Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Christian Eriksen. Sumber: facebook

Christian Eriksen. Sumber: facebook

Kondisi Christian Eriksen Stabil

Minggu, 13 Juni 2021 | 20:33 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Gelandang Denmark Christian Eriksen masih dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi stabil pada Minggu (13/6), setelah pingsan selama pertandingan pembukaan Euro 2020 timnya dengan Finlandia dan diberi CPR di lapangan pada Sabtu (12/6). Hal itu diungkapkan Asosiasi Sepak Bola Denmark dikutip Reuters.

"Pagi ini kami telah berbicara dengan Christian Eriksen, yang telah mengirimkan salam kepada rekan satu timnya. Kondisinya stabil, dan dia terus dirawat di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata DBU FA Denmark di Twitter.

Pemain berusia 29 tahun tersebut tiba-tiba pingsan pada menit ke-42 pertandingan saat berlari di dekat garis kiri setelah lemparan ke dalam Denmark. Saat suasana hening di antara 16.000 penonton, rekan satu timnya berkumpul di sekelilingnya saat dia dirawat di lapangan dan kemudian dibawa dengan tandu.

"Tim dan staf tim nasional telah menerima bantuan krisis dan akan terus ada untuk satu sama lain setelah kejadian kemarin. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas salam tulus kepada Christian Eriksen dari penggemar, pemain, keluarga kerajaan dari Denmark dan Inggris, asosiasi internasional, klub, dll," tulis keterangan DBU FA tersebut.

Sementara itu, Direktur Inter Milan Giuseppe Marotta menepis anggapan bahwa gelandang klubnya tersebut sebelumnya mengidap Covid-19. Dia mengatakan Eriksen berada di bawah bimbingan staf medis Denmark dan mereka harus memberikan informasi tetapi Inter telah menghubungi mereka.

“Dia tidak memiliki Covid dan juga tidak divaksinasi. Saya dapat mengatakan bahwa staf medis Inter telah melakukan kontak dengan mereka sejak awal,” ucapnya.

Hal ini menyusul adanya pernyataan yang diungkapkan Sanjay Sharma dari St. George's University of London yang merupakan ahli jantung saat Eriksen berada di Tottenham Hotspur. Sharma mengatakan Eriksen tidak memiliki masalah jantung sebelumnya selama waktunya bersama tim Liga Premier. Namun, dia mengatakan bahwa beberapa pemain mungkin memiliki infeksi Covid-19 sub-klinis, yang dapat mengakibatkan 'jaringan parut' pada jantung.

Sharma mengatakan Eriksen telah mengembalikan tes normal di Spurs sejak 2013, tetapi pemandangan pemain jatuh ke tanah sempat menimbulkan kekhawatiran bahwa dokter telah melewatkan sesuatu. "Saya berpikir, 'Ya Tuhan? Apakah ada sesuatu di sana yang tidak kami lihat?' Tetapi saya telah melihat semua hasil tes dan semuanya tampak sempurna. Sejak hari kami merekrutnya, adalah tugas saya untuk menyaringnya dan kami mengujinya setiap tahun. Jadi tentu saja tesnya hingga 2019 benar-benar normal, tanpa kesalahan jantung yang jelas. Saya dapat menjamin itu karena saya melakukan tes tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, mantan gelandang Bolton Wanderers Fabrice Muamba mengatakan jatuhnya Eriksen membawa kembali kenangan menyakitkan tentang serangan jantungnya di lapangan dalam pertandingan Piala FA pada 2012. Mantan gelandang Inggris U-21 itu harus pensiun segera setelah berusia 24 tahun.

"Itu membawa kembali hal-hal yang telah saya taruh dalam diri saya, emosi yang ada di bawah sana. Untuk melihatnya dari jarak itu dan tidak tahu apa yang akan terjadi. Itu menakutkan, tetapi salut untuk staf medis. Mereka telah melakukan pekerjaan luar biasa pada Christian. Saya suka bagaimana rekan satu timnya berkumpul untuk melindunginya. Saya harap semuanya baik-baik saja untuknya. Saya harap dia akan melewatinya,” tutup Muamba. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN