Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Webinar Aqua hari ini (20/4/2021) yang membahas cara tepat menghadapi berbagai tantangan selama Ramadan

Webinar Aqua hari ini (20/4/2021) yang membahas cara tepat menghadapi berbagai tantangan selama Ramadan

Jaga Hidrasi Tubuh Selama Ramadan

Selasa, 20 April 2021 | 20:42 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Menjaga hidrasi tubuh selama Ramadan sangatlah penting, yaitu dengan memperhatikan asupan air sebanyak 8 gelas. Namun, bagaimanakah caranya agar tetap bisa mencapai asupan air sebanyak 8 gelas sehari selama berpuasa?

Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG) Dr dr Diana Sunardi MGizi SpGK mengatakan, studi menunjukkan bahwa selama berpuasa, tubuh manusia cenderung lebih mudah mengalami dehidrasi.

“Itulah sebabnya kita perlu memperhatikan dan menjaga kecukupan asupan air saat sahur, berbuka, dan sepanjang malam,” katanya.

Dia menguraikan, tubuh membutuhkan sedikitnya 2 liter atau kurang lebih 8 gelas air bagi rata-rata orang dewasa. Karena tidak bisa minum di siang hari ketika berpuasa, kebutuhan minum bisa dipenuhi dengan 2 gelas air saat berbuka, 4 gelas air setelah makan malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas air lagi ketika sahur.

“Selain kuantitasnya, perhatikan pula kualitas air minum kita. Pastikan air minum itu datang dari sumber yang terlindungi dan prosesnya sesuai dengan standar pemerintah,” ungkapnya di sela webinar Melindungi Diri dan Raih Kemenangan Ramadan bersama Aqua, Selasa (20/4).

Lebih lanjut mengenai dampak dehidrasi menurut dokter Diana, selain dapat mengganggu fungsi kognitif, kurang minum juga dapat memengaruhi suasana hati (mood) seseorang. Hal ini disebabkan karena fungsi kognitif memegang peranan penting dalam mengatur persepsi, cara berpikir, kemampuan mengingat, dan merasakan emosi. Hal ini berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk beribadah.

“75% otak manusia terdiri dari air, apabila tubuh kehilangan sedikitnya 2% saja dari jumlah total air dalam tubuh, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh kita, termasuk otak,” tambahnya.

Selain itu, menurut Psikolog Analisa Widyaningrum, berpuasa di tengah pandemi kemudian bukan hanya menantang secara fisik, tetapi juga mental. Dilansir dari hasil penelitian tentang Risiko Global 2021, ditemukan bahwa sebanyak 80% anak muda di seluruh dunia tercatat mengalami penurunan kondisi kesehatan mental selama pandemi Covid-19.

“Mengakui bahwa pada Ramadan kali ini kita masih menghadapi tantangan secara mental merupakan langkah pertama untuk mengatasi masalah, dan lebih membuka diri untuk melindungi Ramadan kita,” paparnya.

Selanjutnya, tambah dia, bisa mulai mencari solusi yang tepat untuk diri masing-masing, misalnya menggunakan momentum Ramadan ini untuk membangun kebiasaan baik seperti istirahat secara teratur, mengalokasikan waktu untuk me-time dan beribadah, serta minum cukup air agar tidak dehidrasi dan mengalami penurunan fungsi kognitif. Sempatkan juga untuk berbagi dan melindungi sesama di bulan Ramadan, karena menurut studi, kebahagiaan yang datang dari berbagi akan lebih awet dibanding kebahagiaan dari berbelanja untuk diri sendiri.

Sementara itu, Brand Director Danone- Aqua Intan Ayu Kartika menambahkan sebagai produsen air minum dalam kemasan, pihaknya menerapkan Tiga Perlindungan untuk memastikan kualitas produknya. Hal itu sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menyediakan hidrasi terbaik bagi keluarga Indonesia, tiga perlindungan Aqua yang meliputi perlindungan sumber air, perlindungan kandungan mineral alami, hingga perlindungan pada proses produksi yang sama sekali tidak tersentuh tangan manusia, selalu hadir di tengah masyarakat.

“Kami berharap perlindungan Aqua dapat senantiasa mendampingi masyarakat dalam menjaga kesehatan, agar kita dapat lancar beribadah dan beraktivitas, memaksimalkan berkah di bulan Ramadan,” tutupnya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN