Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Muidk Online a la TikTok

Muidk Online a la TikTok

Kampanye #MudikOnline demi Cegah Penyebaran Covid-19

Indah Handayani, Senin, 18 Mei 2020 | 15:27 WIB

JAKARTA, investor.id  - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 bekerja sama dengan aplikasi destinasi video pendek terdepan, TikTok meluncurkan kampanye #MudikOnline yang dimulai sejak tanggal 15 Mei 2020.

Kampanye ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah mengenai larangan mudik di Hari Raya Idul Fitri untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Mudik atau pulang ke kampung halaman memang sudah menjadi tradisi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dalam merayakan Idul Fitri. Tetapi sejak adanya pandemi Covid -19, pemerintah memberikan imbauan bagi masyarakat untuk tidak mudik dalam rangka mengurangi penyebaran Covid-19.

Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan dalam menghadapi pandemi ini, berbagai pihak perlu bekerjasama untuk dapat menyebarkan pesan larangan mudik secara lebih luas, dan memberikan solusi alternatif kepada masyarakat.

Kepala BNPB dan Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona Doni Monardo. Foto: BeritaSatu Photo/M Defrizal
Kepala BNPB dan Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona Doni Monardo. Foto: BeritaSatu Photo/M Defrizal

“Program #MudikOnline dengan TikTok merupakan salah satu upaya dalam memberikan solusi yang kreatif, sehingga masyarakat tetap bisa terhubung dengan keluarganya di kampung halamannya dan merayakan hari raya Idul Fitri, meskipun tetap melakukan physical distancing,” ungkapnya dalam keterangan pers diterima Senin (18/5).

Donny Eryastha, Kepala Kebijakan Publik TikTok Indonesia, Malaysia dan Filipina, menjelaskan kampanye #MudikOnline di TikTok meliputi berbagai kegiatan yang mengajak pengguna untuk tetap berbahagia dan bersemangat dalam menyambut hari raya Idul Fitri dan merasakan suasana mudik secara online.

Di tengah pandemi Covid-19, pihaknya melihat TikTok tidak hanya memberikan inspirasi tetapi juga menjadi ajang bagi keluarga berkumpul dan berkreasi bersama.

“Kita bisa melihat banyak pengguna mengajak kakek dan nenek atau orang tua mereka untuk kolaborasi dalam video kreatif. Kami berharap #MudikOnline dapat membantu mendekatkan orang-orang tercinta yang jauh dan dapat memberikan kita semangat dalam menghadapi pandemi ini,” paparnya.

Berdasarkan data 'Digital 2020: Indonesia' dari Hootsuite, terdapat 171 juta pengguna mobile internet dan jumlah ini cenderung meningkat selama pandemi Covid-19 berlangsung. Dengan tren ini, sejumlah kepala daerah turut memberikan dukungan atas program #MudikOnline ini.

"Jika ada dua pilihan antara membawa kebaikan dengan silaturahmi, dan mencegah kematian dengan tidak mudik, maka pilihlah yang kedua dan tidak memberikan penularan. Selamat mudik digital, selamat mudik melalui teknologi," ujar Ridwan Kamil, Gubernur Provinsi Jawa Barat, melalui videonya di akun TikTok milik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, @lawancovid19_id.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Sumber: BSTV
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Sumber: BSTV

Untuk mengikuti kampanye #mudikonline, pengguna dapat membuat video singkat berdurasi 15-60 detik, memanfaatkan fitur duet untuk berkolaborasi dengan keluarga yang tinggal berjauhan dalam membuat video yang menunjukkan bagaimana Anda dan keluarga akan menghabiskan waktu #mudikonline. Tambahkan juga musik #mudikonline untuk menambah suasana khas Idul Fitri.

#MudikOnline merupakan salah satu komitmen TikTok dalam mendukung pemerintah menanggulangi Covid-19 melalui keberagaman konten. Sebelumnya, TikTok juga menghadirkan kampanye #SamaSamadiRumah dengan 7,8 miliar views untuk mengajak masyarakat melakukan berbagai kegiatan produktif di rumah. Selain itu TikTok juga memberikan bantuan tunai sebesar Rp 100 miliar bagi tenaga kesehatan yang disalurkan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN