Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sesi bersama Sobat Diabet

Sesi bersama Sobat Diabet

Masyarakat 52 Kota Indonesia Diajak Aktif Lawan Diabetes

Sabtu, 11 Juli 2020 | 12:59 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor..id – Berdasarkan data terbaru dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2017, sebanyak 10,3 juta jiwa masyarakat Indonesia merupakan diabetesi, membuat Indonesia menduduki peringkat keenam dunia dengan jumlah diabetesi terbesar.

Untuk itu, diperlukan edukasi dan ajakan kepada masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian untuk mencegah dan melawan diabetes.

Noviana Halim, Brand Manager Tropicana Slim, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk selalu konsisten mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup sehat serta mengajak untuk mencegah dan melawan diabetes. Apalagi pada masa pandemi saat ini, di mana kesehatan perlu menjadi prioritas utama.

Untuk itu, pihaknya Slim mengadakan #BeatDiabetes Online Festival pada 10-12 Juli sebagai upaya untuk mengajak masyarakat makin sadar untuk menjalani hidup sehat serta melawan diabetes sejak dini. Dengan mengadakan sesi edukasi bersama Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSCM FKUI, edukasi bersama komunitas Sobat Diabet, Online Cooking Workshop bersama Chef, serta senam online serentak di 52 kota se-Indonesia.

“Sesuai informasi dari Kementerian Kesehatan RI, berolahraga rutin minimal 150 menit seminggu atau 30 menit perhari sangat dianjurkan untuk menjaga tubuh tetap sehat serta mencegah risiko diabetes.,” ungkapnya di sela webinar, Sabtu (11/7).

dr. Dante S. Harbuwono, Sp.PD, PhD, KEMD
dr. Dante S. Harbuwono, Sp.PD, PhD, KEMD

Kepala Divisi Metabolik-Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM dr Dante Saksono, SpPD-KEMD PhD mengatakan menurut World Health Organization, di era pandemi saat ini, masyarakat dengan kondisi penyakit tertentu seperti diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena komplikasi serius apabila terkena Covid-19.

Inilah alasan penting bagi masyarakat untuk mendapatkan edukasi yang tepat terkait pencegahan dan penanganan diabetes.

“Sayangnya, saat ini masih cukup banyak informasi hoaks yang beredar seputar diabetes, yang apabila dipercaya dan diterapkan akan akan memperburuk kondisi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

dr Rudy Kurniawan SpPD, pendiri Komunitas Sobat Diabet mengatakan salah satu mitos terkait diabetes adalah bahwa diabetes merupakan penyakit orang tua atau diderita orang yang berumur. Faktanya, saat ini semakin banyak anak muda yang juga diabetesi.

dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD
dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD

Sebuah review yang dipublikasikan pada jurnal Endocrinology and Metabolism menyatakan bahwa usia seseorang terdiagnosis diabetes diketahui lebih muda pada orang Asia, dibandingkan dengan orang Amerika dan Eropa. Bahkan, terdapat penelitian di Asia yang menunjukkan bahwa 1 dari 5 penderita diabetes yang dipelajari ternyata terdiagnosis terkena diabetes pada usia di bawah 40 tahun.

“Bahkan, berdasarkan data yang ada, diabetes di usia muda cenderung lebih berbahaya dengan risiko komplikasi yang lebih besar. Komplikasi juga umum terjadi lebih awal, termasuk kerusakan ginjal dan penyakit jantung, yang kemudian meningkatkan risiko kematian di usia yang relatif muda,” tutupya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN