Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
(searah jarum jam) Devy Yheanne, Country Leader of Communications and Public Affairs PT Johnson & Johnson Indonesia (atas kiri); Irma Zuhaida, Legal Director PT Johnson & Johnson Indonesia (atas tengah); Natalia Soebagjo, Dewan Nasional Prestasi Junior Indonesia (atas kanan); Femi Dwi Narita Suryani, S.E., ARAD, Brand Manager Neutrogena & Aveeno (bawah kanan); Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psi., Psikolog Anak dan Remaja (bawah tengah); dan dr. Damarizqa Dara Sjahruddin, M.Ked.Klin., SpOG., Spesialis Obstetri dan Ginekologi berdiskusi seputar manajemen kebersihan menstruasi bagi remaja perempuan dalam bincang inspiratif  bertajuk WiSTEM2D Talk: Lets Start the Conversation About Menstruation! yang digelar virtual (25/5).

(searah jarum jam) Devy Yheanne, Country Leader of Communications and Public Affairs PT Johnson & Johnson Indonesia (atas kiri); Irma Zuhaida, Legal Director PT Johnson & Johnson Indonesia (atas tengah); Natalia Soebagjo, Dewan Nasional Prestasi Junior Indonesia (atas kanan); Femi Dwi Narita Suryani, S.E., ARAD, Brand Manager Neutrogena & Aveeno (bawah kanan); Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psi., Psikolog Anak dan Remaja (bawah tengah); dan dr. Damarizqa Dara Sjahruddin, M.Ked.Klin., SpOG., Spesialis Obstetri dan Ginekologi berdiskusi seputar manajemen kebersihan menstruasi bagi remaja perempuan dalam bincang inspiratif bertajuk WiSTEM2D Talk: Lets Start the Conversation About Menstruation! yang digelar virtual (25/5).

200 Remaja Perempuan Diajak Jadi Duta Kebersihan Menstruasi

Kamis, 27 Mei 2021 | 08:34 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Menstruasi tampaknya juga belum menjadi isu yang lumrah dibicarakan oleh masyarakat Indonesia. Alhasil, banyak remaja perempuan yang minim mendapatkan informasi dalam menjaga kebersihan menstruasi.

 Oleh karena itu, sebanyak 200 remaja perempuan diajak menjadi duta kebersihan menstruasi oleh PT Johnson & Johnson Indonesia (Johnson & Johnson Indonesia) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) dengan menggelar edukasi manajemen kebersihan menstruasi melalui bincang inspiratif bertajuk 'WiSTEM2D Talk: Let’s Start the Conversation About Menstruation!' secara virtual, belum lama ini.

Devy Yheanne, Country Leader of Communications and Public Affairs, PT Johnson & Johnson Indonesia mengungkapkan WiSTEM2D Talk dihadirkan untuk menyediakan wawasan berbasis sains yang dapat menjawab berbagai keraguan remaja perempuan seputar manajemen kebersihan menstruasi. Terlebih, beberapa tahun yang lalu, norma sosial masih menganggap menstruasi sebagai hal yang tabu untuk dibicarakan.

"Komitmen ini kemudian menjadi tradisi bagi Johnson & Johnson secara global untuk terus meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan kaum perempuan selama lebih dari 130 tahun," ungkapnya dalam keterangan pers diterima Kamis (27/5).

Natalia Soebagjo, Dewan Nasional Prestasi Junior Indonesia, menambahkan menstruasi tampaknya juga belum menjadi isu yang lumrah dibicarakan oleh masyarakat Indonesia. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017 mengindikasikan 1 dari 5 remaja perempuan tidak pernah berdiskusi seputar menstruasi dengan orang dewasa sebelum mengalami menarke. Selain itu, 41% remaja perempuan memilih untuk merahasiakan bila sedang menstruasi guna menghindari rasa malu dan takut terhadap orang lain di sekolah, terutama remaja laki-laki.

"Bahkan, hal ini menjadi salah satu alasan yang menyebabkan 1 dari 6 remaja perempuan terpaksa tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih pada saat mereka sedang menstruasi," tambahnya.

Menurut Natalia, pengetahuan yang kurang memadai mengenai menstruasi telah membatasi partisipasi dan prestasi remaja perempuan di sekolah. Oleh karena itu, edukasi manajemen kebersihan menstruasi ini perlu digalakkan guna memberikan kepercayaan diri bagi mereka untuk mendobrak batasan yang ada serta memiliki peluang tanpa batas dalam mencapai potensi diri yang terbaik.

“Kami juga berharap kegiatan ini menginspirasi para orang tua dan guru untuk mulai aktif membuka komunikasi mengenai menstruasi di lingkup keluarga, sekolah, bahkan komunitas serta dapat membantu pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam hal Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan dan Kesetaraan Gender,” katanya.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr Damarizqa Dara Sjahruddin, M Ked Klin SpOG menjelaskan remaja perempuan harus dibekali bagaimana siklus menstruasi yang normal dan cara menangani menstruasi yang bersih dan sehat, seperti memakai pembalut berdaya serap baik, mengganti pembalut setiap 3-4 jam sekali, serta mencuci tangan yang bersih sebelum dan sesudah mengganti pembalut.

"Ajak mereka untuk terbuka apabila mereka mengalami hal yang tidak normal saat menstruasi," papar dr Damarizqa.

Dari aspek psikologis, Psikolog Anak dan Remaja, Vera Itabiliana Hadiwidjojo SPsi Psi memaparkan, edukasi menstruasi sangat menentukan kesehatan reproduksi perempuan ke depannya. Penting bagi remaja perempuan untuk memahami betul tentang menstruasi, mulai dari bagaimana menjaga kebersihan menstruasi dan apa implikasi dari tanggung jawab seksual di dalamnya.

"Orang tua dan guru di sekolah perlu menyadari meski menstruasi merupakan hal lazim yang terjadi, tetapi menyikapinya tidak bisa dianggap hal yang remeh," ucapnya.

Sementara itu, Brand Manager Neutrogena & Aveeno, Femi Dwi Narita Suryani SE ARAD mengungkapkan, perubahan hormon saat menstruasi membuat kulit menjadi lebih berminyak dan rentan berjerawat. Untuk menyikapinya, gunakan produk khusus untuk kulit wajah yang tepat. Jalankan juga pola hidup sehat serta hindari kebiasaan buruk, seperti memencet jerawat dan tidur tanpa membersihkan wajah.

"Untuk itu, Mari ajak remaja untuk percaya diri dengan apapun warna dan jenis kulit yang dimiliki karena kulit cantik sejatinya adalah kulit yang sehat," tutupnya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN