Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kericuhan seusai laga  Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam. Tragedi Kanjuruhan ini menewaskan sekurangnya 127 suporter

Kericuhan seusai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam. Tragedi Kanjuruhan ini menewaskan sekurangnya 127 suporter

Kapasitas Stadion Kanjuruhan 38.000, Tiket yang Dicetak 42.000 

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:11 WIB
Muhammad Aulia (redaksi@investor.id)

Jakarta, Investor.id – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan adanya dugaan faktor over capacity dalam Tragedi Kanjuruhan seusai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022). Disebutkan, kapasitas Stadion Kanjuruhan sebanyak 38.000 orang, tetapi tiket yang dicetak mencapai 42.000 lembar.

Mahfud menjelaskan, sebelum pertandingan digelar di Stadion Kanjuruhan, pihak aparat sudah melakukan antisipasi lewat koordinasi dan menyampaikan usulan teknis di lapangan. Contohnya agar pertandingan dijalankan sore, bukan malam serta terkait pengaturan jumlah penonton. “Jumlah penonton agar disesuaikan dengan kapasitas stadion yakni 38.000 orang,” kata Mahfud dalam keterangan tertulis, Minggu (2/10/2022).

Namun usulan-usulan tersebut tidak diperhatikan panitia penyelenggara pertandingan. Mahfud mengungkapkan, pihak panitia nampak sangat bersemangat dalam menyelenggarakan pertandingan tersebut. “Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan tiket yang dicetak jumlahnya 42.000,” ujar Mahfud.

Mahfud menambahkan, pemerintah ke depannya akan melakukan perbaikan dalam pelaksanaan pertandingan sepak bola demi mencegah tragedi di Stadion Kanjuruhan terulang. Hanya saja, diakuinya sepak bola kerap memancing para supporter untuk mengungkapkan emosinya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menambahkan, pemerintah bakal menangani tragedi Kanjuruhan dengan baik. Tak lupa, mewakili pemerintah dia juga menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban.

“Kami juga berharap agar keluarga korban bersabar dan terus berkoordinasi dengan aparat dan petugas pemerintah di lapangan. Pemda Kabupaten Malang akan menanggung biaya rumah sakit bagi para korban,” ungkap Mahfud.

Diberitakan, untuk sementara ini sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Namun Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh hingga Minggu (2/10/2022) pagi, korban tewas dalam tragedi Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan mencapai 153 orang.

Editor : Aditya L Djono (adityalaksmanayudha@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com