Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) menghadirkan program Harapan Dua Garis. Melalui program ini, Malaysia Healthcare ingin membantu para pasangan untuk mewujudkan impian mereka menjadi orang tua dengan menyediakan akses perawatan IVF bagi 12 pasangan suami istri beruntung asal Indonesia yang telah merencanakan kehamilan namun memiliki kendala gangguan kesuburan (infertilitas).

Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) menghadirkan program Harapan Dua Garis. Melalui program ini, Malaysia Healthcare ingin membantu para pasangan untuk mewujudkan impian mereka menjadi orang tua dengan menyediakan akses perawatan IVF bagi 12 pasangan suami istri beruntung asal Indonesia yang telah merencanakan kehamilan namun memiliki kendala gangguan kesuburan (infertilitas).

4000 Pasien Indonesia Jalani Program Bayi Tabung di Malaysia

Indah Handayani, Rabu, 15 Januari 2020 | 18:19 WIB

JAKARTA, investor.id - Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) menyebutkan setidaknya ada 4000 pasien asal Indonesia yang menjalani program bayi tabung di Negeri Jiran tersebut pada 2019.

Sayangnya, kata Nik Yazmin Nik Azman, Chief Commercial Officer Malaysia Healthcare Travel Council, pasien yang datang untuk menjalani bayi tabung tersebut kebanyakan telah berumur. Padahal, faktor usia juga menjadi salah satu faktor penentu dalam keberhasilan program bayi tabung.

Hal itu, lanjut dia, kebanyakan terjadi karena ketidaktahuan dan masih rendahnya kesadaran para pasangan suami istri untuk memeriksakan diri.

"Jika masih berusia muda atau di bawah 35 tahun, keberhasilan program bayi tabung akan semakin meningkat," ungkap Nik Yazmin di Jakarta, Rabu (15/1).

Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) menghadirkan program Harapan Dua Garis. Melalui program ini, Malaysia Healthcare ingin membantu para pasangan untuk mewujudkan impian mereka menjadi orang tua dengan menyediakan akses perawatan IVF bagi 12 pasangan suami istri beruntung asal Indonesia yang telah merencanakan kehamilan namun memiliki kendala gangguan kesuburan (infertilitas).
Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) menghadirkan program Harapan Dua Garis. Melalui program ini, Malaysia Healthcare ingin membantu para pasangan untuk mewujudkan impian mereka menjadi orang tua dengan menyediakan akses perawatan IVF bagi 12 pasangan suami istri beruntung asal Indonesia yang telah merencanakan kehamilan namun memiliki kendala gangguan kesuburan (infertilitas).

Nik Yazmin menyebutkan tingkat keberhasilan program IVF di Malaysia adalah rata-rata satu dari dua pasien. Hal ini didukung oleh pusat perawatan kesuburan dan IVF terkemuka dengan dokter dan ahli embriologi yang berpengalaman serta dilengkapi dengan teknologi yang mutakhir.

Bahasa dan biaya yang relatif lebih terjangkau adalah dua faktor penting lainnya yang menarik berbagai pasangan termasuk dari Indonesia untuk mencari solusi alternatif perawatan kesuburan di Malaysia.

Pada tahun 2017 terdapat rata-rata 6.000 - 7.000 siklus IVF, dan jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 20.000 siklus pada tahun 2020.

Oleh karena itu, lanjut Nik Yazmin, pihaknya senantiasa berupaya membantu setiap pasangan untuk menyadari potensi mereka sepenuhnya menjadi orangtua. Didukung oleh pusat fertilitas terkemuka di Malaysia, menawarkan solusi optimal bagi pasangan untuk kebutuhan fertilitas mereka dan menjadi mitra yang berdedikasi dalam memastikan perjalanan fertilitas para pasangan yang bebas hambatan dan mencapai keberhasilan.

Menurut Nik Yazmin, Malaysia merupakan salah satu negara yang telah dikenal reputasinya untuk fasilitas kesehatan berkualitas dunia, termasuk pusat perawatan kesuburan. Saat ini terdapat 20 pusat perawatan kesuburan yang tersebar di Malaysia dengan 5 di antaranya memiliki sertifikasi Reproductive Technology Accreditation Committee (RTAC).

Langkah Malaysia untuk menjadi Pusat Perawatan Kesuburan di Asia turut didukung keunggulan medis negara Malaysia dalam spesialisasi khusus ini. "Malaysia telah menerima permintaan tinggi untuk perawatan kesuburan, terutama dari Indonesia, Tiongkok, Vietnam, dan Myanmar," paparnya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya menghadirkan Malaysia Year of Healthcare Travel 2020 (MyHT2020) yakni kampanye wisata kesehatan yang pertama dari Malaysia. MyHT2020 bertujuan untuk mendorong para wisatawan kesehatan untuk melakukan wisata kesehatan di Malaysia dengan kualitas kelas dunia, mudah diakses dan terjangkau, sekaligus untuk menikmati berbagai destinasi wisata dan juga penawaran wellness yang terdapat di negara ini.

Malaysia Healthcare menghadirkan pengalaman wisata kesehatan end-to-end yang bebas hambatan (seamless), menjamin ketenangan pikiran dari para wisatawan kesehatan.

Tidak hanya itu, Nik Yazmin menambahkan pihaknya juga menghadirkan program “Harapan Dua Garis”. Melalui program ini, Malaysia Healthcare ingin membantu para pasangan untuk mewujudkan impian mereka menjadi orang tua dengan menyediakan akses perawatan IVF bagi 12 pasangan suami istri beruntung asal Indonesia yang telah merencanakan kehamilan namun memiliki kendala gangguan kesuburan (infertilitas).

"Tidak hanya prosedur secara medis, tetapi kami juga berfokus untuk memberikan pendampingan yang menyeluruh kepada para pasangan selama perjalanan kehamilan mereka yaitu mulai dari pra perawatan hingga pasca perawatan.” tutup Nik Yazmin.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN