Menu
Sign in
@ Contact
Search
Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo

KLB Polio, DPR Ingatkan Percepat Vaksinasi Dasar Anak

Senin, 21 Nov 2022 | 13:48 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mengaku prihatin atas temuan kasus infeksi virus polio yang menyerang seorang anak berusia tujuh tahun di Pidie, Aceh. Kejadian ini akhirnya memaksa pemerintah mengumumkan kejadian luar biasa (KLB) polio di Tanah Air.

Untuk itu, ia mengingatkan, segera melakukan pencegahan dengan vaksinasi dasar anak. Handoyo menuturkan, anak yang terkena polio diketahui belum pernah mendapatkan vaksin, sehingga ada kemungkinan tidak memiliki kekebalan tubuh ketika virus menyerang.

Baca juga: Indonesia KLB Polio, Cakupan Imunisasi Rutin dan Polio Segera Ditingkatkan

“Saya kira kita semua tentu merasa prihatin atas kejadian ini karena anak yang terkena polio tersebut ternyata belum pernah mendapatkan vaksin. Kemungkinan besar kan dia tidak memiliki kekebalan ketika virus menyerang. Ini yang kita sesalkan, mengapa tidak vaksin,” ucap Handoyo kepada wartawan, Senin (21/11/2022).

Advertisement

Legislator PDI Perjuangan ini mengatakan, sebenarnya penyakit menular seperti polio, cacar air, gondongan, campak, hepatitis A dan penyakit menular lainnya bisa diantisipasi penularannya dengan cara melakukan imunisasi dasar sesuai dengan ketentuan yang dianjurkan dokter kepada seluruh anak Indonesia. Hanya saja, tambah Handoyo, cakupan imunisasi dasar pada anak terbilang masih rendah sehingga akibatnya beberapa jenis penyakit menular mengalami kenaikan.

Menurutnya,  belakangan ini pemerintah juga telah menyampaikan beberapa penyakit anak yang menular mulai mengalami kenaikan yang signifikan akibat masih sangat rendah cakupan imunisasi dasar anak. Selain itu, ada kemungkinan  dampak dari pandemic Covid-19 selama tiga tahun terakhir. Hal ini membuat para orang tua enggan untuk  membawa anaknya ke rumah sakit.

Baca juga: Biofarma Suplai 1,4 Juta Vaksin Polio per Tahun

“Keengganan masyarakat seperti ini bisa kita pahami,’’ katanya.

Pada kesempatan sama, Handoyo mengapresiasi langkah cepat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam merespons kejadian luar biasa (KLB) polio dengan imunisasi massal yang akan dilaksanakan di Provinsi Aceh dalam waktu dekat ini. Namun demikian, tambah Handoyo, pihaknya juga mendorong pemerintah agar terus menerus mengedukasi para orang tua agar tak takut lagi membawa anak-anaknya ke fasilitas kesehatan dan pelayanan posyandu guna menjalankan program vaksinasi.

“Saya kira vaksinasi dasar itu mutlak, karena itu para orang tua bertanggung jawab penuh terhadap vaksinasi anak. Tidak boleh takut membawa anak ke fasilitas kesehatan serta jangan memilih vaksin yang telah bada,” ucapannya.

“Orang tua harus diyakinkan bahwa program vaksinasi pada anak ada perlakuan atau tempat khusus sehingga sangat kecil kemungkinan terpapar Covid-19. Artinya, dengan edukasi dan sosialisasi, orang tua harus digerakkan kembali agar dengan suka rela memvaksin buah hatinya,” sambungnya.

Sementara itu, kepada para orang tua masih enggan  anaknya divaksinasi karena  keyakinan agama  terkait halal tidaknya vaksin, Handoyo menuturkan, perlu bantuan tokoh agama serta Majelis Ulama Indonesia (MUI)  untuk memberikan bantuan fatwa terhadap isu tersebut.  Dengan begitu, orang tua tidak ragu akan program vaksinasi dasar anak.

Baca juga: Bio Farma Siap Hadapi Wabah Polio

Selanjutnya, kata Handoyo, harus ada edukasi tentang hal apa saja resiko serta bahaya atau penyakit menular yang mungkin timbul dan mengancam kehidupan anak jika tidak divaksinasi

“Yang penting, orang tua harus disadarkan bahwa ke rumah sakit tidak perlu khawatir, sebaliknya ke rumah sakit justru untuk memperoleh jaminan kesehatan buat anak,” katanya.

Handoyo menuturkan, setelah menyiapkan program vaksinasi dasar yang lengkap, sesuai yang disarankan dokter, yang dimulai sejak bayi berusia kurang dari 24 jam, pemerintah juga harus secara terus menerus menggelorakan gerakan hidup sehat.

“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bersama-sama menggelorakan vaksinasi serta mengkampanyekan betapa pentingnya vaksinasi dasar dan pola hidup sehat,” katanya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com