Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
SHKJ pastikan keamanan dan kesehatan, serta melindungi pasien saat berobat.

SHKJ pastikan keamanan dan kesehatan, serta melindungi pasien saat berobat.

Siloam Hospitals Kebon Jeruk Pastikan Keamanan dan Kesehatan Pasien Saat Berobat

Kamis, 6 Agustus 2020 | 06:02 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) selalu memastikan keamanan dan kesehatan, serta melindungi pasien saat berobat. Berbagai protokol kesehatan dan penanganan diterapkan sangat ketat. Hal tersebut tidak hanya diterapkan kepada pasien, tetapi juga para tenaga kesehatan, staf hingga pekerja pendukung yang berada di lingkungan rumah sakit.

Direktur SHKJ dr Agus Tanjung mengatakan, pihaknya telah menerapkan berbagai langkah strategis dalam menjaga rumah sakitnya menjadi tempat berobat yang aman bagi pasien. Mulai dari melakukan screening pada semua akses masuk rumah sakit yang berlaku bagi semua orang, tanpa terkecuali, berupa pengisian formulir deklarasi dan pengukuran suhu tubuh.

Kemudian, meningkatkan semua upaya pencegahan infeksi dengan melakukan pembersihan ruangan dan tempat kerja secara rutin dan intensif.

SHKJ pastikan keamanan dan kesehatan, serta melindungi pasien saat berobat.
SHKJ pastikan keamanan dan kesehatan, serta melindungi pasien saat berobat.

Selain itu, SHKJ juga menerapkan peniadaan jam besuk (kunjungan) pasien dan pembatasan penunggu pasien pada mereka yang menjalani rawat inap.

Agus menambahkan SHKJ juga menerapkan protokol pemisahan pasien suspect maupun positif Covid-19 dalam area perawatan terpisah di luar gedung utama RS.

Pemisahan ini tidak hanya pada ruangan saja, tapi juga tenaga medis dan staf yang terpisah atau berbeda dengan pasien umum lainnya. Setelah itu, dilakukan upaya rujukan sesegera mungkin. Pasien suspect maupun positif Covid-19 akan ditindaklanjuti dengan proses rujukan ke rumah sakit Siloam Kelapa Dua atau Siloam Mampang. Kedua rumah sakit tersebut telah didedikasikan Siloam Hospitals Group untuk penanganan Covid-19.

“Siloam Hospitals Group memisahkan penanganan perawatan pasien positif Covid-19 dan hanya mempusatkannya di dua rumah sakit tersebut. Hal ini guna menjamin keselamatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat saat berobat di jaringan rumah sakit Siloam Hospitals Group. Sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat yang selama ini enggan dan menunda ke rumah sakit karena takut terjadinya penularan silang,” ungkapnya, Rabu (5/8).

Menurut Agus, hal ini mengingat masih banyak penyakit lainnya yang memerlukan penanganaan segera dan tidak bisa ditunda-tunda. Misalnya saja, pada mereka yang mengalami serangan jantung atau pun stroke.

Selain itu, pengobatan berkala juga dibutuhkan kepada mereka yang menderita penyakit kronis, seperti diabetes melitus, ginjal, dan lainnya, serta penderita kanker.

“Belum lagi, bagi para balita yang memerlukan vaksin. Kebijakan IDAI terbaru yang sudah tidak boleh lagi menunda pemberian vaksin. Karena dikhawatirkan akan membuat adanya wabah baru dari penyakit yang sebenarnya sudah ada vaksinya di masa mendatang,” tegas dia.

SHKJ pastikan keamanan dan kesehatan, serta melindungi pasien saat berobat.
SHKJ pastikan keamanan dan kesehatan, serta melindungi pasien saat berobat.

Di samping itu, lanjut Agus, SHKJ juga melakukan upaya untuk menjaga kesehatan dan keamanan bagi para tenaga kesehatan, staf dan pekerja pendukung lainnya di lingkungan rumah sakit. Merujuk kepada protokol terbaru, seluruh awak rumah sakit tersebut secara berkala dilakukan rapid test ataupun PCR Swab.

Tidak hanya itu, SHKJ juga menerapkan beberapa strategi dalam menjaga kesehatan dan kondisi mereka selama pandemi Covid-19. Misalnya Work From Home apabila kondisi memungkinkan, pemberian vitamin, dan tak kalah penting adalah penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang mencukupi dan sesuai kebutuhan.

Menurut Agus, Siloam Hospitals Group, termasuk SHKJ, akan selalu memperbaharui berbagai protokol kesehatan dan penanganan Covid-19 di lingkungan rumah sakit sesuai perkembangan situasi dan kondisi penyakit tersebut.

Hal ini demi menjaga keamanan dan kesehatan, serta melindungi pasien dan juga seluruh tenaga kesehatan, staf, dan pekerja pendukung lainnya di lingkungan rumah sakit.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN