Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi skincare

Ilustrasi skincare

Hadapi Barang Impor, Pemain Skincare Lokal Genjot Inovasi

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:49 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Pemain produk perawatan kulit (skincare) terus menggenjot inovasi untuk bertempur dengan produk impor. Salah satunya dilakukan oleh pendatang baru, Sqinpro.

Lewat hybrid technology, merek lokal ini menggabungkan kebaikan bahan natural, seperti centella asiatica, witch hazel dan aloe vera, dengan bahan aktif, di antaranya vitamin C, AHA, BHA dan niacinamide sehingga efektivitasnya maksimal dengan tetap mengedepankan keamanan.

"Dosis bahan aktifnya tepat, tidak sekadar gimmick. Grade bahan aktif yang digunakan adalah grade kosmetik, termasuk grade tertinggi, menggunakan bahan yang sudah terbukti ampuh. Semua produk Sqinpro sudah terdaftar di BPOM dan lulus dermatologis tested," tutur Venny Christian, pemilik Sqinpro, Rabu (18/5/2022)

Merek perawatan wajah yang diluncurkan November 2021 ini sudah menghadirkan Serum Vitamin C, Serum Niacinamide 12%, Serum HA, Brightening Facial Wash, Acne Spot, Brightening Essence dan Micellar Water. Dalam waktu dekat akan meluncurkan moisturizer, sunscreen, day cream dan night cream.

"Sekarang ini masyarakat sudah percaya merek lokal dapat membuat produk yang berkualitas, sesuai dengan kebutuhan, permasalahan kulit dan iklim kita. Kami senang sekali melihat dukungan dan antusiasme masyarakat pada brand dalam negeri," kata dia.

Dalam pandangan Venny, tinggal di negara beriklim tropis seperti Indonesia butuh perawatan kulit yang tepat. Alih-alih menjadi sehat, penanganan yang salah justru bisa memicu kerusakan kulit.

"Intensitas sinar matahari yang tinggi sepanjang tahun dan kelembaban tinggi membuat kulit orang Indonesia mudah timbul pigmentasi atau bintik hitam, kusam, dan cenderung kering," ujar Venny.

Dia mengungkapkan, kulit orang Indonesia sebenarnya memiliki kadar melanin yang tinggi, sehingga lebih terproteksi dari sinar matahari. Hanya saja, reaksinya lebih cepat sampai terbentuk pigmentasi. "Bahkan, flek atau deposit melanin sudah muncul di usia 20-an. Penuaan dini kulit lebih cepat dialami orang yang sering terpapar sinar matahari," kata dia.

Karena itu, lanjut Venny, perlindungan kulit dari sinar ultraviolet (UV) menjadi hal yang wajib. Penggunaan sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan benar-benar tak boleh dilewatkan.

"Sebelumya, kita bisa menggunakan serum anti-aging untuk melindungi kulit dari penuaan dini dan memperbaiki noda hitam di wajah da produk yang mengandung vitamin C agar kulit tidak kusam," terang dia.

Tak hanya vitamin C, kata Venny, kulit di iklim tropis butuh serum dan moisturizer yang memiliki kandungan niacinamide dan hyaluronic acid. Niacinamide untuk flek hitam, vitamin C untuk kerutan, dan hyaluronic acid untuk yang kering.

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN