Menu
Sign in
@ Contact
Search
Prof dr Tjandra Yoga Aditama, Direktur Program Pasca Sarjana Universitas YARSI.

Prof dr Tjandra Yoga Aditama, Direktur Program Pasca Sarjana Universitas YARSI.

Pakar: Waspadai Peningkatan Kematian Covid-19

Rabu, 3 Agustus 2022 | 10:33 WIB
Hendro D Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Pakar kesehatan dan Direktur Pascasarjana Universitas Yarsi Prof Tjandra Yoga Aditama mengimbau masyarakat untuk mewaspadai tren peningkatan kematian akibat Covid-19 di Indonesia.

"Data pada 2 Agustus 2022 terungkap 24 orang warga yang meninggal dunia akibat Covid-19. Ini adalah angka tertinggi dalam 3 bulan terakhir ini," kata dia dalam keterangannya pada Rabu (3/8/2022).

Sejak Mei hingga Juli 2022, lanjut dia, angkanya selalu di bawah 20 kematian. Ada sedikitnya tiga alasan mengapa amat perlu mewaspadai angka ini.

Baca juga: Enovid Upayakan Pencegahan Covid-19

"Pertama, tren kecenderungan kenaikan kematian kita secara terus menerus. Sepanjang Juni 2022 angka kematian harian selalu di bawah 10 orang. Pada Juli menjadi di atas 10 orang dan di bulan Agustus ini melewati 20 orang. Kita belum tahu bagaimana di hari-hari kedepan ini," ungkap mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara ini.

Kedua, angka kematian di berbagai negara juga meningkat. Dalam seminggu terakhir angka Kematian harian di Australia rata-rata adalah 94 orang, angka tertinggi negara itu selama pandemi ini.

Jepang, 1 Juli 2022, mencatat sebanyak 21 orang yang meninggal karena Covid-19, dan di 1 Agustus angkanya meningkat menjadi 94 kematian, naik hampir lima kali lipat. India pada 1 Juni 2022 mencatat 5 kematian dan pada 1 Agustus 2022 naik tinggi menjadi 34 orang.

Ketiga, sejak awal sudah disampaikan bahwa bahkan satu nyawa yang meninggal pun amat berharga dan tidak dapat tergantikan oleh apapun juga. "Karena tiga hal itu maka kita perlu meningkatkan kewaspadaan, setidaknya dalam lima hal," ucap dia.

Pertama, surveilan epidemiologik dijalankan dengan baik, sehingga data dari seluruh pelosok negeri dapat di kompilasi dan dianalisa dengan baik. Kedua, kemampuan testing harus ditingkatkan agar di dapat angka riil jumlah kasus di masyarakat. Ketiga, telusur atau tracing juga harus ditingkatkan, agar dari setiap kasus didapat dua informasi, dari mana tertular dan kemana saja menularkannya.

Baca juga: PPKM Level 1 di Tengah Peningkatan Kasus Covid-19, Begini Penjalasan Pemerintah

Keempat, vaksinasi booster yang masih dibawah 30% jelas harus ditingkatkan maksimal, juga sekitar sepertiga penduduk kita yang belum divaksinasi kedua harus di kejar benar. Kelima, melakukan komunikasi risiko dengan baik dengan 3 tujuan, yakni agar masyarakat mendapat informasi yang tepat. Lalu masyarakat termotivasi melakukan prokes dengan baik, dan yang belum divaksin dan booster agar segera pergi mendapatkannya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com