Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Gorry Holdings Herry Budiman

CEO Gorry Holdings Herry Budiman

Health Tech Gorry Holdings Targetkan Pendanaan pada 2021

Rabu, 2 Desember 2020 | 15:16 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id –Gorry Holdings menargetkan pendanaan Series A+ pada kuartal 1 2021 seiring pertumbuhan yang cukup signifikan pada 2020. Perusahaan consumer & health-tech karya anak Indonesia ini rencananya akan melakukan ekspansi ke kota-kota di pulau Jawa dan luar Jawa serta mengembangkan kapabilitas teknologinya.

 

“Bisnis kami di tahun ini trennya bergerak naik. Hal ini dikarenakan masyarakat semakin menyadari pentingnya pola hidup sehat, mengkonsumsi makanan yang bergizi, dan kebutuhan asisten virtual yang bisa terus memantau kesehatan pribadi secara konsisten,” tutur William Susilo Yunior, Co-Founder & Chairman Gorry Holdings dalam keterangan pers yang diterima Investor Daily, Selasa (1/12/2020).

 

Meski sempat terjadi koreksi di saat awal pandemik masuk ke Indonesia, namun pendapatan (revenue) dari perusahaan yang berdiri sejak 2014 ini meningkat dari lini-lini bisnisnya. Antara lain dari pelanggan sektor makanan sehat Gorry Gourmet serta pengguna aplikasi GorryWell yang mengupgrade akunnya menjadi premium untuk mengakses jurnal kesehatan pribadi sekaligus konsultasi dengan coach kesehatan.

 

“Karena itu, penting bagi kami untuk meningkatkan kapabilitas teknologi, meliputi sinergi dengan lebih banyak IOT seperti Google Health dan Mi Watch, menambah variasi wellness coach termasuk personal trainer, psikolog, atau beautician serta Gamification Incentive and Reward sehingga pengguna akan mendapatkan economical benefit agar termotivasi untuk mencapai tujuan sehat mereka.” tambah William.

 

Menurut William, kunci sukses perusahaan bisa bertahan di masa wabah korona seperti sekarang adalah fokus pada konsumen (customer-centric) yang didasarkan pada personalisasi berdasarkan data-data akurat (data-driven). Dengan demikian, setiap individu bisa mendapatkan panduan kesehatan sesuai dengan kondisi kesehatannya masing-masing.

 

“Ini keunggulan yang kami tawarkan. Setiap orang punya tujuan yang berbeda-beda dalam menjalani pola hidup sehat. Kebutuhan ibu hamil pasti berbeda dengan penderita diabetes, begitu pula dengan kebutuhan milenial yang ingin tetap menjaga penampilan dengan berat badan ideal pasti berbeda dengan kebutuhan penderita stroke atau gangguan jantung. Padahal, berhasil pada orang lain belum tentu berhasil pada diri sendiri. Kehadiran kami adalah untuk mengedukasi sekaligus memberikan solusi praktis di dalam aplikasi terintegrasi bernama GorryWell, sehingga pengguna dapat menjalani pola hidup sehatnya masing-masing dengan referensi yang terpersonalisasi,” tambahnya.

 

William menambahkan, pengguna aplikasi GorryWell meningkat lebih dari dua kali lipat di tahun 2020. Demikian pula mereka yang mulai berlangganan katering makanan sehat Gorry Gourmet. Banyaknya pemberitaan tentang wabah korona mendorong masyarakat secara mandiri mulai terbiasa untuk hidup sehat agar terhindar dari paparan virus ini.

 

“Sekarang kalau mau membuat makanan enak tapi sehat, lebih mudah. Cukup akses aplikasi GorryWell saja. Kami pun juga menyediakan kalendar makanan sehat untuk sarapan, makan siang dan makan malam dan termasuk cemilannya juga. Semua ini berbasis data biometrik dan tujuan kesehatan masing-masing pengguna, sehingga antara satu pengguna dengan pengguna lain bisa berbeda menu dan rekomendasinya.”

 

Konsultasi gizi

CEO Gorry Holdings Herry Budiman menambahkan bahwa selain memberikan solusi hidup sehat dengan teknologi berbasis data, layanan ini juga menyediakan konsultan gizi bersertifikasi yang bisa dihubungi melalu fitur chat. Teknisnya, pengguna bisa mengisi jurnal makanan dengan cara mengambil foto menu yang disantap, lalu konsultan akan memberikan umpan balik apakah makanan tersebut layak dikonsumsi atau tidak sesuai dengan tujuan kesehatan dan kondisi masing-masing pengguna.

 

“Bagi mereka yang serius dalam menjalani pola hidup sehat, berdasarkan wellness score dari aplikasi GorryWell, kami akan memberikan penghargaan berupa diskon belanja di Gorry Gourmet dan GorryMart. Pengguna tidak hanya bisa berbelanja makanan sehat saja, tapi juga kebutuhan lain seperti sayur, buah, daging, bumbu dapur, multivitamin, dan barang-barang penting lainnya. Jadi dengan adanya reward dan fitur berbelanja ini, kami mendukung program pemerintah untuk jaga jarak sehingga masyarat tidak perlu ke pasar atau swalayan hanya untuk berbelanja kebutuhan pokok,” ungkapnya.

 

Ke depan, Gorry Holdings akan lebih serius lagi menggarap big data serta menerapkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) sebagai upaya merespon pasar yang terus tumbuh secara signifikan.

 

Berdasarkan laporan McKinsey Global Institute bertajuk “Prioritizing health: A prescription for prosperity” yang dirilis Juli 2020 dengan melibatkan hampir 200 negara sebagai objek analisis, telah mengindentifikasikan 10 inovasi teknologi yang bisa memberikan dampak kesehatan secara material pada 2040. Inovasi tersebut mayoritas berbasis digital seperti artificial intelligence (AI). Teknologi kesehatan bisa mengurangi potensi penyakit 6 -10% pada 2040.

 

“Kami sudah siapkan fitur-fitur terbaru baik dari sisi teknologi maupun konsultasi. Intinya kami ingin memberikan layanan secara komprehensif, karena pengguna kami tidak saja membutuhkan teknologi saja, tapi juga hubungan manusiawi. Secanggih apapun teknologi yang kami miliki untuk membantu orang dalam menjalani pola hidup sehat, jika tidak ditopang dengan dukungan tim seperti ahli gizi, maka hasilnya belum tentu optimal. Kami menyebut diri sebagai human-based health-tech provider,” tutupnya.

Editor : Mardiana Makmun (nana_makmun@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN