Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
pemuda pesertapelatihan keterampilan yang digelar virtual oleh AkzoNobel Decorative Paints Indonesia dan SOS Children

pemuda pesertapelatihan keterampilan yang digelar virtual oleh AkzoNobel Decorative Paints Indonesia dan SOS Children

Pemuda Tiga Kali Lebih Mudah Jadi Pengangguran di New Normal

Selasa, 14 Juli 2020 | 12:37 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Setelah dihadapkan dengan pandemi Covid-19, negara di seluruh dunia termasuk Indonesia kini mulai memasuki fase “New Normal”. Wabah virus korona berdampak cukup signifikan pada sektor ekonomi dan sosial. Termasuk juga berimbas pada generasi muda yang tidak mendapatkan manfaat edukasi yang layak, finansial, kesempatan kerja, kesehatan serta kesejahteraan di usia mereka yang justru sedang berkembang. Mirisnya, pemuda usia 15-24 tahun berisiko tiga kali lebih mudah menjadi pengangguran dibanding usia dewasa.

 

“Diperkirakan hampir 70% pelajar dunia di berbagai level edukasi terpapar akan kebijakan kurikulum sekolah yang saat ini tutup akibat krisis pandemi 2 . Sebelum terjadi krisis ini, generasi muda usia 15-24 tahun 3 kali lebih mudah terpapar pangangguran daripada orang dewasa, dan sering ada pada periode transisi sekolah-kerja yang berkepanjangan,” ungkap Indra Laban ,presiden direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia) dalam keterangan pers, Selasa (14/7/2020).

 

Fase kenormalan baru (new normal), kata Indra, mau tidak mau turut mempengaruhi generasi muda. Yang paling berdampak adalah pemuda yang tidak memiliki keahlian akan kesulitan mendapatkan pekerjaan nantinya. “Karena itu, sebagai bagian dari pilar AkzoNobel ‘People, Planet, Paint’, kami menggandeng SOS Children’s Villages menyelenggarakan pelatihan untuk memberdayakan generasi muda agar siap menghadapi dinamika era kenormalan baru,” kata Indra.

 

Indra melanjutkan, pelatihan digelar sekaligus dalam rangka

menyambut “World Youth Skills Day” yang setiap tahun diperingati pada 15 Juli. Pelatihan digelar dengan mengadakan sesi mentoring secara virtual bertema “Ketangguhan Sikap dalam Menjalani ‘Kenormalan Baru’ pasca Covid-19”. Sesi pertama telah diadakan Juni 2020 lalu di Yogyakarta, dan sesi kedua diselenggarakan pada awal Juli di 9 lokasi SOS Children Village’s Indonesia, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Flores, Lembang, Semarang, Bali, Medan, Meulaboh, dan Banda Aceh. Kegiatan ini melibatkan 9 komunitas, dengan peserta mencapai lebih dari 150 anak muda Indonesia.

 

Menjadi bagian dari inisiatif “Let’s Colour” yang dinaungi oleh AkzoNobel Cares, kemitraan dengan SOS Children’s Villages membantu mengubah kehidupan anak-anak dan generasi muda di seluruh dunia dengan memanfaatkan edukasi dan pengembangan untuk memberikan dampak positif terhadap masalah pengangguran pada anak muda.

 

“Saat ini kita semua menghadapi tantangan baru yaitu mempersiapkan generasi muda untuk memasuki era kenormalan baru setelah pandemi. SOS Children’s Villages selalu berkomitmen untuk memberikan bekal kepada anak-anak mencapai pribadi tangguh yang mampu berkontribusi di masyarakat. Para ahli dari AkzoNobel membantu kami dalam membangun semangat positif anak-anak saat sesi virtual mentoring, sekaligus melatih kemampuan, keterampilan dan pengalaman untuk mencapai ketangguhan sikap.” kata Gregor Hadi Nitihardjo, nationaldDirector SOS Children’s Villages Indonesia.

 

Vandy Makki, sebagai fasilitator utama sesi online dan juga selaku AkzoNobel HR Director Indonesia & Papua New Guinea menyampaikan, “Merespon pandemi yang terjadi dan bagaimana ini membawa kita semua memasuki era kenormalan baru, kami mencoba untuk menyajikan sesi mentoring online untuk anak muda di seluruh Indonesia. Dalam sesi ini kami membekali mereka dengan kemampuan mengenai dunia bisnis, cara untuk beradaptasi, dan berani menghadapi kegagalan,” kata Makki.

Editor : Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN