Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung memadati pameran Indonesia Outdoor Festival (Indofest) yang berlangsung pada 7-10 November 2019 di JX International Exhibition, Surabaya. Foto:Amrozi Amenan

Pengunjung memadati pameran Indonesia Outdoor Festival (Indofest) yang berlangsung pada 7-10 November 2019 di JX International Exhibition, Surabaya. Foto:Amrozi Amenan

Pecinta Alam Bebas Padati Indovest 2019 di Surabaya

Amrozi Amenan, Sabtu, 9 November 2019 | 23:06 WIB

SURABAYA, investor.id - Para pecinta dan penggiat alama bebas (outdoor) di Jawa Timur meluapkan kegembiraannya pada pameran Indonesia Outdoor Festival (Indofest) yang berlangsung pada 7-10 November 2019 di JX International Exhibition, Surabaya.

Antusias mereka pada aneka peralatan alam bebas sudah terlihat pada pembukaan pameran Indovest, Kamis (7/10/2019). Sekurangnya lima ribu pengunjung memadati pameran yang diikuti oleh 104 stan peralatan outdoor.

Para penggiat dan pecinta kegiatan outdoor yang membanjiri pameran tak hanya datang dari Surabaya, melainkan juga dari beberapa kota di Jawa Timur. "Tahunya ini dari komunitas. Juga ngintip instagramnya Indovest. Ingin aja ketemu dengan para pecinta alam. Juga berburu diskon produk outdoor yang gila-gilaan," ujar Rio Ardhani, salah seorang pengunjung dari Malang yang datang bersama teman-temannya.

Kebetulan, dia tengah ada acara di Surabaya. "Pas banget momennya. Pas ada acara di Surabaya, juga ada event ini," imbuh Sabrina, penggiat outdor sekaligus teman Rio.

Pengunjung memadati pameran Indonesia Outdoor Festival (Indofest) yang berlangsung pada 7-10 November 2019 di JX International Exhibition, Surabaya. Foto:Amrozi Amenan
Pengunjung memadati pameran Indonesia Outdoor Festival (Indofest) yang berlangsung pada 7-10 November 2019 di JX International Exhibition, Surabaya. Foto:Amrozi Amenan

Sementara itu, Ketua Pelaksana Indofest,  Aurora Ivonia, menyatakan ada berbagai brand outdoor dari dalam maupun luar negeri yang ditawarkan dengan harga dan promo menarik selama acara berlangsung.

“Pada acara yang mengangkat 'Extraordinary Outdoors' ini beragam stan yang menjual produk lokal atau impor menawarkan berbagai diskon menarik untuk para pegiat outdoor,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, Indofest 2019 juga menghadirkan talkshow dan sharing session berkaitan dengan kegiatan outdoor adventure maupun travelling.

Surabaya sebagai kota metropolitan terbesar kedua, mewakili wisata alam di Jawa Timur yang potensinya luar biasa. “Tidak bisa dipungkiri selain luas, wisata alam sangat besar. Sehingga perkembangan industri outdoor adventure lebih baik khususnya," kata Ivonia.

Dia berharap dengan kegiatan ini, bisa mengedukasi, memotivasi, dan memunculkan rasa kepedulian pengunjung terhadap alam dan lingkungan sekitar. Termasuk dapat memicu perkembangan dan inovasi terhadap industri outdoor di Jawa Timur.

"Kami ingin kegiatan ini memberi pengalaman seru, menghibur dan semangat pantang menyerah dalam berkegiatan outdoor," ujarnya.

Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov Jatim Handoyo mengatakan Jatim menyimpan potensi wisata yang cukup besar. “Banyak kawasan hutan, gunung, pantai seperti tropical paradise dan itu bisa dinikmati oleh wisatawan penggemar khusus," katanya.

Menurut dia, aktivitas outdoor memiliki banyak kelebihan yang menjaring millenial. Dibanding dengan aktivitas wisata di hotel-hotel berbintang, lama tinggal wisatawan lebih panjang. Oleh sebab itu, Kementerian Pariwisata disebut Handoyo menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai satu juta.

"Target dari Kementerian Pariwisata tahun ini 1 juta wisatawan mancanegara sampai saat ini di Jatim sudah mencapai angka 800 ribuan," ujar Handoyo.

Dalam serangkaian pameran Indovest 2019, pada hari kedua juga digelar dua acara yang cukup penting bagi penggiat dan pecinta outdoor. Diantaranya bahasan tentang East Java Adventure's Life, yaitu pendakian, paralayang, climbing, surfing dan cycling, yang narasumber berkompeten dalam membahas masalah tersebut. Mereka adalah Ketua Pengprov FASI Paralayang Provinsi Jatim Arif Eko Wahyudi, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Trenggalek, dan dari Balai Taman Nasional Alas Purwo.

Tak hanya itu, akan dibahas juga Zero Waste Adventure oleh Siska Nirmala. Siska adalah wanita dibalik gerakan zero waste adventure. Sebuah pergerakan pribadi yang dilakukannya sebagai bagian dari pergerakan Global Zero Waste. Zero waste adventure adalah bentuk kegelisahan terhadap permasalahan sampah.

Siska Nirmala dan kawan-kawannya mempraktikkan Zero Waste Adventure (Ekspedisi nol sampah) saat mendaki lima gunung. Kelima gunung tersebut adalah Gunung Gede, Tambora, Papandayan, Lawu dan Argopuro.

Selain itu, ada juga sesi sharing atau berbagi pengalaman perjalanan brand ambasador Consina Outdoor Lifestyle Patricia Ranieta. Juga eksplorasi diri dan petualangan yang dipaparkan oleh Arrohma Sukma, seorang pendaki gunung difabel yang sudah menaklukkan pendakian gunung-gunung di Indonesia hanya dengan satu kaki.  Acara bakal ditutup dengan music performance yang dibawakan Navicula.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA