Minggu, 28 Mei 2023

Gagal Ginjal Anak, BPOM: Produsen Obat Sirop Praxion Penuhi Standar CPOB

Rio Abadi
8 Feb 2023 | 14:03 WIB
BAGIKAN
Konferensi Pers BPOM Terkait Temuan Gagal Ginjal Akut pada Februari 2023 (8/2/2023).
Konferensi Pers BPOM Terkait Temuan Gagal Ginjal Akut pada Februari 2023 (8/2/2023).

JAKARTA, Investor.id -Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih menginvestigasi lanjutan terkait obat sirop yang diduga menjadi penyebab meninggalnya pasien Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal pada 1 Februari lalu.

Direktur Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor BPOM Togi Junice Hutadjulu mengatakan, hasil pengujian dari seluruh sampel obat sirup yang dikonsumsi pasien gagal ginjal akut terbukti aman setelah melalui uji laboratorium. Dengan demikian, obat dengan merk Praxion yang dikonsumsi oleh pasien gagal ginjal akut sudah memiliki standar terkualifikasi untuk dikonsumsi dalam batas yang dianjurkan.

Baca juga: Kemenkes: Hindari Beli Obat Sirop Secara Mandiri Tanpa Resep Dokter

“BPOM telah melakukan langkah responsif, profesional berbasis science dengan data yang lengkap, kemudian melakukan investigasi penelusuran pengambilan dan pengujian sampel dan pemeriksaan sarana produksi,” Ujar Togi pada keterangan resmi BPOM.

Advertisement

BPOM RI sudah melakukan pengujian bahan sampel obat sirup sejak 2-3 Februari 2023. Sebanyak 7 sampel diuji laboratorium untuk melakukan pemeriksaan terhadap kandungan yang terdapat pada obat Praxion.

Togi menambahkan, terdapat dua jenis produksi sirup yang diperiksa dan dianalisis di lab pusat pengembangan pengujian obat dan nasional BPOM. Lab tersebut diklaim sudah memiliki standar sesuai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca juga: Kasus Baru Gagal Ginjal Akut Anak Ditemukan di Solo

BPOM juga sudah melakukan investigasi ke sarana produksi terkait cara produksi obat yang baik (CPOB) dan sesuai prosedur. Hasilnya, ditemukan bahwa industri farmasi yang bersangkutan memenuhi CPOB tersebut.

BPOM menghimbau kepada orang tua yang memiliki anak, khususnya usia balita, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap obat yang dikonsumsi. Hal yang paling utama dilakukan oleh orang tua adalah memastikan telah membeli obat dari apotek resmi.

Baca juga: Kasus Gagal Ginjal Akut Kembali Terjadi, Pemerintah Didesak Tetapkan KLB

Seperti diketahui, sebelumnya Kementerian Kesehatan merilis informasi adanya korban meninggal akibat Gagal Ginjal Akut Progresif Tipikal (GGAPA) berusia 1 tahun pada 2 Februari 2023 lalu. Pasien tersebut dinyatakan meninggal akibat GGA setelah ditemukanya kandungan Etilen Glikol dalam darahnya.

 

Editor: Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Dapatkan info hot pilihan seputar ekonomi, keuangan, dan pasar modal dengan bergabung di channel Telegram "Official Investor.ID". Lebih praktis, cepat, dan interaktif. Caranya klik link https://t.me/+ijaEXDjGdL1lZTE1, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Nasabah Prioritas Berpotensi Meningkat, Mandiri Sekuritas Luncurkan MOST Priority

Mandiri Sekuritas meluncurkan MOST Priority. Hal ini seiring pertumbuhan investor pasar modal terus meningkat. 
International 1 jam yang lalu

Biden dan McCarthy Berbicara Soal Kesepakatan Plafon Utang AS

Presiden AS Joe Biden dan anggota kongres Kevin McCarthy melakukan pembicaraan melalui telepon soal kesepakatan plafon utang
Finance 4 jam yang lalu

NPL Tinggi, BPR/BPRS Diminta Akselerasi Transformasi Digital

BPR/BPRS perlu mengakselerasi transformasi digital dalam proses bisnis, karena NPL masih tinggi.
Finance 7 jam yang lalu

 ‘Fraud’ Masih jadi Isu, Indonesia Re dan Gallagher Re Gelar Claim Forum 2023

Claim Forum 2023 untuk meningkatkan kesadaran semua pihak seperti apa proses klaim yang baik dan benar dan demi mencegah terjadinya fraud.
Business 7 jam yang lalu

KKP Jajaki Kerja Sama dengan Pemerintah Kota Fuzhou RRT

RRT termasuk pasar strategis produk perikanan Indonesia, di mana nilai ekspor tahun lalu mencapai US$1,12 miliar atau meningkat 26,29%.

Tag Terpopuler


Copyright © 2023 Investor.id