Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dosen Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) School of Business John Vong

Dosen Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) School of Business John Vong

i3L: Pandemi Covid-19 Bangkitkan Konsep Smart Nation

Ridho Syukra, Rabu, 1 Juli 2020 | 13:52 WIB

JAKARTA, investor.id – Pandemi Covid-19 memang menjadi musibah dunia, tetapi di balik pandemi ini terdapat momentum bangkitnya konsep smart nation.

Dosen Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) School of Business John Vong mengatakan meskipun konsep smart nation sudah diperkenalkan pada tahun 2015, saat ini menjadi realita baru di era new normal.

Smart nation merujuk pada pendidikan tanpa sekolah, kesehatan tanpa rumah sakit dan perbankan tanpa bank.

Ia menambahkan harus ada pelatihan terhadap guru untuk memastikan bahwa mereka mengerti tentang cara memberikan pelatihan kepada murid dimana murid harus dilatih untuk bekerja dalam industri baru seperti telemedicine, transportasi online atau teknologi finansial.

Pemerintah di berbagai negara saat ini sudah menerapkan peraturan penutupan sekolah dan pendidikan tinggi, education without schools atau pendidikan tanpa sekolah.
Meskipun banyak tenaga pengajar dan pelajar belum siap menghadapi kenyataan ini tetapi masih banyak rumah yang tidak mempunyai koneksi internet, selama pandemi, konsep smart nation juga bersamaan dengan digital.

“Sekolah harus memberikan ruang kepada orang tua untuk memberikan kontribusi pada penyusunan kurikulum,” ujar dia kepada Investor Daily, di Jakarta, Rabu (1/7).
Program studi i3L Business Management lebih menerapkan konsep konsep yang smart, teknologi dan sains harus diajarkan bersamaan dengan ilmu sosial sehingga dapat memberikan perkembangan menyeluruh dan kontribusi di kualitas tenaga kerja.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN