Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bekraf. Foto: IST

Bekraf. Foto: IST

Kembangkan Produk Fesyen, Bekraf Fasilitasi 20 Produk Streetwear

Indah Handayani, Jumat, 17 Mei 2019 | 01:21 WIB

JAKARTA – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memfasilitasi 20 brand streetwear mengikuti Para-Site yang akan digelar di The Space Senayan City, 23-26 Mei 2019. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya mendorong dan mengembangkan produk fesyen yang berpotensi ke pasar global.

Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simandjuntak memgatakan Para-Site merupakan acara streetwear pertama dan terbesar di Indonesia. Ajang ini dapat menjadi kesempatan bagi pemilik brand streetwear lokal mendapat masukan untuk pengembangan usaha dari pelaku streetwear internasional yang hadir untuk mengembangkan produknya ke pasar global.

Program fasilitasi industri streetwear ini juga bertujuan sebagai lokomotif penggerak untuk menggunakan produk lokal. Pakaian merupakan bagian dari sebuah kultur dan budaya bangsa karena digunakan sehari-hari. Apalagi streetwear memiliki kekuatan masa yang sangat besar, cepat dan reaktif terutama generasi milenial.

“Diharapkan streetwear juga dapat menunjang milenial untuk semakin mencintai dan rasa bangga akan produk lokal yang nantinya akan menular ke sektor-sektor lain seperti kuliner, musik, dan lainnya,” ungkap dia di Jakarta, Selasa (14/5).

Bekraf.
Bekraf.

Pada acara yang digelar selama empat hari itu, Joshua menyebutkan Bekraf menghadirkan brand streetwear lokal, di antaranya Elhaus, Shipyard, Racecar, Locale, Perenial Skate Co, Bluesville, Cashless, Failure, Maris, Mass Media Murder, Not For People, Capital, Nindito, Ageless Galaxy, Untold, RSA, Pot Meets Pop, Unitedhart, Yeszy.MFG, serta Libordea. Brand terpilih tersebut merupakan hasil kurasi Bekraf bersama tim Para-Site.

“Para-Site memiliki image building yang kuat sehingga diharapkan program ini bisa menjadi kampanye pemakaian produk lokal. Selain itu, pelaku kreatif di subsektor fesyen khususnya streetwear dapat menciptakan produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, baik di level nasional maupun internasional sehingga dapat mendorong peningkatan ekspor dari subsektor fesyen,” papar dia.

Event Director Para-Site Dimas Indro mengungkapkan tujuan diselenggarakan acara ini adalah untuk menyatukan penggemar fesyen, sneaker, musik, seni dan kultur jalanan dalam satu tempat. Tidak cuma itu saja, acara ini juga ingin mengedukasi orangorang tentang esensi dari streetwear itu sendiri.

Maka dari itu, untuk tokohtokoh dan brand-brand yang ada dalam acara ini memang sudah dikurasi secara ketat. Para-Site akan menghadirkan tokoh yang berpengaruh di industri streetwear global sebagai pembicara, seperti Guillaume Philibert yang merupakan pendiri dari brand Filling Pieces dan Masta Lee, mantan Media Director dan Designer Patta, salah satu toko sneaker yang terkenal di Belanda.

Dengan diselenggarakannya event ini, lanjut Dimas, menjadi bukti bahwa pelaku ekonomi kreatif khususnya streetwear di Indonesia sudah memiliki kemampuan dan kualitas yang bagus serta setara dengan brand internasional. Beberapa brand Indonesia dinilai sudah mampu bersaing hingga level internasional, namun diharapkan selanjutnya banyak brand lokal lain yang bersaing di kancah global.

“Event ini ditujukan untuk mengedukasi para pelaku ekonomi kreatif agar mampu berwirausaha dengan baik dan memahami bisnis di industry streetwear,” kata dia

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN