Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Olahraga tetap dilakukan saat pandemi. Foto ilustrasi: IST

Olahraga tetap dilakukan saat pandemi. Foto ilustrasi: IST

5 Alasan Pentingnya Berolahraga demi Kesehatan Jantung

Rabu, 24 Februari 2021 | 12:24 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - Pandemi masih memaksa untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pandemi tidak bisa menjadi alasan untuk malas berolahraga, olahraga juga menjadi salah satu cara meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan mental untuk tidak mengakibatkan stres selama pandemi. Selain itu, dengan melakukan aktivitas olahraga juga dapat memperkuat otot yang berdampak pada kesehatan jantung.

Vice President, Worldwide Sports Performance and Fitness, Herbalife Nutrition Samantha Clayton mengatakan menurut Laporan U.S. Surgeon General’s Report on Physical Activity and Health, orang yang tidak aktif/kurang beraktivitas fisik, memiliki kemungkinan terkena penyakit jantung hampir dua kali lipat dibanding mereka yang lebih aktif. Fakta tersebut menunjukkan betapa pentingnya olahraga untuk mencegah penyakit kardiovaskular. The American Heart Association merekomendasikan agar orang dewasa setidaknya melakukan aktivitas olahraga intensitas sedang selama 150 menit per minggu.

“Sedangkan aktivitas olahraga yang berat selama 75 menit per minggu, atau kombinasi keduanya, untuk memberikan manfaat kepada kesehatan jantung,” ungkapnya dalam keterangan pers diterima Rabu (24/2).

Samantha menyebutkan, ada lima alasan pentingnya melakukan aktivitas fisik untuk meningkatkan kesehatan jantung. Pertama, olahraga menurunkan tekanan darah.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), olahraga adalah jenis aktivitas fisik terbaik untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Ini melibatkan gerakan berulang sesuai ritme dan menggunakan kelompok otot besar, seperti yang ada di kaki, bahu, dan lengan. Dapat mencoba berenang, jalan, lari, atau senam.

Kedua, lanjut dia, latihan meningkatkan oksigenasi. Olahraga dapat memperkuat otot, sehingga meningkatkan kemampuannya untuk menarik oksigen dari darah untuk bersirkulasi. Dengan cara ini, jantung bekerja lebih efisien untuk memompa darah ke otot.

Selanjutnya adalah olahraga menjaga berat badan yang sehat. Dengan olahraga dapat membakar kalori. Latihan aerobik menciptakan defisit energi, sedangkan latihan ketahanan meningkatkan massa otot dan mengurangi lemak.

“Ini dikombinasikan dengan diet seimbang, akan membantu Anda menjaga berat badan yang sehat dan kadar kolesterol yang optimal,” ujarnya.

sedangkan keempat adalah olahraga mengurangi stres. Samantha mengatakan terus-menerus tegang karena stres dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Berolahraga meningkatkan suasana hati dan kepercayaan diri, sehingga dapat membantu mengelola stres. Terakhir, olahraga meningkatkan kolesterol High-density lipoprotein (HDL) juga dikenal sebagai kolesterol yang baik, membantu membersihkan peredaran darah dari kolesterol berlebih.

Kolesterol berlebih itu akan dibawa ke hati untuk meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga mengurangi risiko aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular.

Samantha menambahkan sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti Jepang menemukan bahwa berolahraga setidaknya tiga hingga empat kali seminggu selama setidaknya 20 menit meningkatkan kadar HDL.

Untuk itu, dengan mengatur pola hidup sehat seperti berolahraga secara teratur dan mengkonsumsi makanan yang sehat akan memberikan dampak yang cepat untuk tubuh.

“Faktanya, apabila kita fokus dan rutin melakukan program olahraga kardio selama beberapa minggu, kita akan lebih mudah melakukan aktivitas fisik dan tidak mudah lelah dalam menjalani kegiatan sehari-hari,” jelas dia.

Lebih anjut Samantha menjelaskan semua manfaat tersebut dapat diperoleh dengan hanya dengan setidaknya meluangkan waktu sekitar 150 menit seminggu untuk olahraga intensitas sedang seperti melakukan berjalan cepat atau olahraga ringan selama 30 menit per hari, akan memberikan dampak baik untuk kesehatan jantung. Kegiatan penguatan otot yang melibatkan kelompok otot utama juga direkomendasikan setidaknya dua kali seminggu. Selama pandemi ini akan banyak waktu untuk melakukan olahraga. Jadi, lakukan hobi yang bermanfaat bagi jantung dan kesehatan.

“Bisa dengan berjalan, berlari, bersepeda, menari, berenang, atau aktivitas apa saja yang dapat memperkuat gerak detak jantung Anda. Semua itu dapat berdampak positif pada kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan Anda sekarang dan di masa mendatang,” tutup Samantha.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN