Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Relawan FOI membagikan paket bantuan untuk korban bencna di Pulau Jawa

Relawan FOI membagikan paket bantuan untuk korban bencna di Pulau Jawa

FOI Salurkan 11 Ribu Paket Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Pulau Jawa

Rabu, 12 Mei 2021 | 12:02 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id-Foodbank of Indonesia (FOI) menyalurkan 11 ribu paket bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Pulau Jawa lewat Gerakan Mereka Butuh Kita. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan PT.Heinz ABC Indonesia.

Bantuan donasi berupa 11 ribu paket bantuan pangan akan disalurkan ke 15 wilayah di pulau Jawa. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia telah mengalami lebih dari 800 bencana alam pada periode Januari hingga Maret 2021seperti gempa hingga banjir. Hal tersebut berdampak bagi 4.138.853 penduduk Indonesia khususnya yang berada di Pulau Jawa. Tidak sedikit dari mereka yang terdampak bencana mengalami kerugian dan kehilangan yang mendalam.

“Adanya gotong royong antara lembaga masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat serta pergerakan ribuan relawan membantu ribuan korban terdampak bencana alam merupakan modal sosial yang akan kembali membangkitkan saudara-saudara kita sekaligus membangun harapan mereka. Saya mengucapkan terima kasih atas kontribusi luar biasa yang telah diberikan oleh PT.Heinz ABC Indonesia dan JNE serta seluruh relawan yang berjuang tak kenal lelah”ujar HendroUtomo, pendiri Foodbank of Indonesia dalam keterangan pers.

”Melalui program ini kami ingin membantu keluarga Indonesia yang tertimpa bencana di bulan suci ini. Oleh karena itu, Ramadan merupakan momen yang tepat untuk melanjutkan komitmen kami untuk Indonesia yang lebih baik dan kami juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung gerakan ini.” tutur Steven Debrabandere, Presiden Direktur PTHeinz ABC Indonesia.

Food bank of Indonesia (FOI )sebagai salah satu organisasi sosial yang membantu masyarakat dengan membuka akses panganpun bergerak secara kolaboratif untuk membantu meringankan beban korban bencana alam. Adanya dukungan dari berbagai pihak seperti PT.Heinz ABC Indonesia, PT.Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), serta para relawan di berbagai daerah yang membuat 110000 paket bantuan pangan dapat tersalurkan bagi wilayah Jakarta dan Jawa Timur.

Gerakan ABC Berbagi Kebersamaan Ramadan dengan Korban Bencana Alam membantu memastikan ketersediaan paket bantuan pangan. Masyarakat dapat berpartisipasi dalam gerakan ini dengan membeli produk ABC di Alfamart dan Alfamidi. Setiap pembelian produk ABC pada periode 1April–15 Mei, masyarakat turut menyumbangkan Rp.1000,-untuk berbagi kebersamaan kepada para korban bencana di Pulau Jawa.

Awal April lalu gempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang salah satu Kabupaten Malang, Jawa Timur. Salah satu desa yang terdampak gempa adalah Desa Majang tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang karena warganya di 6 RT harus merasakan dampak gempa.

Proses penyaluran dilakukan door to door oleh relawan FOI setiap daerah agar memastikan setiap mereka yang berhak mendapatkan bantuan berupa donasi paket bantuan pangan. Penerima manfaat di Kabupaten Malang dan juga Probolinggo pun sangat antusias dan bersyukur atas bantuan donasi yang diberikan.

Relawan FOI yang terjun langsung ke Desa Majang tengah menyampaikan bahwa sebagian warga desa harus tinggal di hunian sementara (Huntara) yang terbuat dari terpal dan sebagian harus mengungsi di rumah warga yang mengalami kerusakan ringan. Selain gempa, donasi pun diberikan kepada korban bencana banjir di Kabupaten Probolinggo, salah satunya di Desa Dringu. Banjir di desa tersebut terjadi tiap tahunnya namun tahun ini banjir disertai pula dengan lumpur akibat tanggul jebol dengan ketinggian hingga dada orang dewasa.

“Banjir terjadi memang tidak lama namun, dampak yang ditimbulkan sangat lah merugikan karena banyak barang yang rusak dan hanyut padahal kondisi ekonomi keluarga saya sedang menurun dan untuk membersihkan lumpur butuh waktu hingga saat ini belum benar-benar bersih,” ungkap IbuYatmi, salah satu korban banjir di Probolinggo.

 

Editor : Mardiana Makmun (nana_makmun@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN