Menu
Sign in
@ Contact
Search
Prof dr Tjandra Yoga Aditama, Direktur Program Pasca Sarjana Universitas YARSI.

Prof dr Tjandra Yoga Aditama, Direktur Program Pasca Sarjana Universitas YARSI.

Prokes dan Vaksin Booster Perlu Ditingkatkan, Penambahan Kasus Covid bisa Picu Kemunculan Varian Baru

Rabu, 6 Juli 2022 | 11:46 WIB
Hendro D Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Pakar kesehatan menyoroti peningkatan jumlah kasus Covid-19 akan mempermudah kemunculan varian baru. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan.

Direktur Pasca Sarjana Universitas Yarsi yang juga Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan, peningkatan jumlah kasus Covid juga bisa berdampak terhadap kelompok risiko tinggi. Peningkatan kasus juga akan berimbas terhadap aktivitas masyarakat.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 1 Agustus

"Indonesia dikejutkan dengan adanya 2.577 kasus baru setelah pada akhir pekan angka turun di bawah 2.000. Sebagaimana kecenderungan selama ini memang di akhir pekan angka seringkali turun atau rendah," kata dia dalam keterangannya Rabu (6/7/2022).

Menurutnya, apabila dibandingkan dengan dua bulan sebelum ini, pada 5 Mei 2022 jumlah kasus baru Covid-19 hanya berkisar 250 orang, artinya meningkat lebih dari 10 kali lipat.

Data lain, di “Our World in Data” 4 Juli 2022 tertulis cakupan vaksinasi lengkap kita baru 60,9%, walaupun itu data 15 Juni 2022. Jadi masih sekitar 40% rakyat belum menyelesaikan vaksinasinya.

Memang data Kementerian Kesehatan pada 5 Juli 2022 menunjukkan cakupan vaksinasi lengkap sudah 81,24%, tapi pembaginya adalah target 208 juta, bukan total penduduk yang lebih dari 270 juta.

"Data lain Kementerian Kesehatan per 5 Juli 2022 juga menunjukkan bahwa cakupan vaksinasi dosis ke 3 (booster) baru 24,58%. Jadi 75% rakyat belum mendapat vaksinasi booster yang memang sangat diperlukan," mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Asia Tenggara itu.

Baca juga: Jokowi Minta Booster dan Protokol Kesehatan Terus Ditingkatkan

Dengan demikian, masyarakat harusnya waspada dan berbuat lebih baik lagi, setidaknya dalam tiga hal, yakni protokol kesehatan, test dan telusur serta imunisasi.

Untuk protokol kesehatan, PPKM level dua sudah ditetapkan untuk Jakarta dan sekitarnya. Pemakaian masker luar ruangan sebaiknya juga dilakukan oleh mereka yang berisiko lebih mudah tertular dan sakit serta kalau berada dalam kerumunan/keadaan yang penularan lebih mudah terjadi.

Ia menjelaskan testing jelas harus ditingkatkan, diikuti telusur yang massif. Vaksinasi jelas harus ditingkatkan upayanya, baik vaksinasi lengkap dan apalagi vaksinasi booster. "Kalau kasus terus meningkat, potensi terbentuknya varian baru lebih besar, belum lagi dampak kesehatan pada kelompok risiko tinggi dan juga gangguan aktivitas kalau seseorang harus diisolasi," pungkas Prof Tjandra Yoga Aditama.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com