Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan FBE UAJY menyelenggarakan Seminar Nasional yang bertajuk

Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan FBE UAJY menyelenggarakan Seminar Nasional yang bertajuk "Melihat Peluang Bisnis di Era Revolusi Industri 4.0", Jumat (10/5/ 2019).

SEMINAR NASIONAL FBE UAJY

Melihat Peluang Bisnis di Era Revolusi Industri 4.0

Gora Kunjana, Jumat, 10 Mei 2019 | 09:55 WIB

YOGYAKARTA- Saat ini dunia sudah memasuki era revolusi industri 4.0, suatu era dimana terjadi otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik yang mencakup sistem siber-fisik, internet untuk segala, komputasi awan, hingga komputasi kognitif.

Dunia industri Indonesia harus menyiapkan diri mulai dari sumber daya manusia, infrastruktur serta teknologi media telekomunikasi, regulasi dari pemerintah yang dapat melindungi industri dalam negeri, hingga menggeser orientasi industri dari manufaktur ke sektor jasa.

Berkaitan dengan hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan FBE UAJY menyelenggarakan Seminar Nasional yang bertajuk “Melihat Peluang Bisnis di Era Revolusi Industri 4.0”,  Jumat (10/5/ 2019).

Kampus Unika Atma Jaya Jogjakarta. Foto: IST
Kampus Unika Atma Jaya Jogjakarta. Foto: IST

 

Alysius Gunadi Brata, Panitia Pengarah menyatakan, pengusaha muda sangat berpeluang meraih kesempatan bisnis dalam revolusi industri 4.0, terutama pada sektor-sektor berbasis teknologi digital.

“Selanjutnya, pengusaha muda yang bertalenta, kreatif, dan inovatif akan diuntungkan oleh gelombang revolusi industri keempat ini. Pemerintah telah menyiapkan 1-2 subsektor industri unggulan dari lima sektor yang telah ditentukan dalam peta jalan industri 4.0 (Making Indonesia 4.0) yang baru diluncurkan pemerintah, sehingga dapat mendorong industri lainnya,” katanya.

 Dalam Making Indonesia 4.0, pemerintah fokus pada pengembangan lima sektor manufaktur yang akan menjadi percontohan, yaitu industri makanan dan minuman (mamin), tekstil dan produk tekstil (TPT), otomotif, kimia, serta industri elektonik. Untuk memperkuat struktur industri nasional, pemerintah menjalankan 10 inisiatif, meliputi perbaikan alur aliran barang dan material, membangun satu peta jalan zona industri yang komprehensif dan lintas industri,  serta mengakomodasi standar-standar keberlanjutan.

Menurut Bura, Ketua Panitia, pembicara dalam seminar tersebut dan menyatakan hadir adalah Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kemenkeu RI, Asteria Diantika (Kasubag Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK DIY), dan Delly Nugraha (Vice President Regional Central Java GOJEK). Bertindak selaku moderator Aloysius Gunadi Brata (Dosen FBE UAJY).  

Sumber : PR

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA