Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Media gathering online Siloam Hospital Kebon Jeruk  bertajuk Support Breastfeeding for Healthier Planet, Jumat (7/8). Dengan menghadirkan pembicara  Pemimpin NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A-K.

Media gathering online Siloam Hospital Kebon Jeruk bertajuk Support Breastfeeding for Healthier Planet, Jumat (7/8). Dengan menghadirkan pembicara Pemimpin NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A-K.

Pentingnya Peran ASI di Masa Pandemi

Jumat, 7 Agustus 2020 | 19:10 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pekan ASI Sedunia selalu dirayakan setiap tanggal 1 hingga 7 Agustus. Tema untuk tahun ini adalah Support Breastfeeding for Healthier Planet.

Di tahun ini, WHO, Unicef dan WABA (World Alliance for Breastfeeding Action) mengaitkannya dengan isu kesehatan lingkungan. Terlebih lagi, 2020 dunia diguncang dengan pandemi Covid-19 yang membuat kita semakin sadar bahwa kesehatan lingkungan sangat berpengaruh besar bagi kehidupan.

Salah satu tujuan penyelenggaraan pekan ASI sedunia adalah untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya peran ASI untuk tumbuh kembang bayi, termasuk modal imunitas tubuh.

Dr dr Naomi Esthernita F Dewanto Sp A(K) selaku Pemimpin NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) mengatakan berdasarkan data yang terdapat pada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, ASI merupakan sumber nutrisi dan energi yang penting bagi bayi pada usia 6-24 bulan. ASI memenuhi lebih dari setengah kebutuhan energi pada anak usia 6-12 bulan dan sepertiga dari kebutuhan energi pada anak usia 12-24 bulan.

Manfaat dari ASI, diantaranya adalah meningkatkan daya tahan atau imunitas tubuh bayi, dapat mencegah obesitas pada si kecil, menciptakan bonding pada ibu dan anak, semakin kuat tulang si kecil dan berperan dalam mencegah adanya malnutrisi. ASI juga dapat berperan dalam proses penyembuhan ketika anak terserang penyakit.

Media gathering online Siloam Hospital Kebon Jeruk  bertajuk Support Breastfeeding for Healthier Planet, Jumat (7/8). Dengan menghadirkan pembicara  Pemimpin NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A-K.
Media gathering online Siloam Hospital Kebon Jeruk bertajuk Support Breastfeeding for Healthier Planet, Jumat (7/8). Dengan menghadirkan pembicara Pemimpin NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A-K.

“Untuk itu, sudah sepantasnya kita semua mendukung ibu dalam memberikan ASI. ASI adalah yang terbaik buat anak. Hasilnya, anak lebih sehat, cerdas, dan di masa pandemi ini menjadi modal utama untuk mendapatkan daya tahan tubuh prima. Bahkan didapatkan secara gratis sekaligus sebagai perlekatan antara ibu dan anak,” ungkapnya di sela media gathering online Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jumat (7/8).

Untuk itu, lanjut dia, di masa pandemi ini bukan halangan ibu memberikan ASI kepada buah hatinya. Ibu tetap disarankan memberikan ASI kepada anak mereka ketika mulai baru lahir ke dunia, yaitu dengan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Tidak hanya itu, pandemi ini juga Termasuk para ibu yang telah dinyatakan terinfeksi atau positif Covid-19.

“Mereka tetap memberikan ASI. Namun, caranya yang disarankan adalah dengan cara memerahnya. Hal ini lebih aman bagi sang bayi,” tegas dokter yang akrab disapa dr Naomi ini.

Dukungan SHKJ

Dr Naomi menambahkan sesuai dengan tema Pekan ASI Sedunia, untuk menyehatkan bumi setiap bayi lahir perlu diberi ASI, terutama bayi yang sakit di Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Siloam Hospitals Kebon Jeruk berusaha mendukung ibu menyusui dengan berbagai cara, seperti Klinik Laktasi, konseling untuk mendukung ibu menyusui di NICU, Family Centered Care (FCC), memberikan pelatihan dan lainnya agar memberikan edukasi ibu untuk menyusui.

Sejak berdiri tahun 2010, NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk telah menangani lebih dari 2.000 pasien. Kasus-kasus yang pernah ditangani antara lain bayi prematur, bayi dengan gangguan pernapasan, bayi yang membutuhkan operasi, dan lain-lain. NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk juga menerapkan Family Centered Care (FCC), yaitu dimana ibu dan bayi berada di satu ruangan.

Dengan adanya FCC, lanjut dr Naomi, orang tua bisa tinggal dan memantau perkembangan bayinya, ibu tetap memberikan ASI Eksklusif, sehingga merangsang proses penyembuhan bayi karena dipercaya kedekatan orang tua dan bayi membantu hormon oksitosin dapat memproduksi ASI agar ikatan batin ibu dan anak semakin kuat.

“Orang tua bayi akan sangat dilibatkan dalam penanganan yang holistik. Karena kami percaya bahwa keluarga adalah tim dalam perawatan dan perlu dirangkul untuk terlibat dan mendiskusikan masalah bayi mereka,” kata dia.

Selama masa pandemi ini, Siloam Hospitals Kebon Jeruk menerapkan berbagai langkah antisipatif, seperti memberlakukan skrining untuk setiap pasien dan pengunjung yang masuk ke area rumah sakit, pemisahan area perawatan dan staf untuk pasien bergejala, dan pemeriksaan rapid test dan swab PCR secara berkala bagi seluruh tenaga medis dan staf rumah sakit.

“Usaha-usaha ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi setiap pasien dan seluruh tenaga medis serta staf rumah sakit termasuk pasien di area anak dan NICU,” tutupnya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN