Menu
Sign in
@ Contact
Search
Webinar edukasi kesehatan mata bertajuk

Webinar edukasi kesehatan mata bertajuk "WiSTEM2D Talk: Amazing Contact Lenses" dan diikuti 150 siswa-siswi SMA/SMK dan mahasiswa Indonesia (istimewa).

Ini Alasan Generasi Muda Wajib Peduli Kesehatan Mata

Sabtu, 15 Okt 2022 | 18:04 WIB
Hendro Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA,  investor.id - Generasi muda  ini diajak untuk peduli akan kesehatan mata dan dan mencintai indera penglihatan dengan menerapkan pola hidup sehat sejak muda. 

Demikian kesimpulan webinar edukasi kesehatan mata bertajuk “WiSTEM2D Talk: Amazing Contact Lenses” yang digelar Johnson & Johnson Indonesia (PT Johnson & Johnson Indonesia) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) dalam memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) pada Sabtu (15/10/2022). 

Inisiatif ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan pemahaman para peserta mengenai pentingnya memprioritaskan kesehatan mata dan mencintai indera penglihatan mereka dengan menerapkan pola hidup sehat sejak usia muda. Para peserta juga berkesempatan  mengeksplorasi lensa kontak sebagai salah satu alat bantu penglihatan, termasuk konsep sains dibaliknya.

Studi International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) pada tahun 2020 menyebutkan bahwa 1,1 milyar orang di dunia mengalami kehilangan kemampuan penglihatan dengan tingkat keparahan mulai dari ringan, berat, hingga kebutaan total dan diprediksi akan terus meningkat hingga 1,75 milyar orang di tahun 2050. 

Advertisement

Country Leader of Communications and Public Affairs, PT Johnson & Johnson Indonesia, Devy Yheanne mengungkapkan kondisi yang lebih memprihatinkan lagi, 55% penderita masalah penglihatan ini adalah kaum perempuan. Hal ini terjadi akibat berbagai hambatan yang dihadapi perempuan untuk mengakses layanan dasar perawatan kesehatan mata, termasuk biaya, ketidakmampuan untuk bepergian, kurangnya dukungan sosial, dan terbatasnya akses ke informasi dan sumber daya.

"Sebagai perusahaan perawatan kesehatan, kami berkomitmen untuk selalu berperan aktif dalam menciptakan terobosan-terobosan yang dapat membantu masyarakat dalam menghadapi beragam tantangan kesehatan, termasuk gangguan penglihatan," kata Devy.

Selain melalui berbagai produk kesehatan yang kami miliki, upaya ini juga diwujudkan dalam inisiatif WiSTEM2D (Women in Science, Technology, Engineering, Math, Manufacturing, and Design) yang diadakan untuk menyediakan akses yang setara bagi perempuan, khususnya generasi muda, terhadap wawasan dan sumber daya mengenai kesehatan, termasuk kesehatan mata. 

"Kami meyakini, tingkat kesadaran dan kualitas kesehatan yang lebih baik akan membukakan lebih banyak potensi dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas kehidupan mereka secara menyeluruh. Harapannya, semakin banyak pihak yang terinspirasi dari inisiatif ini untuk turut serta mengkampanyekan pentingnya keterjangkauan masyarakat terhadap informasi dan layanan kesehatan demi mewujudkan komunitas dan dunia yang lebih sehat,” tambah Devy.

Sejatinya, pemeriksaan mata secara berkala sangat penting untuk dilakukan. Hal ini dapat membantu kita untuk mengetahui kondisi indera penglihatan dan melakukan penanganan lebih awal bila terdeteksi adanya gangguan. Namun sayangnya, survei Hello Health tahun 2021 menunjukkan 45% masyarakat Indonesia belum pernah memeriksakan matanya. 

Mereka baru merasakan urgensi untuk melakukan pemeriksaan bila mulai mengalami penglihatan yang rabun (49%) atau gejala lain yang tak biasa (41%). Bahkan, hanya 1 dari 10 orang yang benar-benar pergi ke dokter spesialis mata sebagai bagian dari pemeriksaan rutin.

Academic Advisor and Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner mengatakan data tersebut mengindikasikan bahwa rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan mata disebabkan oleh minimnya wawasan. Oleh karena itu, partisipasi pelajar dalam kegiatan ini akan menjadi pengalaman yang membukakan pandangan serta memicu munculnya kesadaran dan perubahan perilaku dalam perawatan kesehatan mata. 

"Kami berharap para peserta juga termotivasi untuk membagikan wawasan yang telah mereka peroleh kepada keluarga dan kerabat terdekat agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang peka terhadap isu kesehatan mata. Dengan dukungan Johnson & Johnson Indonesia, PJI akan terus mengeksplorasi tantangan masyarakat di bidang kesehatan lainnya dan berupaya mengembangkan inisiatif edukasi kesehatan untuk membantu menyediakan solusinya,” ungkap Robert. 

WiSTEM2D Talk kali ini menghadirkan tiga pakar untuk memberikan pemahaman yang mendalam seputar tips perawatan kesehatan mata dan pilihan alat bantu penglihatan untuk generasi muda. 

Spesialis Mata, dr Karinca Melia Arundini,  membagikan kiat-kiat untuk memiliki mata yang sehat, asupan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan mata, hingga gangguan mata yang sering terjadi di kalangan generasi muda.

Sementara itu, Vision Professional Affairs Manager Johnson & Johnson Indonesia, Tuang Lee mengupas tuntas konsep sains dan cara kerja kontak lensa serta cara mengidentifikasi dan merawat lensa kontak sebagai alat bantu penglihatan. Vision Customer Development Executive Johnson & Johnson Indonesia, Pena Lukis Pertiwi turut memeragakan cara menggunakan dan merawat lensa kontak yang tepat, aman, dan higienis.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com