Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Syaefurrahman Al Banjary, Ketua Umum AJV mendampingi Rival Anggriawan Mainur dan Mohammad Ikhsan dari Komisi Hukum AJV mendaftar menjadi Pihak Terkait di MK di Jakarta, Rabu (7/10).

Syaefurrahman Al Banjary, Ketua Umum AJV mendampingi Rival Anggriawan Mainur dan Mohammad Ikhsan dari Komisi Hukum AJV mendaftar menjadi Pihak Terkait di MK di Jakarta, Rabu (7/10).

AJV Nilai Keputusan MK Menolak Gugatan RCTI dan iNews Sangat Tepat

Kamis, 14 Januari 2021 | 21:07 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Aliansi Jurnalis Video (AJV) menyatakan sangat tepat keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruhnya gugatan RCTI dan iNews yang meminta siaran di internet, seperti YouTube, juga harus tunduk ke UU Penyiaran dan diawasi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Keputusan itu dibacakan Ketua MK Anwar Usman dalam sidang MK yang disiarkan lewat channel YouTube MK, Kamis (14/1/2021).

"Menolak permohonan untuk seluruhnya," kata Anwar.

Menanggapi keputusan itu, Ketua Komisi Hukum AJV, Muhammad Rudjito, SH, LLM, menyatakan sangat tepat.

“Gugatan RCTI dan iNews lebih bersifat kepentingan ekonomi mereka,” kata Rudjito dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/1).

Sebelumnya, pada bulan Oktober 2020 lalu, Rudjito atas nama AJV telah mendaftarkan diri menjadi pihak terkait dalam perkara tersebut.

Seluruh pandangan dan dalil AJV tercantum dalam Putusan MK Nomor 39/PUU-XVIII/2020 itu, di halaman 229 hingga 243 dan menjadi ad informandum putusan tersebut.

“Kami mohon MK menolak gugatan itu sepenuhnya. Alhamdulillah, keputusannya sejalan dengan harapan kami,” tutur Rudjito.

AJV memandang keputusan MK merupakan produk hukum yang maju sesuai perkembangan zaman.

“Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi adalah keniscayaan yang mengharuskan pelaku bisnis penyiaran menyesuaikan diri,” kata Ketua Umum AJV, Syaefurrahman Al Banjary.

Menurut Syaefurrahman, sebagian besar lembaga penyiaran televisi telah mengembangkan kreativitas memasuki dunia baru yang dinamakan media sosial. Yang terlambat berubah rugi sendiri.

“Pada sisi jurnalistik, perubahan besar yang terjadi akibat kemajuan teknologi itu telah melahirkan AJV. Tujuannya mendorong jurnalistik berkeadilan melalui pemberdayaan jurnalis berbasis video di stasiun televisi maupun media sosial,” tutur Syaefurrahman.

 

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN