Menu
Sign in
@ Contact
Search
virtual konferensi pers Frisian Flag

virtual konferensi pers Frisian Flag

Peningkatan Literasi Gizi Guna Putuskan Persoalan Stunting di Indonesia

Jumat, 18 Februari 2022 | 05:21 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Persoalan stunting di Indonesia masih menjadi tantangan melihat angka stunting 30,8% pada Riskesdas 2018 dan kemudian sedikit menurun menjadi 27,7% pada tahun 2019 berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI). Salah satu cara guna memutus persoalan stunting ini adalah dengan peningkatan literasi gizi. Mengapa demikian?

Dokter Spesialis Anak Pakar Tumbuh Kembang Prof Dr dr Rini Sekartini SpA (K) mengatakan, status gizi anak dipengaruhi oleh kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi. Pola makan bergizi seimbang perlu diterapkan agar dapat mempengaruhi status gizi anak secara positif. Gizi seimbang dapat dicapai apabila makanan yang dikonsumsi dalam jumlah cukup, berkualitas baik, dan beragam jenisnya untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan tubuh.

Baca juga: FFI Luncurkan Kedai Kreatif Susu Kental Manis Frisian Flag 

Prof Rini menambahkan, anak yang terlahir dengan gizi kurang akan tumbuh menjadi remaja dengan status gizi kurang dan berpotensi kembali melahirkan anak dengan kondisi gizi kurang. Mata rantai ini yang mesti diputus dengan berbagai macam upaya. “Dibutuhkan sosialisasi dan edukasi, tetapi perubahan perilaku tidak terjadi secara instan. Perlu waktu, kesabaran dan peningkatan literasi agar masyarakat paham penting kecukupan gizi dalam upaya mencetak generasi Indonesia yang unggul di masa mendatang,” ungkapnya disela virtual konferensi pers Frisian Flag® Primagro, Kamis (18/2).

Category Marketing Manager PT Frisian Flag Indonesia (FFI) Pratiwi Rosani mengatakan sehubungan dengan edukasi kepada orang tua tentang literasi gizi dan memanfaatkan teknologi digital dalam mengoptimalkan sosialisasi, FFI memperkenalkan program posyandu dalam platform online dan offline. Platform posyandu online yang digagas FFI bernama Akademi Keluarga Prima, sehingga orang tua mendapat kemudahan memonitor secara mandiri tumbuh kembang anak. Untuk platform offline, FFI mendukung program Primanutri Posyandu yang pelaksanaanya bermitra dan dijalankan oleh Indomaret.

Baca juga: FFI dan Alfamart Donasi 100 Ribu Kotak Susu Cair Anak

”Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi, dan akan terus mendampingi orang tua menuju perubahan perilaku pemahaman gizi yang lebih baik. Literasi gizi diperlukan agar orang tua semakin paham tentang pentingnya kecukupan gizi dalam membangun generasi Indonesia yang unggul,” tambah Pratiwi.

Tidak hanya itu, lanjut Pratiwi, FFI terus berinovasi menghadirkan produk susu berkualitas dan terjangkau dengan menghadirkan susu pertumbuhan Frisian Flag® Primagro yang mengandung formula yang lebih lengkap dan jumlah yang lebih banyak, yaitu 9AAE yang merupakan kandungan tertinggi dibandingkan dengan produk sejenis di kelasnya, DHA 4X lebih tinggi, serta Omega 3, Omega 6, Minyak Ikan, Tinggi Protein, lebih dari 14 vitamin, dan 9 mineral.

“Kombinasi kandungan prima ini mampu memaksimalkan perkembangan otak dan tumbuh kembang yang dibutuhkan anak di 1000 hari pertama kehidupannya,” tutup Pratiwi.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com