Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Virtual launching buku Tangguh, Indonesia Tangguh ; Bagaimana Tetap Tangguh di Masa Covid-19 Ini? pada Sabtu (25/7).

Virtual launching buku Tangguh, Indonesia Tangguh ; Bagaimana Tetap Tangguh di Masa Covid-19 Ini? pada Sabtu (25/7).

Sembilan Jurus Tangguh di Masa Pandemi Covid-19

Sabtu, 25 Juli 2020 | 13:03 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  – Tidak bisa dimungkiri, pandemi Covid-19 telah mengguncang setiap lini kehidupan masyarakat. Terlebih, pandemi ini masih belum diduga kapan akan berakhir. Untuk itu, diperlukan jurus tangguh di masa pandemi Covid-19. Apa saja jurusnya?

Founder Pembelajar Hidup Deny Hen mengatakan tangguh adalah keniscayaan, dan setiap orang memiliki hal ini. Sedangkan kata tangguh berarti mental yang kuat, serta tabah dan tahan dalam penderitaan dan kesulitan.

Tekanan dalam dunia bisnis dan karir tidaklah dapat dikurangi atau dihindari. Hal ini persis seperti apa yang dikatakan oleh psikolog atlet yang ternama James E. Loehr, “In today’s corporate world, you either perform to the MAX or don’t play” atau dalam dunia bisnis hari ini, setiap orang harus memberikan kinerja yang maksimal, atau tidak dapat main di dalamnya.

“Kita hanya bisa menaikkan kapasitas diri kita untuk menangani stres, atau dengan kata lain, menaikkan kemampuan kita untuk tangguh,” ungkap Deny di sela peluncuran buku dan Sedaring Indonesia Tangguh, Sabtu (25/7).

Untuk itu, lanjut Deny, ada sembilan jurus yang dapat dipegang untuk bisa menjadi tangguh di masa pandemi Covid-19.

Pertama, berpegang pada dua mindset yaitu 'aku akan sanggup melewati (kesulitan) ini, bagaimanapun buruknya keadaan ini' dan 'tragedi adalah anugrah Tuhan yang memberi kesempatan untuk mengubah hidupku menjadi lebih baik'. Dengan dua mindset ini, tentu saja akan terus membangkitkan harapan bagi setiap orang.

“Dengan harapan kita akan mempunyai jalan keluar. Namun, jika tidak harapan kita seakan-akan tidak berdaya dan tidak bisa melakukan apa-apa,” jelasnya.

Deny menyebutkan jurus kedua adalah 'kesehatan kita sangat berharga'. Meski mengalami kehilangan pendapatan, setidaknya ada yang lebih berharga lagi dalam hidup, yaitu kesehatan.

Untuk itu, manfaatkan masa pandemi ini disaat berada di rumah saja dengan berbagai aktivitas untuk menjaga kesehatan, seperti berolahraga dan memasak makanan sehat.

Sedangkan yang ketiga adalah harga diri tidaklah ditentukan oleh berapa banyak harta yang dimiliki. Tetapi pada kualitas karakter yang dimiliki oleh seseorang.

Sedangkan jurus keempat, Deny menyebutkan adalah gunakan kesempatan untuk menambah skill. Selanjutnya adalah ini adalah kesempatan emas untuk mengasah problem solving dan kreativitas.

Keenam adalah adapt or die dengan beradaptasi menerapkan protokol kesehatan, mulai dari menjaga jarak, penggunaan masker, mencuci tangan, dan tetap di rumah.

Bagi yang berhasil beradaptasi tentu saja akan tangguh di masa pandemi ini. Ketujuh, belajar meditasi untuk mengeliminasi stress, mengingat banyak penyakit yang berhubungan atau disebabkan stres.

Lebih lanjut Deny menyebutkan jurus kedelapan untuk tangguh di masa pandemi adalah pulihkan relasi dengan pasangan. Hal ini menjadi sangat penting mengingat pasangan merupakan dukungan paling penting seseorang dalam mencapai posisi puncak.

Namun, jika tidak dirawat dengan baik, justru bisa akan menyeret ke jurang kegagalan. Terakhir, never underestimate the power of faith atau jangan remehkan kekuatan iman.

“Sebuah penelitian di Irlandia bahkan mengungkapkan orang yang beriman lebih tangguh dan mampu bertahan dibandingkan dengan yang tidak,” tutupnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN