Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penghargaan AKDCI ini diberikan kepada hasil penelitian terbaik sesuai dengan bidang yang telah ditentukan.

Penghargaan AKDCI ini diberikan kepada hasil penelitian terbaik sesuai dengan bidang yang telah ditentukan.

AKCDI 2020: Budaya Meneliti Tingkatkan Kualitas Dokter

Minggu, 13 Desember 2020 | 21:38 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) bersama dengan Lembaga Riset Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyelenggarakan Anugerah Karya Cipta Dokter Indonesia (AKCDI) 2020 yakni program penghargaan kepada dokter di Indonesia yang telah melakukan penelitian di bidang kesehatan.

Program AKCDI yang digagas oleh Lembaga Riset IDI dan didukung oleh Kalbe bertujuan untuk membudayakan para dokter untuk terus meneliti dan mengembangkan ilmu pengetahuannya sebagai bagian dari peningkatan kualitas dokter yang berkesinambungan khususnya di era pandemi Covid-19.

AKCDI 2020 yang diselenggarakan bersamaan dengan perayaan Hari Bakti Dokter Indonesia 2020 di Jakarta bertema Budaya Meneliti untuk Meningkatkan Kualitas Profesi Dokter yang Berkesinambungan di Era Covid-19.

Ketua Umum Pengurus Besar IDI periode 2018-2021 Dr Daeng M Faqih SH MH mengatakan, AKCDI tahun ini merupakan yang kedua kali diselenggarakan oleh Lembaga Riset IDI bekerjasama Kalbe yang bertujuan untuk membangun iklim penelitian di antara para dokter di Indonesia.

Penghargaan AKDCI ini diberikan kepada hasil penelitian terbaik sesuai dengan bidang yang telah ditentukan.

“Kami berharap penghargaan ini dapat memberikan dampak positif dalam bidang kesehatan dan teknologi Kesehatan,” ujarnya di sela konferensi pers virtual, Sabtu (12/12).

Direktur Pharma PT Kalbe Farma Tbk Mulia Lie mengatakan Kalbe terus berkomitmen untuk mendukung dan berkontribusi terhadap dunia penelitian di Indonesia, khususnya penelitian di bidang Kesehatan.

“Melalui kerjasama dengan IDI dalam penyelenggaraan AKCDI, Kalbe ingin memberi apresiasi kepada para dokter yang telah mendedikasikan dirinya bagi kemajuan penelitian di Indonesia,” tambah Mulia.

Penelitian yang dinilai adalah hasil penelitian kedokteran yang telah diselesaikan dalam 2 tahun terakhir yang memberikan dampak positif di bidang kesehatan atau teknologi kesehatan dalam beberapa kategori yakni kategori penelitian dasar, penelitian klinis, dan epidemiologi kedokteran. Kriteria penilaian meliputi kreativitas dan orisinalitas, review literatur, metodologi riset dan hasil penelitian itu sendiri.

Adapun 10 finalis AKCDI 2020 yang telah terpilih diantaranya adalah Andri Maruli Tua Lubis, dengan judul penelitian: Efektivitas Injeksi Intra-Artikular Sekrotom Sel Punca Mesenkimal Tali Pusat Terhadap Perbaikan Defek Kartilago: Penelitian Pada Domba. Serta Arif Rahman Nurdianto, dengan judul penelitian: Effect of hyperbaric oxygen therapy on ICAM-1expression in artery spiralis of pregnant Rattus norvegicus infected by Tachyzoite from Toxoplasma gondii.

Dewan juri AKCDI 2020 dikoordinasikan oleh Dr. Aditiawarman, MPH (sekaligus sebagai Ketua HBDI 2020), Dr Ahmad Hidayat, Dr Virmandiani Sadat SpKFR dengan didukung juri kategori Penelitian Dasar yaitu DR Dr Wawang Setiawan Sukarya SpOG(K) MARS MH Kes Dr Marhaen Hardjo M Biomed PhD, dan DR Dr Rahyussalim SpOT(K).

Kemudian ada juri kategori Penelitian Epidemiologis & Klinik yaitu Dr Muhammad Akbar SpS PhD, DR dr Anwar Santoso SpJP(K), Dr Titi Savitri Prihatiningsih, MMed Ed PhD, dan Dr Renan Sukmawan ST SpJP PhD.

Seluruh naskah yang dikirim oleh peserta akan melalui penjurian yang meliputi penjurian kelengkapan dokumen administrasi, materi naskah serta presentasi untuk mendapatkan 10 peserta terbaik. Di tahap akhir dilakukan presentasi 10 finalis yang dilakukan oleh peneliti secara individu di hadapan dewan juri.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN