Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
JEC World Sight Day 2021 virtual media briefing, Kamis (14/10).

JEC World Sight Day 2021 virtual media briefing, Kamis (14/10).

EDC Permudah Masyarakat Indonesia Donorkan Mata 

Kamis, 14 Oktober 2021 | 23:18 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - Guna mempermudah masyarakat untuk mendonorkan mata dan menjamin kebutuhan kornea donor di Indonesia, Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ) resmi membuka layanan Eye Donation Center (EDC) di 12 cabang JEC yang tersebar di 9 kota dan 6 provinsi. Berdiri pada 2017, LEBJ merupakan organisasi non-profit hasil kerja sama Yayasan Lions Mengabdi Indonesia dengan JEC Eye Hospitals and Clinics.

Kepala/Direktur Medis Lions Eye Bank Jakarta Dr Sharita Siregar SpM(K) mengatakan sebanyak 35 juta orang di Indonesia mengalami gangguan penglihatan dan sekitar 3,7 juta orang menderita kebutaan. Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) menyebut satu dari seribu orang penduduk Indonesia menderita kebutaan akibat kelainan kornea.

"Hal ini menunjukan jumlah penderita kebutaan kornea di Indonesia tidak sebanding dengan jaringan kornea yang tersedia," ungkapnya di sela virtual media briefing, Kamis (14/10).

Dr. Sharita Siregar, di JEC World Sight Day 2021
Dr. Sharita Siregar, di JEC World Sight Day 2021

Bahkan, lanjut dia, sangat disayangkan Indoensia masih harus bergantung kepada negara lain untuk penyediaan kornea yang dibutuhkan untuk cangkok.  Walaupun target 100 jaringan kornea lokal telah tercapai pada 2019, tetapi jumlah tersebut belum bisa menyelesaikan angka kebutaan kornea yang tinggi di Indonesia. Untuk itu, Partisipasi aktif masyarakat luas menjadi kunci. Karenanya, dengan kehadiran jaringan 12 titik EDC yang tersebar di 9 kota dan 6 provinsi, kami berharap masyarakat Indonesia semakin mudah menjangkau layanan LEBJ untuk mendonorkan mata mereka.

"Dengan semakin banyak donor kornea yang terfasilitasi, maka semakin cepat pula penanganan para pasien yang membutuhkan tindakan transplantasi kornea. Lebih jauh, semoga jaringan EDC dari LEBJ bersama JEC ini dapat berkontribusi menekan tingkat kebutaan di Indonesia,” tegas Dr. Sharita.

Dr Sharita menambahkan setiap EDC terafiliasi dengan bank mata induknya – yaitu LEBJ sehingga menerapkan standardisasi pengambilan, pengelolaan serta distribusi jaringan kornea yang berkualitas. . Teknisi LEBJ yang telah tersertifikasi akan memastikan pengambilan kornea, serta proses transportasi kornea donor secara aman menuju rumah sakit mata yang membutuhkan. Selama 4 tahun terakhir, LEBJ sebagai institusi bank mata terkemuka telah memiliki 6.733 calon donor kornea dan melakukan 345 operasi transplantasi pada pasien kebutaan kornea.

"Saat ini, daftar tunggu pasien yang menanti ketersediaan jaringan kornea telah mencapai  160 orang," tambahnya.

Dr Johan A Hutauruk SpM(K), Presiden Direktur JEC Korporat, menambahkan komitmen untuk mengatasi kebutaan di Tanah Air perlu diimplementasikan secara berkelanjutan agar angka penderitanya terus dapat ditekan. Karenanya, sejak berdiri pada 1984, JEC Eye Hospitals and Clinics tak henti berupaya mengoptimalkan penglihatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Sejalan dengan momentum World Sight Day 2021, JEC ingin memperkuat tema tahun ini, yaitu #LoveYourEyes, dengan semangat Save Our Sight yang direalisasikan lewat dukungan terhadap dua upaya nyata pemberantasan kebutaan di Indonesia.

"Salah satunya dengan peluncuran jaringan fasilitas EDC oleh LEBJ,," tutupnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN