Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Orang-orang mengenakan masker pelindung saat berada di luar stasiun kereta api Beijing, Tiongkok, pada 22 Januari 2020. Tiongkok mengingatkan bahwa virus baru yang telah menewaskan sembilan orang, menginfeksi ratusan orang dan mencapai Amerika Serikat, dapat bermutasi dan menyebar. ( Foto: NICOLAS ASFOURI / AFP )

Orang-orang mengenakan masker pelindung saat berada di luar stasiun kereta api Beijing, Tiongkok, pada 22 Januari 2020. Tiongkok mengingatkan bahwa virus baru yang telah menewaskan sembilan orang, menginfeksi ratusan orang dan mencapai Amerika Serikat, dapat bermutasi dan menyebar. ( Foto: NICOLAS ASFOURI / AFP )

Momok Virus Korona Wuhan

Indah Handayani, Jumat, 24 Januari 2020 | 08:35 WIB

JAKARTA, investor.id - Informasi seputar infeksi virus Korona Wuhan (novel Coronavirus/nCoV) memang sedang booming, media cetak maupun elektronik gencar memberitakan penyebaran virus ini yang sudah lintas negara. Memang virus Korona mempunyai tingkat penyebaran yang tinggi dan mematikan.

Akademisi dan Praktisi klinis Prof Ari Fahrial Syam mengatakan sebenarnya penyebaran virus juga tidak mudah kecuali kontak langsung dengan penderita. Cuma masalahnya memang infeksi virus baru ini sama seperti infeksi paru lain.

Coronavirus sendiri sama seperti coronavirus lain menyebabkan gejala infeksi saluran pernafasan antara lain batuk dan sesak nafas jika infeksi virus ini sudah menyebabkan keterlibatan paru, gejalanya bertambah berat biasanya bisa gagal nafas.

"Secara umum Coronavirus sendiri umumnya ditularkan melalui batuk dan bersin," ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Oleh karena itu, lanjut Prof Ari, pada kasus yang dicurigai dilakukan upaya isolasi. Pasien dengan infeksi virus Korona ini datang dengan demam tinggi, batuk dan sesak nafas. Sehingga sulit membedakan dengan infeksi paru lain. 

Ada beberapa pasien yang bertanya apa yang saya harus antisipasi kalau ingin berangkat ke Tiongkok pada kondisi saat terjadinya wabah saat ini. "Yang terpenting kita berangkat dalam keadaan sehat artinya daya tahan tubuh kita baik," jelasnya.

Prof Ari menganjurkan untuk masyarakat yang sedang tidak fit sedang demam atau batuk pilek untuk menunda keberangkatan ke luar negeri. Karena kalau terdeteksi sedang terjadi peningkatan suhu tubuh saat memasuki bandara di luar negeri bisa diobservasi bahkan bisa diisolasi. Hal itu membuat kondisi tidak nyaman dan sangat mengganggu apalagi sedang berada di negara orang. Oleh karena itu, kalau tidak fit sebaiknya tidak berangkat ke luar negeri. Pada saat berbagai negara sedang melakukan skrining ketat di pintu-intu masuk negaranya.

Prof Ari pun memberikan bebeapa tips untuk masyarakat yang akan berkunjung atau transit di Tiongkok, yaitu :

Pertama, Tetap makan dan minum cukup, termasuk mengonsumsi buah dan sayur-sayuran.Harus dipastikan bahwa kita selalu mengonsumsi makanan dan minuman yang higienis. Diusahakan makanan yang dikonsumsi dalam keadaan fresh. Menghindari makanan dan minuman  yang manis, gorengan, dan minuman yang dingin yang bisa merangsang iritasi tenggorokan.

Kedua, Memakai masker saat berada di keramaian. 

Selama berada di Tiongkok, terutama jika sedang berada di kerumunan, sebaiknya selalu menggunakan masker. Masker N95 sangat dianjurkan, karena itu untuk orang sehat dan bertujuan mencegah terhirupnya virus dan partikel halus.

Ketiga, Selalu mencuci tangan dengan sabun atau antiseptik cair, baik sebelum dan sesudah makan maupun setelah kontak dengan sesuatu yang juga disentuh oleh orang lain.

Keempat, Usahakan tetap tidur cukup, minimal 6 jam dalam 24 jam selama berada di Tiongkok.

Kelima, Jika demam dan batuk segera mencari pertolongan dokter. Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA