Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi pernikahan.

Ilustrasi pernikahan.

Intimate Wedding Jadi Tren di Era Pandemi

Senin, 14 Juni 2021 | 18:50 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Intimate wedding atau konsep pernikahan yang tidak mengundang banyak orang karena mengutamakan prosesi yang lebih hangat dan intim, menjadi tren di era pandemi.

Hal ini sejalan dengan imbauan pemerintah mengenai protokol kesehatan (Prokes) untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Senior Head of Wedding Business Bridestory Gisela Setyawan mengatakan, intimate wedding sebenarnya bukanlah hal baru dalam resepsi pernikahan. Konsep pernikahan ini tidak menjadi hal populer sebelum masa pandemi karena kebiasaan orang Indonesia yang menganggap pernikahan adalah perayaan besar, sehingga mereka cenderung mengundang banyak orang untuk merayakan hari besar tersebut.

“Namun, di masa pandemi ini yang mengharuskan untuk sesuai dengan prokes pemerintah akhirnya pernikahan dengan konsep intimate wedding menjadi pilihan dan akhirnya menjadi tren,” ungkap Gisela dalam media gathering Tokopedia X Bridestory, Senin (14/6).

Gisela menambahkan, kebanyakan pasangan hanya mengundang 30 orang untuk prosesi pemberkatan maupun akad nikah, sedangkan 60 tamu untuk sesi resepsi.

Sedangkan untuk lokasi, biasanya intimate wedding banyak yang lebih memilih dengan lokasi outdoor ketimbang indoor. Hal ini dilakukan atas pertimbangan sirkulasi udara yang lebih baik dan udara yang lebih terbuka. Tak heran apabila taman atau dengan latar belakang alam menjadi pilihan utama belakangan ini.

“Tren pernikahan di era new normal membuat jangka waktu perencanaan pernikahan menjadi lebih singkat. Menurut data internal Bridestory terkait industri pernikahan di 2020, sekitar 31,51% calon pengantin membutuhkan waktu kurang dari 3 bulan untuk mempersiapkan pernikahan,” tambah dia.

Tidak hanya itu, External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya menambahkan, perencanaan pernikahan melalui pemanfaatan teknologi kian digemari, terutama di tengah pandemi, karena dinilai lebih praktis dan efisien. “Transaksi kategori Wedding di Tokopedia pun melonjak hampir 4x lipat selama kuartal II-2021 dibanding periode sama pada tahun sebelumnya,” jelas dia.

Gisela mengungkapkan, tren pernikahan tahun ini diperkirakan mengusung tema ‘A Bright New Season’. Tren ini ditandai dengan penggunaan warna-warna cerah seperti kuning, biru muda, dan ungu, yang menyimbolkan optimisme dari awal perjalanan baru.

Dia pun membagikan beberapa tips dan inspirasi untuk mempermudah calon pengantin dalam mempersiapkan pernikahan di kala pandemi.

Pertama, tentukan konsep pernikahan. Misalnya, penggunaan warna cerah bisa diterapkan dalam konsep pernikahan modern, tradisional maupun kontemporer. Motif adat khas daerah seperti batik atau tenun dapat diaplikasikan sebagai aksen utama di pelaminan.

“Perpaduan warna, motif, dan dekorasi bunga yang colorful akan terlihat harmonis jika digunakan pada konsep pernikahan outdoor yang semakin banyak diminati saat ini,” tambah Gisella.

Kedua, Gisela menyebutkan kumpulkan referensi secara daring. Calon pengantin dapat memanfaatkan fitur Sort atau Urutkan di Tokopedia Wedding untuk memudahkan mencari produk atau jasa sesuai kebutuhan.

Selanjutnya adalah pahami syarat dan ketentuan vendor. Sebelum memilih vendor, calon pengantin sebaiknya menanyakan dahulu terkait syarat dan ketentuan masing-masing vendor dalam hal penundaan atau pembatalan pernikahan yang diakibatkan force majeure, terlebih di tengah pandemi.

Sedangkan keempat, adalah membuat Alokasi Anggaran Pernikahan. Sebesar 30% anggaran dapat digunakan untuk venue dan katering. Sementara 20% bisa dialokasikan untuk kebutuhan dokumentasi dan dekorasi. Sediakan 15% anggaran untuk kebutuhan tes antigen atau PCR.

“Secara bujet, di masa pandemi dengan konsep intimate wedding memang lebih hemat dibandingkan dengan mengundang banyak orang. Paling tidak bisa menghemat Sebesar 20%,” jelas Gisela.

Terakhir, Gisela menyebutkan bagikan Momen Spesial lewat Video Streaming. Pembatasan jumlah tamu undangan yang hadir saat pandemi, sehingga hal itu dapat disiasati dengan memanfaatkan layanan komunikasi video seperti Zoom, Google Meet atau YouTube. “Untuk itu, sebaiknya memilih vendor fotografi yang bisa juga menyediakan layanan ini,” tutup Gisela.

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com