Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presenter Tommy Siahaan merilis album lagu rohani Grateful. ( Foto: Istimewa )

Presenter Tommy Siahaan merilis album lagu rohani Grateful. ( Foto: Istimewa )

Rilis Album Rohani, Tommy Siahaan Jagokan El Gibor

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:31 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

KARAWANG, investor.id – Dampak pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia, memberikan beragam dampak. Semisal yang dialami oleh Tommy Siahaan, yang dikenal berprofesi sebagai presenter dan MC.

Menurut Tommy, sejak pandemi melanda pada 2020 banyak kontrak kerjanya yang telah ditandatangani terpaksa batal. Dia pun mengaku kebingungan dengan kondisi tersebut, bahkan pria kelahiran 13 September 1986 ini sampai kehilangan aset-asetnya agar dapat bertahan hidup.

Bukan Tommy namanya jika harus menyerah, pria Batak ini pun bangkit memperkuat keimanannya dengan lebih sering melakukan pelayanan. Dia mengatakan sudah sering diundang dalam pelayanan/ kesaksian pujian acara gereja bahkan sampai ke daerah-daerah, seperti Pekanbaru, Bali, Medan, Kalimantan, Sulawesi, Surabaya.

“Sejak pandemi memang mengalami roller coaster yang lumayan berat, meski berusaha selalu ada cara untuk tetap bertahan. Namun saya tersadar kalau ternyata dalam hidup tidak bisa sekedar mengandalkan kekuatan diri sendiri tetapi harus mengandalkan Tuhan sebagai penolong dan pengharapan dalam hidup,” ujarnya keterangan pers di acara Launching & Press Conference, di Karawang, Jawa Barat, Senin (18/10).

Tommy mengungkapkan, jika ia kerap ditanya jemaat kapan akan membuat atau merilis album. Padahal orang-orang mengenalnya hanya sebagai presenter. Tetapi pertanyaan itu selalu dijawab: “Amin didoakan saja waktunya Tuhan. Dan benar tahun ini terlaksana.”

Terinspirasi dari pengalaman pribadi Tommy sejak pandemi maka muncul tujuh lagu di dalam album Grateful berlabel el Record, yang terdiri atas “Dia Sanggup”, “El Gibor”, “Betapa Hatiku”, “Ku Tak dapat Jalan Sendiri”, “Ya Tuhan Tiap Jam”, “Ku Heran Allah Mau Memberi” dan “Tenanglah Kini Hatiku”.

Dari ketujuh lagu itu, Tommy menjagokan lagu “El Gibor”. Dia menuturkan lirik “El Gibor” yang sangat dalam dan bermakna sekali ini dapat membuatnya menangis, hanya dengan menyanyikan dua bait saja.

“Semua waktunya Tuhan. Album ini termasuk super ekspres karena pengerjaanya semua hanya dalam 1 bulan. Dan lagu 'El Gibor' ini paling terakhir masuk tapi paling cepat selesai. Aransemennya yang sederhana sangat mudah untuk dibawakan baik di kalangan sendiri maupun untuk ibadah biasa. Untuk lagu lain tentunya ada beberapa yang memang dibuat lebih berisi atau lebih baru, khususnya lagu dari kidung jemaat agar memberikan nuansa segar bagi pendengarnya tetapi tanpa mengurangi esensi makna dari lagu tersebut,” katanya menjelaskan.

Tommy mengungkapkan kerinduannya untuk melayani sesama menjadi alasan dirinya merilis lagu rohani. Ditambahkannya, bahwa album ini memang bukan untuk nuansa Natal melainkan dikhususkan bagi orang orang yang butuh kekuatan dan semangat baru dalam menjalani kehidupan, terutama di masa sekarang ini.

“Kerinduan Tommy untuk melayani sesama apalagi saudara-saudara yang dulu pernah Tommy kunjungi dalam pelayanan, dan ketetapan Tuhan beri kesempatan bersama label eL Record. Jadi Tommy langsung setuju dan excited untuk pengerjaan album ini. Sedangkan untuk Natal, mudah-mudahan nanti akan ada lagu khusus yang akan disiapkan,” tambahnya.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN