Menu
Sign in
@ Contact
Search
dr Alexander Ginting (Foto: Kemenkes)

dr Alexander Ginting (Foto: Kemenkes)

Inmendagri Level PPKM Hanya Sehari, Ini Penjelasan Satgas

Jumat, 8 Juli 2022 | 13:45 WIB
Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Kepala Sub Bidang Dukungan Kesehatan Darurat Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Brigjen TNI (Purn) Alexander Kaliaga Ginting memberi penjelasan terkait perubahan aturan pelaksanaan pemberlakukan pembatasan sosial (PPKM) di Jawa- Bali melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 33/2022 menyebutkan wilayah Jabodetabek berada di level 2.

Kemudian, kembali terjadi perubaahan kebijakan dalam waktu satu hari melalui Inmendagri No.35/2022 bahwa seluruh Jawa-Bali melaksanakan PPKM level 1 hingga 1 Agustus 2022.

Menurut Alexander, terjadinya perubahan level PPKM karena ada perbedaan cara pandang dalam menetapkan levelisasi. Pasalnya, ada perubahan kriteria yang digunakan selama ini.

Baca juga: Dalam Sehari, PPKM Jawa-Bali, Termasuk Jabodetabek Berubah Jadi Level 1

"Dari awal sebenarnya tetap sesuai PPKM level 1 , jika kita konsisten kriterianya seperti Inmendagri Nomor 29," paparnya saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (8/7/2022).

Alexander menuturkan selama ini kriteria level PPKM mengacu pada Inmendagri No.29/2022. Namun, PPKM level 2 Jabodetabek direvisi karena penularan kasus naik dengan situasi masih terkendali karena positivity rate 5.2,%, BOR nasional 2.5 % , dan kematian 2.58%.

Alexander menuturkan kasus penularan Covid-18 di Jabodetabek tinggi karena penularan subvarian BA.4 dan BA.5 menular sangat cepat.

Kendati demikian, meski angka konfirmasi meningkat penularan di atas 1.000, tetapi hospitalisasi masih sangat rendah, demikian juga angka kematian.

Baca juga: Jabodetabek PPKM Level 2, Kapasitas Tempat Ibadah, Area Publik dan Kegiatan Seni Budaya 75%

"Sehingga situasi Juli 2021 virus Delta tidak sama dengan Juli 2022 dengan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 khususnya di pencapaian vaksinasi dasar dan vaksinasi lengkap untuk lansia," ucapnya.

Sementara itu untuk penentuan PPKM levelisasi saat ini, menurut Alexander, berdasarkan beberapa hal yakni; Pertama, indikator laju penularan meliputi; kasus konfirmasi, perawatan rumah sakit, kematian, transmisi komunitas dihitung per 100 ribu penduduk.

Kedua, indikator kapasitas respons meliputi testing/ positivity rate, tracing kontak erat, BOR rumah sakit. Ketiga, pencapaian vaksinasi yakni vaksinasi lengkap 81.06% dan vaksinasi lengkap lansia 67.5 %.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com