Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Desa Pemuteran (Bali), Desa Penglipuran (Bali), Desa Wisata Nglanggeran (Yogyakarta), dan Desa Pentingsari (Yogyakarta).4 desa tujuan wisata Indonesia. Foto: Investor Daily/IST

Desa Pemuteran (Bali), Desa Penglipuran (Bali), Desa Wisata Nglanggeran (Yogyakarta), dan Desa Pentingsari (Yogyakarta).4 desa tujuan wisata Indonesia. Foto: Investor Daily/IST

Saatnya Berwisata ke Desa

Edo Rusyanto, Minggu, 29 Desember 2019 | 16:12 WIB

PESONA desa wisata di Indonesia memincut hati banyak wisatawan. Tak semata para pelancong dari dalam negeri, para wisatawan manca negara pun getol menyinggahi destinasi yang masih memelihara tradisi sekaligus punya alam indah nan memikat.

Dari ribuan, bahkan lebih, desa wisata yang ada di Tanah Air, baru-baru ini kita disodori kabar masuknya empat desa wisata dalam Top 100 Destinasi Berkelanjutan di Dunia versi Global Green Destinations Days (GGDD) tahun 2019.

Empat desa wisata di Indonesia itu adalah Desa Pemuteran (Bali), Desa Penglipuran (Bali), Desa Wisata Nglanggeran (Yogyakarta), dan Desa Pentingsari (Yogyakarta).

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dadang Rizki Ratman di Jakarta, Senin (28/10/2019) menjelaskan, ke-4 destinasi tersebut mampu bersaing di level internasional karena memakai pedoman yang sudah berstandar internasional.

“Konsep Desa Penglipuran misalnya yang masuk dalam Top 100 Destinasi Berkelanjutan Dunia, salah satunya karena desa itu dianggap bisa mempertahankan sisi tradisional dan kelestarian lingkungannya,” ujar Dadang, seperti dikutip dari laman kemenpar. go.id.

Empat desa wisata di Indonesia.
Empat desa wisata di Indonesia.

Menurut Dadang, penataan desa dan bangunan tradisional di Desa Penglipuran masih terjaga utuh. Begitu juga dengan 75 hektare (ha) hutan bambu dan 10 ha vegetasi yang masih terawat. Inilah yang menjadi ciri khas Penglipuran selama ini.

“Meski mayoritas penduduk sudah menganut hidup modern tapi nuansa tradisional khas Bali tidak hilang begitu saja. Kini, Desa Penglipuran jadi salah satu destinasi wisata populer di Indonesia,” katanya.

Jaga Keseimbangan

Menurut Dadang, ketiga desa wisata lainnya yang masuk Top 100 Destinasi Berkelanjutan di Dunia mampu menjaga keseimbangan dalam mengelola desa wisata dengan mendapatkan manfaat ekonomi dari melestarikan budaya dan alam sekitar desa. Penghargaan Sustainable Destinations Top 100 adalah program tahunan Green Destinations Foundation yang bertujuan memamerkan cerita sukses dan praktik pariwisata berkelanjutan dari destinasi pariwisata di seluruh dunia.

Di Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, yakni sekitar 25 kilometer (km) dari Kota Yogyakarta, para wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar sembari belajar banyak hal. Beberapa di antaranya belajar membatik topeng, menanam padi di sawah, dan ikut kegiatan kenduri.

“Selain itu, membuat kerajinan janur kelapa, belajar kesenian tradisional seperti Reog dan Jathilan, sampai belajar memasak makanan lokal,” tulis laman visitingjogja.com.

Masih di Yogyakarta, Desa Wisata Pentingsari merupakan salah satu pelopor desa wisata di provinsi tersebut. Secara geografis, tulis visitingjogja. com, Desa Pentingsari berada di Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Lokasinya yang berada di lereng Merapi membuat desa ini selalu diselimuti hawa sejuk baik siang maupun malam. Desa Pentingsari sendiri diresmikan menjadi desa wisata pada tahun 2008 dengan menawarkan wisata alam dan wisata budaya sebagai daya tarik utamanya.

Desa Pentingsari cocok bagi wisatawan yang ingin rehat sejenak dari kesibukan sehari-hari. Disini wisatawan bisa melakukan banyak hal yang bisa merileksasi pikiran dan raga. Dengan suasana pedesaan yang masih asri, udara khas lereng Merapi yang sejuk, dan kearifan lokal yang masih terasa kental akan merecharge jiwa.

Banyak aktivitas yang bisa dilakukan disini selain menikmati keindahan alam pedesaan. Disini wisatawan tidak hanya numpang tidur, tetapi juga bisa mengikuti berbagai aktivitas dan berbaur dengan penduduk sekitar, seperti melakukan aktivitas membajak sawah, panen padi, memancing bahkan wisatawan juga bisa mengikuti kursus singkat menari Jawa, belajar karawitan, kreasi janur, dan di waktu tertentu, pengunjung juga akan diajak mengikuti kenduri atau syukuran desa. Jika datang bersama rombongan, disini juga menyediakan fasilitas outbond dan sepak bola lumpur.

Desa wisata di ndonesia. Foto: dok kemenbudpar
Desa wisata di ndonesia. Foto: dok kemenbudpar

Desa Pentingsari juga memiliki Joglo Herbal, yaitu joglo yang dikhususkan untuk konsultasi pengobatan herbal. Disini wisatawan bisa berkonsultasi mengenai tanaman-tanaman herbal yang memiliki khasiat tertentu.

“Tidak hanya itu, wisatawan juga bisa mendapatkan bibit tanaman herbal dan berbagai sayuran organik,” tulis visitingjogja.com.

Bila ingin menikmati pemandangan pantai, wisatawan dapat menyambangi Desa Pemuteran. Mengutip laman bulelengkab. go.id, Pemuteran terletak di pesisir barat dari pulau Bali atau sekitar 55 km arah barat kota Singaraja dan 30 km dari Gilimanuk. Letaknya yang berada diantara gugusan perbukitan dan laut menjadikan tempat ini menjadi sangat eksotis. Pantai Pemuteran merupakan obyek wisata yang sangat cocok bagi wisatawan yang suka tempat sepi dan jauh dari kebisingan.

Karang laut yang dipelihara secara profesional dan proyek penangkaran penyu juga ada di desa ini. Meskipun telah dikembangkan sebagai obyek wisata, pantai ini masih menunjukkan keasliannya.

“Masyarakat pantai masih mempergunakan peralatan tradisional seperti perahu dan jaring untuk melakukan aktifitasnya sehari- hari. Di desa ini juga terdapat Pura Pemuteran yang terkenal dengan sumber air panasnya,” tulis laman tersebut.

Menurut inditourist.com, di Desa Pemuteran, wisata bahari merupakan kegiatan utama bagi wisatawan. Dengan lautnya yang indah dan terjaga, aktifitas seperti snorkeling, jet ski, sampai melihat terumbu karang melalui kapal beralas kaca adalah hal yang harus Anda lakukan saat berada di sini. “Pun aktivitas diving juga menjadi pilihan,” tulis inditourist.com.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN