Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perayaan Ulang Tahun Teman Bumil ke-2 di Artotel Hotel, Kamis (28/11),  menghadirkan fitur baru,yakni Birth Club dan Produk. Birth Club adalah support group yang disediakan oleh Teman Bumil sebagai wadah komunikasi antar sesama Mums untuk berkomunikasi satu sama lain. Salah satu penggunanya adalah Artis dan ibu dua anak Sandra Dewi.

Perayaan Ulang Tahun Teman Bumil ke-2 di Artotel Hotel, Kamis (28/11), menghadirkan fitur baru,yakni Birth Club dan Produk. Birth Club adalah support group yang disediakan oleh Teman Bumil sebagai wadah komunikasi antar sesama Mums untuk berkomunikasi satu sama lain. Salah satu penggunanya adalah Artis dan ibu dua anak Sandra Dewi.

Sandra Dewi Cari Solusi Rawat Anak dengan Curhat Lewat Komunitas

Kamis, 28 November 2019 | 21:07 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Sebagai ibu dari dua anak, Sandra Dewi sempat mengalami kegalauan. Sebab, ia masih kebingungan dalam merawat kedua buah hatinya tersebut. Namun, Sandra mengaku sudah melewati kegalauannya itu, setelah ia mencari solusi merawat anak dengan curhat lewat komunitas.

"Galau waktu menjadi ibu baru memiliki dua anak. Rasanya seperti khawatir aku tidak bisa adil merawat dan memberikan kasih sayang kepada anak. Mengingat anak pertama masih 1,5 tahun dan yang kecil baru lahir," ungkapnya di sela HUT 2 Teman Bumil di Jakarta, Kamis (28/11).

Sandra Dewi di acara HUT 2 Teman Bumil di Jakarta, Kamis (28/11).
Sandra Dewi di acara HUT 2 Teman Bumil di Jakarta, Kamis (28/11).

Saat galau tersebut, Sandra pun mencari solusinya dengan bergabung dalam grup komunitas online. Ternyata, di komunitas tersebut ia banyak mendapatkan dukungan dan berbagi pengalaman dengan anggota komunitas lainnya. Dengan adanya dukungan tersebut, ia pun akhirnya merasa bahwa harus ikhlas dalam menjalani semuanya.

"Aku sadar kalau tidak bisa dilakukan semuanya. Tinggal manajeman jadwal saja agar semuanya bisa aku lakukan bersama dengan anak, suami, dan me time untuk diriku sendiri," jelasnya.

Melihat hal itu, co-founder Teman Bumil Robyn Soetikno menghadirkan fitur baru  yakni Birth Club adalah support group yang disediakan oleh Teman Bumil sebagai wadah komunikasi antar sesama Mums untuk berkomunikasi satu sama lain. Para Mums bisa bergabung ke Birth Club sesuai dengan HPL (Hari Perkiraan Lahir) atau bulan lahir si Buah Hati.

Teman Bumil menghadirkan fitur baru,yakni Birth Club dan Produk. Birth Club adalah support group yang disediakan oleh Teman Bumil sebagai wadah komunikasi antar sesama Mums untuk berkomunikasi satu sama lain. Salah satu penggunanya adalah Artis dan ibu dua anak Sandra Dewi.
Teman Bumil menghadirkan fitur baru,yakni Birth Club dan Produk. Birth Club adalah support group yang disediakan oleh Teman Bumil sebagai wadah komunikasi antar sesama Mums untuk berkomunikasi satu sama lain. Salah satu penggunanya adalah Artis dan ibu dua anak Sandra Dewi.

“Birth Club Teman Bumil dikembangkan memenuhi kebutuhan Mums yang ingin berbagi pengalaman dengan sesama Mums, terutama mengenai usaha pencegahan stunting, seperti pemenuhan nutrisi yang tepat selama hamil, proses menyusui dan pemberian ASI eksklusif, memantau tumbuh kembang anak, menjaga kebersihan, dan pemberian imunisasi,” jelas Robyn.

Hal ini sejalan dengan hasil survey yang dilakukan oleh Teman Bumil terhadap 749 Mums. Saat ditanyakan apakah para Mums membutuhkan dukungan dari Mums lain, ternyata 97,6% membutuhkannya. Dari survei ini juga Teman Bumil menemukan bahwa kebanyakan ibu, hampir 50% kemudian memilih bergabung dengan komunitas online atau melalui aplikasi khusus kehamilan untuk mendapatkan dukungan atau berbagi pengalaman dengan sesama Mums seputar kehamilan, menyusui atau mengasuh balita.

"Hanya sekitar 7% saja yang memilih bergabung dengan komunitas secara offline. Dari hasil survey juga ditemukan. hal-hal yang dibagikan atau ditanyakan dalam support group online adalah seputar kehamilan (70,6%) dan tumbuh kembang anak, termasuk menyusui (26%)," tutupnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN