Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembangunan Kawasan Kota Tua. Foto: Investor Daily / Emral

Pembangunan Kawasan Kota Tua. Foto: Investor Daily / Emral

Puncak Kepadatan Pengunjung Kota Tua 8-9 Juni

Gora Kunjana, Kamis, 6 Juni 2019 | 14:57 WIB

JAKARTA- Pihak Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua memperkirakan bahwa puncak kepadatan pengunjung di kawasan wisata di Jakarta Barat itu akan terjadi pada 8-9 Juni 2019, dua hari sebelum berakhirnya libur Idul Fitri 1440 H.

"Pada hari kedua Lebaran ini ada peningkatan pengunjung yang signifikan, dan diperkirakan antisipasi untuk puncaknya pada Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6)," ujar Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Norviadi Setio Husodo di Jakarta, Kamis.

Norviadi menyebutkan bahwa pada hari pertama Lebaran yang jatuh pada Rabu (5/6), jumlah pengunjung kawasan wisata Kota Tua sudah mencapai lebih dari 30.000 orang, dan pada hari kedua Lebaran ini diperkirakan mencapai lebih dari 50.000 orang.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan pada musim libur Lebaran, pihak UPK Kota Tua telah mengerahkan secara penuh sumber daya yang ada untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan ketersediaan listrik di kawasan wisata tersebut.

"Berbagai fasilitas telah disiapkan oleh pengelola kawasan Kota Tua selama musim libur Lebaran, yang utama untuk antisipasi membludak pengunjung di Kota Tua yang diprediksi jatuh pada Sabtu (8/6) atau Minggu (9/6) menjelang liburan berakhir," kata Norviadi.

Untuk peningkatan upaya keamanan, dia menyebutkan bahwa UPK Kota Tua telah mengerahkan seluruh personel satgas keamanan yang dibagi dalam tiga shift untuk menjaga keamanan secara penuh selama 24 jam.

"Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, kami berkoordinasi dengan pihak wilayah di tingkat Jakarta Barat. Petugas satgas keamanan yang merupakan tenaga honorer dari UPK Kota Tua didukung pihak Kepolisian dan satpol PP setempat," katanya.

Sementara untuk segi kebersihan, UPK Kota Tua mengerahkan seluruh tenaga pembersih yang bekerja secara bergantian dalam tiga shift untuk terus menjaga kebersihan di kawasan wisata tersebut.

"Para tenaga pembersih itu bekerja dibagi dalam tiga shift untuk 24 jam, jadi full. Besok pagi kawasan Kota Tua sudah bersih lagi untuk wisatawan," ucapnya.

Untuk fasilitas toilet, pihak UPK Kota Tua mendapat bantuan dua mobil toilet dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan DKI Jakarta. Untuk sumber daya listrik, kawasan Kota Tua mendapat dukungan dari Dinas Perindustrian dan Energi (DPE) DKI Jakarta.

"Semua pihak mendukung agar para pengunjung Kota Tua dapat menikmati dengan aman dan nyaman," ujar Norviadi.

Kota Tua, Jakarta. Foto: IST
Kota Tua, Jakarta. Foto: IST

 

Jam buka diperpanjang

Sementara itu, berdasarkan peraturan baru Gubernur DKI Jakarta dan diberlakukan mulai tanggal 6 Juni 2019 hingga seterusnya, UPK Kota Tua akan memperpanjang jam buka hingga pukul 20.00 WIB (malam) dibandingkan sebelumnya sampai jam 17.00 atau sore hari.

Untuk itu, pada hari kedua Lebaran yang jatuh 6 Juni, semua museum di kawasan wisata Kota Tua dibuka hingga pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, pada hari pertama Lebaran 2019, yakni Rabu (5/6), museum-museum di kawasan Kota Tua masih tutup sehingga para tamu hanya dapat berkunjung dan beraktivitas di kawasan taman Kota Tua.

"Kalau tanggal 5 Juni hari pertama Lebaran, museum-museum tutup, hanya kawasan tamannya yang dibuka. Mereka berkunjung di sana tanpa masuk ke museum," ujar Norviadi.

Adapun museum yang dapat dikunjungi di kawasan Kota Tua, yaitu Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Bahari, Museum Magic Art 3D.

Sumber: ANTARA

BAGIKAN