Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat. (IST)

Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat. (IST)

Pemerintah Kebut Vaksinasi, Dukung 'Event' Internasional WSBK Mandalika

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:06 WIB
Fajar Widhiyanto

JAKARTA, Investor.id - Dalam rangka persiapan World Super Bike (WSBK) yang akan digelar pada 19-21 November 2021 di Mandalika International Street Circuit, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan ke KEK Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB),14 Oktober 2021.

Provinsi NTB berada pada Level Asesmen 1, di mana Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Tengah masih pada Level Asesmen 2. Menko Airlangga mendorong Kapolda NTB dan Danrem 162 Wirabhakti agar seluruh wilayah NTB dapat mencapai target vaksinasi dosis satu minimal 70% dan dosis kedua minimal 50%.

Per 15 Oktober 2021, capaian vaksinasi Provinsi NTB telah mencapai 47,11% untuk dosis pertama dan 16,13% untuk dosis kedua. Kabupaten Lombok Tengah, yang merupakan tuan rumah event WSBK Mandalika, telah mencapai 66,04% dosis pertama dan 13,70% untuk dosis kedua.

Pemerintah Pusat terus mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) agar berkomitmen mencapai target vaksinasi sebelum perhelatan dimulai. Salah satunya dengan mempercepat distribusi vaksin dari provinsi ke seluruh kabupaten di NTB. Selain itu, Pemda juga didorong agar melakukan percepatan pencatatan vaksinasi di P-care untuk integrasi data.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga memiliki komitmen mempercepat vaksinasi dengan membentuk 143 tim dengan formasi 1 dokter, 4 paramedis, 2 petugas registrasi yang akan disebar pada 139 desa se-Kabupaten Lombok Tengah. Selain itu, juga menentukan sasaran berbasis desa dan kecamatan yang dimobilisasi oleh Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Camat, Danramil dan Kapolsek.

Per 14 Oktober 2021, Provinsi NTB tercatat memiliki kasus terkonfirmasi sebesar 27.559 kasus dengan 95,92% kasus sembuh. Dengan adanya percepatan vaksinasi, akan tercipta herd immunity serta tidak menciptakan klaster baru selama pelaksanaan maupun pasca pelaksanaan WSBK.

Percepatan pemenuhan vaksin di Kabupaten Lombok Tengah merupakan kunci utama dalam menyukseskan event berskala internasional ini. Event ini diharapkan memberikan multiplier effect ekonomi bagi masyarakat Lombok Tengah dan sekitarnya.

“Gelaran (WSBK) ini diharapkan mendatangkan semakin banyak wisatawan lokal dan internasional, serta menarik devisa untuk negara. Di saat yang bersamaan juga menggeliatkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat Lombok,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam siaran pers, Sabtu (16/10).


 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN