Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sepeda statis jadi pilihan olahraga yang dilakukan di dalam rumah selama pandemi Covid-19

Sepeda statis jadi pilihan olahraga yang dilakukan di dalam rumah selama pandemi Covid-19

Hal Penting Diperhatikan Saat Berolahraga

Rabu, 8 Juli 2020 | 05:18 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Selama pandemi Covid-19, kesadaran masyarakat untuk berolahraga dalam menjaga kesehatan meningkat tajam. Hal itu terlihat dengan banyaknya masyarakat yang mulai meluangkan waktunya melakukan olahraga. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berolahraga. Apa sajakah itu?

Founder @salsalivefit Certified Personal Trainer, Pre&PostNatal Fitness & Aerobic Salsabila Avinandita mengatakan belakangan di masyarakat tengah tren berolahraga sepeda.

Sayangnya, tren yang berlangsung itu hanya membuat seseorang melakukan satu jenis olahraga saja. Padahal, hal itu malah berpotensi akan menimbulkan cedera.

Untuk itu, dalam berolahraga sebaiknya melakukan berbagai jenis olahraga dalam seminggu dan tidak hanya melakukan satu jenis olahraga saja.

Senam Zumba. Foto: Investor Daily/IST
Senam Zumba. Foto: Investor Daily/IST

Salsa mencontohkan dalam satu pekan mengkombinasikan antara olahraga kardio seperti berlari, bersepeda, erobik, zumba, dengan angkat beban. Juga bisa dipadukan dengan olahraga yoga dan pilates. Hal itu dilakukan untuk menghindari cidera.

“Sebab, jika melakukan satu jenis olahraga saja, otot bisa bosan dan pada akhirnya akan cedera. Untuk itu, bisa dilakukan dengan memvariasikan jenis olahraga,” ungkapnya di sela Nutriclass, Selasa (7/7).

Selain variasi, lanjut Salsa, hal yang penting dan wajib dalam berolahraga adalah melakukan pemanasan sehingga bisa menghindari adanya cedera. Dengan pemanasan, otot pun menjadi lebih siap dalam melakukan gerakan-gerakan olahraga. Pemanasan penting dilakukan pada apapun jenis olahraganya, baik renang, lari, ataupun bersepeda, sebaiknya melakukan pemanasan.

“Sebab, dengan pemanasan kita mempersiapkan otot untuk berolahraga dan menghindari cedera. Bahkan dengan pemanasan, olahraga yang dilakukan pun akan menjadi lebih lama atau tahan dibandingkan dengan yang tidak,” jelasnya.  

Tidak hanya itu, lanjut Salsa, hal penting lainnya yang harus diperhatikan dalam berolahraga adalah pemilihan jam atau waktu. Ia menyarankan untuk tidak melakukan olahraga dekat dengan waku tidur, atau sebaiknya 3-3,5 jam sebelum waktu tidur malam.

Sebab, olahraga akan menaikan deta jantung dan suhu tubuh sehingga bisa memuat kualitas tidur terganggu, seperti tidak pulas dan akhirnya membuat kurang tidur dan kelelahan.

Namun, Salsa mengatakan apabila hanya mempunyai waktu malam saja berolahraga. Sebaiknya olahraga yang dipilih bukanlah yang meningkatkan irama jantung yang terlalu keras, seperti lari, zumba, ataupun aerobik. “Bisa jugamelakukan angkat beban. Namun, dengan pengulangan yang lebih panjang atau repetisi,” tutupnya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN