Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Cegah Hipertensi, Sumber Rasa Umami (MSG) Bisa Jadi Alternatif Garam

Gora Kunjana, Senin, 10 September 2018 | 12:19 WIB

JAKARTA – Sumber rasa Umami atau penyedap rasa monosodium glutamat (MSG) telah lama dikenal sebagai penambah cita rasa untuk makanan, sayangnya minimnya informasi akan hal ini membuat sebagian kalangan memiliki pandangan yang berbeda.

Hal tersebut disampaikan Kepala Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Dr Ir Annis Catur Adi, MSi. Menurutnya, kurangnya informasi yang memadai mengenai sumber rasa umami ini membuat masyarakat cenderung khawatir.

“Kebanyakan penjelasan (mengenai sumber rasa umami/MSG) bukan dari ahlinya dan cenderung didasarkan pada pendapat pribadi yang akhirnya membuat masyarakat galau,” ujarnya di Jakarta, Senin (10/9).

Dr. Annis menambahkan bahwa layaknya penambah cita rasa lain seperti garam, MSG (sumber rasa umami) masuk dalam bahan tambahan pangan GRAS (generally recommended as safe) yang artinya aman bila dikonsumsi dengan cara yang benar. Terlebih sumber rasa umami atau MSG memiliki kandungan natrium yang lebih rendah dibandingkan garam.

Natrium sendiri merupakan kandungan pangan yang bila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan risiko hipertensi dan bahkan kematian terhadap konsumen yang memiliki penyakit kardiovaskuler.

“Salah satu pemicu hipertensi adalah natrium dan tinggi rendahnya dapat memicu tekanan darah dalam tubuh,” ujar Dr Annis, menambahkan bahwa sumber rasa umami atau penyedap rasa dapat menjadi salah satu cara untuk diet natrium.

“Dalam takaran yang sama, komposisi natrium dalam monosodium glutamat (MSG) itu lebih rendah, yaitu 12%, sementara garam sekitar 40%,” imbuhnya.

Dari segi rasa, Dr Annis menuturkan bahwa satu pucuk sendok teh MSG (sumber rasa umami) yang mengandung 12% natrium memiliki rasa yang setara dengan satu sendok teh garam yang mengandung 40% natrium.

“Untuk menekan penggunaan natrium dengan tetap meningkatkan cita rasa, maka salah satunya adalah dengan penambahan sumber rasa umami yang diwujudkan dalam bentuk produk monosodium glutamat (MSG),” ujarnya mengenai penggunaan sumber rasa umami (MSG) sebagai salah satu alternatif garam.

“Jadi artinya dengan memberikan monosodium glutamat (MSG) dapat menekan penggunaan garam namun dapat meningkatkan cita rasa makanan yang dikonsumsi.”

Dari takaran penggunaan, lebih lanjut Dr. Annis mengatakan bahwa tubuh manusia memiliki mekanisme yang disebut self limiting sehingga kita bisa menakar sendiri penggunaan penyedap rasa dengan menyicipinya sesuai selera layaknya penggunaan garam, gula atau merica. (is)

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA