Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
ilustrasi wisatawan asal mancanegara

ilustrasi wisatawan asal mancanegara

Para Pelancong Asal Satu Negara Cenderung Ingin Bertemu

Imam Suhartadi, Selasa, 6 Agustus 2019 | 22:18 WIB

JAKARTA - Seiring masa liburan musim panas yang memasuki puncaknya dan banyak orang yang ingin segera pergi berlibur, Agoda, salah satu platform perjalanan digital yang paling cepat berkembang di dunia, mengungkapkan bahwa mayoritas responden dari negara-negara yang disurvei kemungkinan besar ingin bertemu dengan teman-teman senegaranya saat berlibur.

Lebih dari satu dari lima orang Jepang dan Australia cenderung ingin bertemu dengan warga negara mereka sendiri daripada warga negara lain saat berlibur. Tetapi mereka tidak sendirian, survei Agoda yang bertajuk Favorite Nationalities to Encounter, mengungkapkan bahwa para pelancong dari tujuh dari 11 negara yang disurvei paling senang bertemu dengan rekan senegaranya sendiri saat liburan.

Enam negara teratas yang lebih senang bertemu dengan rekan senegaranya sendiri saat bepergian, yaitu Jepang (22%), Australia (21%), Thailand (19%), China (18%), Arab Saudi (17%), dan Inggris (16%). Demikian keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (6/8).

Berlawanan dengan tren ini adalah wisatawan dari Indonesia, di mana hanya tercatat 7% wisatawan negara ini yang ingin bertemu sesama orang Indonesia saat bepergian, yang diikuti oleh wisatawan Uni Emirat Arab di angka 10%.

Wisatawan Amerika adalah satu-satunya kebangsaan paling populer yang ingin ditemui saat liburan, di mana survei Agoda mengungkapkan bahwa wisatawan Amerika menduduki peringkat tiga teratas bagi delapan dari 11 negara yang disurvei.

Daya tarik untuk bertemu dengan para turis dari Amerika ini tersebar di seluruh benua karena wisatawan Amerika tercantum dalam daftar para pelancong di Australia, China, Indonesia, Jepang, Arab Saudi, Amerika Serikat, Inggris, dan Vietnam.

Meski Britania Raya berencana keluar dari keanggotaan Uni Eropa (Brexit), wisatawan Inggris paling senang bertemu dengan pelancong asal Eropa (45%) saat liburan, diikuti oleh wisatawan China, Australia, dan Amerika Serikat.

Wisatawan Asia lebih cenderung ingin bertemu dengan wisatawan Asia lainnya saat liburan, di mana lima dari enam pasar Asia cenderung ingin bertemu dengan orang Jepang ketika bepergian.

Hasil survei juga menunjukkan bahwa K-Culture memiliki tempat khusus di hati para pelancong dari Indonesia dan Malaysia, dengan Korea Selatan masing-masing menempati peringkat kedua dan ketiga, dalam daftar tiga negara teratas yang paling ingin mereka temui.

Ketika dikelompokkan berdasarkan wilayah, temuan penelitian menunjukkan bahwa para wisatawan dari 11 negara lebih senang bertemu dengan orang-orang Barat ketika mereka sedang berlibur, di mana semua negara menempatkan Eropa dalam daftar tiga teratas mereka, dan Amerika Utara masuk dalam daftar tiga teratas bagi responden dari enam negara, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Arab Saudi, Vietnam, Jepang dan Australia.

Responden dari Asia juga memiliki preferensi yang kuat untuk mencari sesama orang Asia lainnya di luar negeri, dibandingkan dengan turis-turis yang berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Arab Saudi, dan Australia. Sementara itu, wisatawan dari China, Thailand, Malaysia, dan Indonesia menempatkan orang Asia Tenggara di urutan ketiga sebagai wisatawan yang ingin mereka temui saat bepergian.



 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA