Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dr Referano Agustiawan, SpM(K), direktur utama RS Mata JEC Kedoya

Dr Referano Agustiawan, SpM(K), direktur utama RS Mata JEC Kedoya

Kesehatan, Harta yang Paling Berharga

Minggu, 20 September 2020 | 20:35 WIB
F Rio Winto

JAKARTA, investor.id – Kesehatan adalah harta yang paling berharga bagi manusia. Karena itu, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, setiap orang berusaha menjaga kondisi tubuh mereka, salah satunya dengan rajin berolahraga.

Bahkan, menurut Dr Referano Agustiawan, SpM(K), direktur utama RS Mata Jakarta Eye Center (JEC) Kedoya, penerapan protokol kesehatan wajib dijalankan dalam pelaksanaan pertandingan maupun saat berolahraga di tengah pandemi Covid-19.

Protokol kesehatan tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) HK.01.07-MENKES-382-2020 tentang Protokol Kesehatan Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan Covid-19 yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan pada 19 Juni 2020.

“Sebelum pandemi Covid-19, saya terbiasa olahraga di Gym. Namun, dengan kondisi saat ini, Gym berpotensi menjadi salah satu tempat penyebaran Covid-19. Karena itu, saya berusaha meminimalisir risiko dengan berolahraga di rumah. Kesehatan adalah harta yang paling berharga,” jelas Dr Referano, 44 tahun, kepada Investor Daily, di Jakarta, Minggu (20/9/2020).     

Rumah, kata Dr Referano, juga bisa dijadikan lokasi berolahraga yang menyenangkan. Ada dua kegiatan olahraga yang dilakukan Dr Referano saat di rumah. Pertama, olahraga dengan treadmill, sebuah alat yang umumnya dipakai untuk berjalan, berlari atau mendaki namun tetap berada pada tempat yang sama.

Manfaat yang dirasakan saat melakukan olahraga treadmill hampir sama ketika berjalan kaki atau berlari, di antaranya meningkatnya massa otot, memperkuat tulang dan menjaga kesehatan sendi, otot, tulang serta lutut.

Bahkan, berjalan kaki mampu menyehatkan otot jantung serta memperlancar peredaran darah. Dengat peredaran darah yang lancar ke seluruh tubuh, konsentrasi akan meningkat serta tanpa disadari, berjalan kaki atau berlari juga mampu mengurangi stres.

“Selain treadmill, saya juga olahraga bersepeda di lingkungan sekitar rumah. Saat bersepeda, saya tetap memperhatikan protokol kesehatan. Contohnya, saya memilih untuk tidak bergerombol, lebih baik sendiri saja,” jelas Dr Referano, ayah dari Aska, Aqila dan Agasya.

Sebagian besar masyarakat, kata Dr Referano, tidak menjaga jarak saat bersepeda. “Mereka main sepeda, tapi tidak olahraga, melainkan hanya karena ramai berkumpul saja. Setelah main sepeda, mereka makan-makan. Bahkan, ada yang tidak memakai masker,” jelas suami dari Wulan yang rutin berolahraga setiap hari. 

Tidak berbeda jauh dengan olahraga treadmill, olahraga bersepeda juga memiliki sejumlah manfaat, yaitu, mengendalikan berat badan, mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, mengurangi risiko kanker, mengurangi risiko diabetes, meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi otot tubuh, serta mengurangi stres

Hal terpenting lainnya, menurut Dr Referano, adalah selalu disiplin memakai masker. “Saya pribadi merasa lebih aman memakai masker saat berolahraga. Dan, saya menggunakan masker N95 untuk sekali pakai. Jadi, tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi saat ini. Kesehatan adalah harta yang paling berharga,” jelas Dr Referano.  

Editor : F Rio Winto (rio_winto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN