Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
webinar Perempuan pelaku UMKM: Berkembang dengan Memanfaatkan Teknologi Digital yang diselenggarakan oleh Danone Indonesia, Jumat (18/12).

webinar Perempuan pelaku UMKM: Berkembang dengan Memanfaatkan Teknologi Digital yang diselenggarakan oleh Danone Indonesia, Jumat (18/12).

Perempuan Pelaku UMKM Didorong Perkuat Bisnis dengan Digital

Jumat, 18 Desember 2020 | 14:36 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa porsi UMKM yang dikelola perempuan sebanyak 64,5% dari total UMKM Indonesia di 2018 atau mencapai 37 juta UMKM.

Sayangnya, sebagian besar usaha yang dijalankan perempuan masih bergerak di sektor mikro, informal bahkan ultra mikro yang tidak memiliki akses ke dunia digital. Padahal dengan digital akan mampu menunjang keberlangsungan usaha dan peningkatan bisnis mereka.

Untuk itu, perempuan pelaku UMKM didorong untuk bisa memperbuat bisnis dan usahanya dengan digital. Asisten Deputi Pemasaran, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UKM Destry Anna Sari menjelaskan perubahan perilaku dan orientasi masyarakat selama pandemi menunjukkan usaha yang terhubung dengan ekosistem digital mampu beradaptasi, bertahan bahkan berkembang bisnisnya.

Oleh karena itu, Kementerian Koperasi dan UKM mendorong perempuan yang jumlahnya mendominasi pelaku UMKM mikro untuk menguasai keterampilan bisnis digital.

“Untuk mempercepat transformasi menuju 10 juta UMKM go digital, kerja sama antar
pemerintah, lembaga, institusi dan pihak swasta sangat diperlukan,” ungkapnya di sela webinar Perempuan pelaku UMKM: Berkembang dengan Memanfaatkan Teknologi Digital yang diselenggarakan oleh Danone Indonesia, Jumat (18/12).

Vera Galuh Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia,
mengatakan Danone-Indonesia memiliki program pemberdayaan perempuan
salah satunya dalam hal pembinaan UMKM dalam pemenuhan hidrasi dan
nutrisi, antara lain AQUA Home Service (AHS) dan Warung Anak Sehat
(WAS). Namun, lanjut Vera, di tengah pandemi ini, kami melihat fakta
bahwa pengusaha perempuan AQUA Home Service dan Warung Anak Sehat
mengalami situasi berbeda dimana transaksi secara fisik berkurang.
Situasi ini menuntut mereka untuk bisa beradaptasi dengan teknologi
karena berpengaruh pada bisnis mereka.

Karena itu, Danone-Indonesia menggandeng Google Indonesia untuk memberikan pelatihan digital secara virtual kepada sekitar 700 ibu AHS dan Warung Anak Sehat dari berbagai kota di Indonesia.

“Materi yang diberikan ialah edukasi terkait pemanfaatan teknologi digital untuk optimalisasi bisnis seperti penggunaan media sosial dan fitur Google My Business, membangun kesiapan mental berwirausaha dan penguatan business mindset yang disusun dalam 4 modul dan disampaikan secara bertahap selama bulan Oktober hingga November,” ujar Vera.

Sementara itu, Product Marketing Manager Google Indonesia Dora Songco
mengatakan melalui program Womenwill, sebuah inisiatif Grow with Google yang berfokus pada program digital untuk pemberdayaan ekonomi wanita di seluruh dunia, menciptakan peluang ekonomi bagi wanita di seluruh dunia, sehingga mereka dapat berkembang dan berhasil. Indonesia merupakan negara yang sangat kuat kewirausahaannya, untuk itu Google Indonesia berkomitmen membantu wanita memaksimalkan teknologi untuk mengasah keterampilan, mendapatkan inspirasi, dan
terhubung satu sama lain melalui pelatihan, acara, dan advokasi.

“Kami memberikan informasi pelatihan yang diberikan kepada pelaku UMKM
perempuan dimana mereka dapat menjalankan usahanya dari rumah sambil
menerapkan ilmu pemasaran secara digital untuk memperluas pasar sehingga dapat mengoptimalkan bisnis mereka,” jelasnya.

Jonathan End, Digital & Growth Consultant yang juga seorang Content Creator berbagi tips kreatif berjualan online kepada pelaku UMKM. Kunci utama UMKM agar bisa bertahan adalah kemampuan merespons perubahan tren yang terjadi karena pandemi. Di masa pembatasan aktivitas karena alasan keselamatan dan kesehatan seperti saat ini, masyarakat mengganti kebiasaan berbelanja dari offline ke online. Untuk itu, agar tetap dapat menjangkau konsumennya, UMKM perlu melakukan transformasi ke bisnis digital.

“Pelaku UMKM juga dituntut untuk memiliki business mindset dan jiwa kompetitif yang kuat serta daya kreativitas yang terus diasah agar dapat beradaptasi dan melakukan berbagai inovasi dalam menghadapi persaingan di bisnis online,” terang Jonathan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN