbolehkan dalam beberapa kondisi tertentu, antara lain ketika seseorang itu harus menjaga atau merawat orang yang sakit.

“Orang sehat memakai masker apabila merawat orang sakit,” kata dr Erlina Burhan.

Kemudian, orang sehat juga dianjurkan untuk memakai masker jika dia berada di sebuah kerumunan. Dalam kondisi tersebut, memakai masker perlu dilakukan guna menghindari kemungkinan penyebaran dari beberapa orang yang dikhawatirkan sedang sakit.

“Karena kita tidak tahu di kerumunan itu apakah ada yang sakit atau tidak,” kata dia.

Namun demikian, dia kembali menekankan perlunya memakai masker bagi orang yang sakit agar kemungkinan penularan dapat dibatasi.

“Jadi utamakan yang memakai masker adalah orang yang sakit,” kata dr Erlina Burhan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com