Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
JoJo, 31 tahun, yang tampil aktif dan ceria mampu menggemparkan panggung BNI Hall Kemayoran.

JoJo, 31 tahun, yang tampil aktif dan ceria mampu menggemparkan panggung BNI Hall Kemayoran.

JoJo Gemparkan Panggung BNI Hall Kemayoran  

Minggu, 29 Mei 2022 | 18:50 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Joanna Noëlle Blagden Levesque, 31 tahun, yang tampil aktif dan ceria mampu menggemparkan special show Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2022 di panggung BNI Hall, JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 27 Mei 2022.

Penyanyi asal Amerika Serikat yang biasa dipanggil JoJo itu langsung menggebrak panggung lewat lagu What You Need dan Spiral Szn. Gayanya yang atraktif dan seksi berbalut busana ketat biru metalik, membuat special show yang dipenuhi penonton ini benar-benar menjadi gempar.

Apalagi, saat lagu Baby It's You dilantunkan, penonton semakin tak tertahankan lagi untuk langsung berdiri, ikut bernyanyi dan bergoyang. Lalu, berturut-turut lagu Like That, Cought Up in Rapture, Worst, dan Weak, dibawakan JoJo yang juga piawai menulis lagu.

JoJo lahir di Brattleboro, Vermont, Amerika Serikat, 20 Desember 1990. Dia dibesarkan di Keene, New Hampshire dan Foxborough, Massachusetts. Dia memiliki darah Inggris, Irlandia, Polandia, Prancis, Skotlandia, dan keturunan asli Amerika. Dia dibesarkan di sebuah apartemen satu kamar tidur di Foxborough dalam keluarga berpenghasilan rendah.

JoJo memiliki bakat bernyanyi dari kedua orang tuanya. Sang ayah memiliki hobi bernyanyi. Sedangkan, ibunya bernyanyi dalam paduan suara Gereja Katolik. JoJo pun sempat dilatih di teater musikal. Namun, sayang, orang tua JoJo bercerai ketika dia berusia empat tahun. Dia dibesarkan sebagai anak tunggal oleh ibunya. Nama panggung JoJo berasal dari nama panggilan masa kecilnya.

Sebagai seorang anak, JoJo sering mendengarkan ibunya berlatih himne. Dia mulai bernyanyi ketika dia berumur dua tahun dengan meniru segala sesuatu dari sajak lagu dengan genre R&B, jazz, dan soul.

Dalam acara A&E Child Stars III: Teen Rockers, ibunya menyatakan, JoJo memiliki IQ jenius borderline. Pada usia tujuh tahun, JoJo muncul di acara televisi Kids Say the Darndest Things: On the Road in Boston dengan komedian dan aktor Amerika Serikat, Bill Cosby.

Setelah audisi di acara televisi Destination Stardom, JoJo menyanyikan hits 1967 Aretha Franklin berjudul, Respect dan Chain of Fools. Setelah mengikuti acara itu, The Oprah Winfrey Show mengundangnya untuk tampil.

“Ketika waktunya untuk tampil, aku tidak memiliki rasa takut," jelas JoJo.

Musisi Tanah Air

Selain aksi JoJo, penampilan musisi tanah air terlihat luar biasa pada hari pertama, Jumat 27 Mei 2022. Penonton meluapkan ekspresi gembira dengan spontan saat penampilan Erwin Gutawa featuring Ruth Sahanaya, Andmesh Kamaleng, dan Lea Simanjuntak di BNI Hall. Di sana, kursi padat diduduki penonton. Mereka terhibur dan ikut bergoyang saat Ruth Sahanaya melantunkan tembang lawas Tak Kuduga. Ruth pun tampil penuh semangat dan memukau dengan balutan setelan celana panjang dan blus berwarna pink.

Kemudian, penonton menjadi tambah galau ketika Andmesh Kamaleng menyanyikan lagu Chrisye, Andai Aku Bisa. Di sana, penonton tidak tahan untuk ikut bernyanyi. "Aku tak punya hati, untuk menyakiti dirimu," demikian lantunan suara penonton yang hadir.

Sebelumnya, Andmesh tampil tunggal di Hall lain. Selama 1 jam, penyanyi berdarah Nusa Tenggara Timur itu menyanyikan sejumlah lagu hits miliknya, antara lain Hanya Rindu, Cinta Luar Biasa, dan lagu barunya, Tiba-tiba.

Penyanyi lain yg cukup menyedot perhatian penonton adalah Marcell Siahaan di panggung Java Jazz Hall. Semusim, Menunggu, hingga Mau Dibawa Kemana, adalah sederet lagu yang dibawakan Marcell. Tak lupa Marcell menggoda penonton. "Menunggu ternyata gak menyakitkan," kata Marcell.

Target 210 Ribu Penonton

Sementara itu, Direktur Utama Java Festival Production, Dewi Gontha menyatakan, pihaknya menargetkan 210 ribu orang untuk menonton perhelatan musik Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2022 yang digelar selama 3 hari pada 27-29 Mei 2022 di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Penonton akan dihibur 542 musisi yang terdiri atas 69 band Indonesia dan 22 band internasional dari 10 panggung.

“Kapasitas venue 90 ribu orang per hari dan dengan perkiraan 75% pengunjung datang per hari,” kata Dewi Gontha, kepada Investor Daily saat jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu 25 Mei 2022.

Apabila penonton yang datang 75% dari kapasitas venue, diperkirakan ada 70 ribu orang penonton setiap harinya. Total selama 3 hari penyelenggaraan akan ada 210 ribu penonton. Dewi optmistis target ini akan tercapai.

“Animo penonton sampai saat ini jujur di luar ekspektasi, sangat baik. Sepertinya penggemar musik sudah tak sabar dengan event musik yang digelar offline. Beberapa aturan dilonggarkan. Booster juga bukan lagi menjadi syarat, tetapi masker harus dipakai, sedangkan antigen dan PCR tak perlu,” kata Dewi.

Dengan tiket seharga Rp 850 ribu per hari dan jumlah penonton 210 ribu orang, perhelatan musik jazz yang tahun ini memasuki tahun ke-17 itu meraup omzet penjualan tiket senilai Rp 178,5 miliar.

Jumlah itu belum termasuk perputaran uang di dalam sana yang menjual berbagai merchandise, seperti kaos, topi, dan lain-lain, hingga makanan dan minuman.

Selain penonton, para sponsor juga tak sabar untuk kembali terlibat di acara musik ini. “Untuk sponsor ada sponsor baru yaitu Askrindo dan Kobe,” kata Dewi.

Sponsor lama, yaitu BNI, juga masih menjadi sponsor utama. “Kami support Java Jazz dari 2005. Ini merupakan salah satu komitmen kami mendukung musik krestif Indonesia. Yang berbeda untuk tahun ini. Kami memberikan digital experience di booth dengan main bersama mobile legend dan metaverse,” kata Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Negara Indonesia (Persero), Corina Leyla Karnalies.

Editor : F Rio Winto (rio_winto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN