Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PP juga berhasil membangun proyek Stadion Utama Papua Bangkit yang diklaim menjadi stadion paling megah kedua di Indonesia setelah Stadion GBK.

PP juga berhasil membangun proyek Stadion Utama Papua Bangkit yang diklaim menjadi stadion paling megah kedua di Indonesia setelah Stadion GBK.

MENJADI IKON BARU PAPUA

Stadion Papua Bangkit Garapan PP Diresmikan

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 13:21 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia, telah sukses menuntaskan pembangunan proyek Stadion Papua Bangkit tahun lalu. Stadion tersebut kemudian diresmikan langsung oleh Gubernur Papua Petahana Lukas Enembe, Jumat (23/10). Proyek ini menelan dana senilai Rp 1,3 triliun.

Peresmian yang digelar di arena lapangan Stadion Papua Bangkit tersebut dihadiri oleh pejabat daerah setempat. Sementara itu, jajaran Manajemen perseroan yang hadir secara langsung adalah Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PP Agus Purbianto didampingi SVP Divisi Gedung PP Andek Prabowo. Demikian bunyi siaran pers diterima Investor Daily di Jakarta, Sabtu (24/10).

Stadion Papua Bangkit telah diresmikan secara langsung pada Jumat (23/10) setelah pembangunannya dituntaskan tahun 2019. Stadion ini menelan dana proyek berkisar Rp 1,3 triliun.
Stadion Papua Bangkit telah diresmikan secara langsung pada Jumat (23/10) setelah pembangunannya dituntaskan tahun 2019. Stadion ini menelan dana proyek berkisar Rp 1,3 triliun.

Stadion Papua Bangkit terletak di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua. Nama stadion tersebut kemudian berganti menjadi Stadion Lekas Enembe sejak bulan ini. Sedangkan pembangunan stadion ini direalisasikan secara tepat waktu sejak Juni 2019 dan diresmikan pada Jumat (23/10). Stadion ini awalnya dibangun untuk menyambut penyelenggaraan PON XX Papua Tahun 2020 yang pertama kali akan berlangsung di Papua.

Stadion ini memiliki berkapasitas lebih dari 40.000 penonton dan dilengkapi fasilitas berstandar internasional, mulai dari bangunan setinggi tiga lantai, lintasan atletik telah tersertifikasi IAF, lapangan yang telah mengikuti standar FIFA, serta sarana pendukung lainnya yang didatangkan langsung dari luar negeri. Stadion ini juga dilengkapi dua lapangan, yaitu lapangan utama dan lapangan pemanasan.

Stadion Papua Bankit kini menjadi ikon (landmark) baru bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Papua.
Stadion Papua Bankit kini menjadi ikon (landmark) baru bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Papua.

Agus Purbianto menagtakan, stadion Lukas Enembe tercatat tercatat sebagai stadion terbaik dan termegah kedua di Indonesia setelah Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta. Desain stadion ini disesuaikan dengan budaya masyarakat Papua, yaitu Honai. Bahkan, ini stadion berhasil masuk sebagai nominasi stadion terbaik Dunia 2019 yang diselenggarakan oleh media online asal Polandia, yaitu StadiumDB.com.

Dia mengatakan, stadion ini bersaing dengan 21 stadion lainnya yang berasal dari 19 negara untuk menjadi yang terbaik. Masyarakat Papua juga sangat bangga atas kehadiran stadion ini dan berharap stadion ini tidak hanya digunakan untuk menyambut PON ke-XX saja. Namun dapat digunakan untuk aktivitas olah raga lainnya oleh masyarakat Papua. Dengan kehadiran Stadion Lukas Enembe ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur di provinsi tersebut.

“Perseroan sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah yang telah mempercayai PP membangun salah satu stadion termegah di Indonesia ini. Kami juga bangga bisa membangun stadion yang menjadi ikon (landmark) bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Papua,” ujarnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN