Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mulan. Sumber: youtube

Mulan. Sumber: youtube

Penayangan Film Mulan dan F9 Ditunda

Indah Handayani, Jumat, 13 Maret 2020 | 20:31 WIB

JAKARTA, investor.id - Rilis film aksi epik Walt Disney Co 'Mulan' dan film 'Fast and Furious' kesembilan Universal Pictures diputuskan menunda penayangannya. Hal itu dilakukan terkait dengan penyebaran coronavirus ke seluruh dunia.

Disney telah mengadakan pemutaran perdana pada awal pekan ini untuk mempromosikan "Mulan" dan mengatakan pada waktu itu bahwa film tersebut akan dirilis di Amerika Serikat seperti yang direncanakan pada 27 Maret.

Tetapi pada Kamis (12/3) pihak berwenang di Amerika Serikat (AS) melakukan pertemuan besar dan mengambil langkah lain untuk menghentikan penyebaran virus korona, Disney pun akhirnya memutuskan "karena tidak berhati-hati" untuk menunda debut "Mulan" serta rilis "The New Mutants" dan "Antlers" pada April mendatang.

"Kami benar-benar percaya pada pengalaman menonton film, dan kami sedang melihat tanggal rilis potensial baru 2020 yang akan diumumkan kemudian," kata seorang juru bicara Disneys.

"F9," film "Fast and Furious" baru dari Universal Pictures Comcast Corp, dijadwalkan debut 22 Mei. Rilisnya ditunda hampir setahun hingga 2 April 2021.

"Mulan" dan "F9" diperkirakan menempati peringkat puncak dan menjadi hit box-office terbesar di bulan mendatang tetapi ada di antara beberapa gangguan hiburan global yang disebabkan oleh coronavirus.

Virus ini telah menutup bioskop di Tiongkok, Italia, dan banyak negara lainnya, sementara larangan perjalanan dari Eropa ke Amerika Serikat yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada hari Rabu (11/3) tampaknya akan mengurangi karpet merah dan acara promosi lainnya untuk film dan bintang.

Bioskop film AS tetap dibuka pada hari Kamis. Tetapi sumber industri mengatakan operator mungkin menutup bioskop yang lebih besar di beberapa daerah tergantung pada saran dari otoritas lokal.

Ohio pada Kamis (12/3) melarang kerumunan lebih dari 100 orang.

Di California, Gubernur GavinNewsom menyarankan agar pertemuan tidak penting dilakukan lebih dari 250 kali pada akhir bulan. Bioskop dikecualikan tetapi bahkan jika mereka tetap buka, jadwal mereka harus disusun ulang.

Paramount Pictures, sebuah unit ViacomCBS Inc, menunda penundaan film thriller "A Quiet Place Part II," yang dijadwalkan untuk memulai peluncuran internasionalnya pada 18 Maret.

"Karena keadaan yang selalu berubah dari apa yang terjadi di dunia sekitar kita, sekarang jelas bukan waktu yang tepat untuk melakukan itu," kata direktur "QuietPlace" John Krasinski dalam sebuah posting di akun Instagram-nya.

Keputusan mengikuti penundaan minggu lalu dari film James Bond "NoTime to Die" hingga November dari April, dan penundaan untuk "PeterRabbit 2" hingga Agustus dari 27 Maret.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN