Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Umum IndoHCF, Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS mengumumkan pemenang Indonesia Helathcare Innovation Awards (IHIA) 2020

Ketua Umum IndoHCF, Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS mengumumkan pemenang Indonesia Helathcare Innovation Awards (IHIA) 2020

Pemenang IHIA 2020 Diharapkan Bantu Penanggulangan Covid-19

Senin, 30 November 2020 | 17:11 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Indonesia Healthcare Innovation Awards (IHIA) IV-2020 mengumumkan pemenang dari lima kategori inovasi. Pemenang diharapkan dapat mendorong tumbuhnya industri alat kesehatan dan membantu penanggulangan Covid-19.

 

“Pandemi Covid-19 memberikan tantangan nyata yang tidak mudah di sektor kesehatan sehingga butuh inovasi teknologi untuk menunjang kualitas pelayanan kesehatan sehingga Indonesia bisa segera keluar dari kemelut pandemi. Ajang IHIA-IV 2020 dan rangkaian ilmiahnya, merupakan bentuk kontribusi dalam memberikan dukungan kepada pemerintah untuk penanggulangan pandemi Covid-19,” kata Ketua Umum IndoHCF, Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS dalam keterangan pers, Senin (30/11/2020).

 

Supriyantoro optimitis, pesatnya perkembangan inovasi di bidang kesehatan akan mengurangi ketergantuan Indonesia terhadap produk kesehatan asing, mulai dari peralatan di rumah sakit hingga obat-obatan yang dikonsumsi masyarakat. “Dengan demikian layanan kesehatan masyarakat pun dapat diperoleh dengan mudah dan murah serta penanganan pasien lebih berkualitas,” ujarnya.

 

Menteri Kesehatan  Terawan Agus Putranto dalam sambutannya berharap melalui ajang IHIA IV – 2020 dapat terjalin kolaborasi yang sinergis antara peneliti dan akademisi dengan industri serta pemerintah sehingga dapat terwujud pengembangan industri alkes dalam negeri berbasis riset serta hilirisasi hasil penelitian dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan produk kesehatan dalam negeri yang berdaya saing untuk tercapainya kemandirian alat kesehatan.

 

“Semoga penghargaan yang diberikan semakin menguatkan tekad kita untuk berinovasi menuju kemandirian sebagai bangsa yang penuh inovasi,” ujarTerawan.

 

Sementara itu, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan, pandemi Covid-19 dapat menjadi titik tolak bagi inovator-inovator Indonesia untuk membangun industri alat kesehatan dan obat yang selama ini masih banyak bergantung pada impor.

 

"Saya berharap kolaborasi kegiatan riset dan inovasi yang telah dan akan dilakukan dapat membuat masyarakat kembali optimis dan positif bahwa Indonesia dapat segera melewati masa pandemi ini," ujarnya.

 

Ajang IHIA-IV 2020 diikuti oleh 138 inovator dari seluruh Indonesia. Seleksi babak penjurian IHIA-IV telah diselenggarakan secara virtual pada 23-27 November 2020 dengan para juri yang berasal dari perwakilan 18 institusi/organisasi termasuk di dalamnya Kemenkes RI, Kemenristek/BRIN dan LIPI.

 

IHIA merupakan rangkaian kegiatan dari “56 Hours of Scientific Meeting and Exhibition: Smart Strategy and Innovation Management During and After COVID-19 Era” yang diselenggarakan IndoHCF dan idsMED Learning Academy (iLA) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, sekaligus memperingati hari kesehatan nasional ke 56.

 

IndoHCF sebagai Corporate Social Responsibilty (CSR) PT IDS Medical Systems Indonesia (idsMED Indonesia), pertama kali menyelenggarakan ajang tahunan yang bergengsi ini pada tahun 2017. Acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada instansi/pemda, individu/kelompok perorangan, akademisi dan berbagai pihak lainnya yang telah berhasil melakukan inovasi dalam upaya mendukung program kesehatan nasional serta meningkatkan pelayanan kesehatan di Indonesia.

 

Pemenang

Indonesia Healthcare Innovation Awards IV-2020 (IHIA IV-2020) memberikan penghargaan dalam lima kategori inovasi yaitu: Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Alat Kesehatan, dan Informasi fan Teknologi Bidang Kesehatan.

 

Untuk Kategori Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), peraih Platinum Award ialah Emergency Button Sollution In My Hand, RSUD Dr Iskak Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur. Peraih Gold Award adalah PSC 119 Sregep Mapan Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Dan peraih Silver Awards adalah Jakarta Emergency Medical Service (JEMS), AGD Dinas Kesehatan, Provinsi DKI Jakarta.

 

Sedangkan untuk kategori Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), peraih Platinum Award adalah Kampung Germas Boyolali, Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Peraih Gold Award, Kampung Siaga Candi Hebat Dinas Kesehatan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Dan peraih Silver Award Iva Tante Cerdas, Puskesmas Berbek, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

 

Adapun pemenang pada kategori Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yaitu peraih Platinum Award adalah Jak 5 Induksi dari Satpel Dukcapil Kel Kali Anyar Puskesmas Kel Kali Anyar Kota Administrasi Jakarta Barat, Provinsi Dki Jakarta. Peraih Gold Award, Gepuk Pepes (Gerakan Peduli Kesehatan Pekerja Perempuan) dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Dan peraih Silver Award adalah Ojo Stunting dari Puskesmas Berbek, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

 

Sementara itu, di kategori Alat Kesehatan pemenang Platinum Awards adalah Mirocle, Inovasi Terapi Stroke Robotik Berbasis Eeg Real-Time dari Institut Teknologi Sumatera (Itera) Kota Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Peraih Gold Award adalah Tes Buta Warna Berbasis Kluster Cone Dan Rod Cell dari Telkom University - Institut Teknologi Bandung - Universitas Padjajaran - Rs Mata Cicendo, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Dan peraih Silver Award adalah Indonesian - Customized Pedicle Screw dari RSUP Dr. Sardjito – FKKMK UGM Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta.

 

Dan pemenang kategori Information And Communication Technology (ICT) Bidang Kesehatan masing-masing peraih Platinum Award adalah Lawan Covid-19 Harus Strong oleh Dr Mochamad Abdul Hakam, Sp.Pd Dinas Kesehatan - Kota Semarang, Jawa Tengah. Peraih Gold Award adalah Maternal Perinatal Death Notification oleh PP POGI (Perkumpulan Obsteri Dan Ginekologi Indonesia) Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi Dki Jakarta. Dan, peraih Silver Award adalah Bilinorm, Web Based Application Untuk Tatalaksana Bayi Kuning oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Rsud Dr Soetomo Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Kemudian selain pemenang per kategori ada juga pemenang Inovasi Favorit yang dipilih melalui media social pemenangnya adalah Inovasi ICT - e-KASIH (Komunikasi Ayah Siaga dan Ibu Hamil) – RSUD JAGAKARSA.

 

Pada 2020, IndoHCF juga menyelenggarakan Indonesia Healthcare Innovation Expo I-2020 (IHIE I-2020) dalam upaya memperkenalkan karya-karya inovasi anak bangsa dibidang kesehatan baik yang terkait dengan program pemerintah maupun produk inovasi lainnya dengan harapan menjadi pembelajaran serta memacu para innovator lainnya serta meningkatkan pembangunan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

 

Adapun Pemenang Stand Expo – IHIE I 2020 kategori stand pemerintah diberikan kepada Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan dan Inovasi ICT - e-KASIH (Komunikasi Ayah Siaga dan Ibu Hamil) – RSUD Jagakarsa, DKI Jakarta sebagai stand Inovasi terbaik. Sementara kategori stand industri kesehatan dimenangkan oleh Sinko.

Editor : Mardiana Makmun (nana_makmun@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN