Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Curug Cilember, Cisarua, Bogor. Foto: IST

Curug Cilember, Cisarua, Bogor. Foto: IST

Pengunjung Wisata Puncak Melonjak di Hari Terakhir Libur Lebaran

GR, Minggu, 9 Juni 2019 | 20:16 WIB

CISARUA- Jumlah pengunjung lokasi wisata di Puncak Cisarua Kabupaten Bogor, Jawa Barat melonjak pada hari-hari terakhir libur lebaran, salah satunya di Taman Wisata Matahari (TWM) yang jumlah pengunjungnya meningkat hingga lima kali lipat.

"Peningkatannya bisa lima kali lipat dibandingkan dengan akhir pekan biasa," ujar Sales and Marketing TWM, Dhany Wijaya Samiaji kepada Antara di Bogor, Minggu (9/6/2019).

Menurut dia, peningkatan terjadi sejak 6 Juni 2019 atau H+1 Idul Fitri 1440 Hijriah. Tapi, peningkatan paling drastis terjadi pada hari Sabtu dan Minggu atau H+3 dan H+4 Idul Fitri.

"Normal weekend pengunjung sekitar dua ribu orang. Kemarin (Sabtu) 10 ribu pengunjung, kemungkinan hari ini (Minggu) juga 10 ribu pengunjung," bebernya.

Pantauan wartawan di lokasi, terjadi antrean pengunjung cukup panjang di pintu masuk TWM. Sedangkan di beberapa wahana nampak pengunjung bergantian untuk menjadikannya sebagai objek swafoto.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin yang datang meninjau TWM meminta pihak manajemen untuk memperhatikan aspek keamanan bagi pengunjung. Ia memberikan sejumlah masukan kepada managemen, salah satunya mengenai turab yang roboh di dekat pintu masuk.

"Untuk urusan keamanan harus lebih, karena di luar pas tempat parkir turabnya sudah ambrol dan ini janji akan diperbaiki oleh pemilik. Nanti akan dicek lagi," ujarnya.

Peringatan itu untuk menciptakan rasa nyaman bagi pengunjung tempat wisata, juga tidak berpotensi menimbulkan korban.

"Dalam rangka pelayanan, tidak boleh ada korban di kemudian hari. Kami ingin kenyamanan bagi para wisatawan yang berkunjung ke tempat-tempat wisata," tuturnya.  

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA