Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suplemen herbal penurun kolestrol Nutrafor CHOL yang telah melalui uji klinik. ( Foto: Istimewa )

Suplemen herbal penurun kolestrol Nutrafor CHOL yang telah melalui uji klinik. ( Foto: Istimewa )

Suplemen Herbal Nutrafor CHOL Telah Melalui Uji Klinik

Jumat, 31 Desember 2021 | 21:44 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pemanfaatan obat herbal masih menjadi obat alternatif atau obat komplementer, khususnya bagi masyarakat Indonesia. Secara umum ada dua proses pengolahan obat herbal, yaitu pengolahan tradisional dan modern. Namun metode yang sudah disepakati, dan telah ditetapkan dengan peraturan dari BPOM saat ini adalah metode uji klinik. Uji klinik adalah suatu usaha untuk memastikan efektivitas, keamanan dan gambaran efek samping yang sering timbul pada manusia akibat pemberian suatu obat.

Semisal pada produk suplemen herbal Nutrafor CHOL, yang diproduksi oleh PT. Novell Pharmaceutical Laboratories dengan proses pengolahan modern dan sudah melalui uji klinik tahap tiga yang dilakukan oleh PT. Clinisindo Laboratories.

Product Manager Nutrafor CHOL R. Bagus Arigunanto menjelaskan bahwa Nutrafor CHOL sudah melakukan uji klinik sebanyak dua kali sebelumnya dengan instansi berbeda guna membuktikan keefektifan khasiat Nutrafor CHOL dan keamanannya dalam penggunaan jangka panjang.

“Dari hasil uji klinik yang sudah dilakukan sebanyak tiga kali, suplemen herbal Nutrafor CHOL terbukti mampu menurunkan dan menjaga kadar kolesterol serta memiliki khasiat sama seperti obat penurun kolesterol golongan statin. Setelah melakukan uji klinik tahap III ini, Nurafor CHOL hadir di tengah masyarakat Indonesia dengan mengantongi izin dari BPOM karena telah teruji secara klinis dari segi khasiat dan keamanannya,” ujar dia dalam keterangan tertulis Jumat (31/12).

Ditambahkan oleh Dokter Herbal Medik dr. Rianti Maharani M.Si., meskipun obat herbal terbuat dari bahan alami tetap harus menjalani uji klinik untuk memastikan keefektifan dan khasiat dari obat tersebut.

“Uji klinik juga akan menunjukan efek samping obat terhadap tubuh terlebih pada organ hati dan liver dalam penggunaan jangka panjang agar dapat menentukan dosis obat yang tepat, dan mengetahui interaksi obat. Oleh karena itu, Nutrafor CHOL, produk herbal yang sudah teruji secara klinis khasiat dan keamanannya,” ungkap Dokter Herbal Medik, dr. Rianti Maharani M.Si.

Menurut salah satu tim investigator PT. Clinisindo Laboratories Budi Prasaja S.Si, Apt., M.M, tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk memverifikasi kemanjuran dan keamanan kombinasi dalam Nutrafor CHOL yang mengandung ragi beras merah (red yeast rice), guggulipid dan chromium picolinate sebagai suplemen herbal guna menjaga kadar kolesterol pada subjek dengan riwayat dislipidemia dalam rangkaian pengobatan dan diet yang sehat.

Sebanyak 80 subjek mengikuti penelitian tersebut dan secara acak ditugaskan untuk menjalani delapan minggu pengobatan setelah menyelesaikan empat minggu periode run-in. Selama masa pengobatan, setiap subjek menerima Nutrafor CHOL atau plasebo, dua kapsul setelah makan di sore hari dan dua kapsul setelah makan di malam hari selama 8 minggu. Berdasarkan penelitian sebelumnya, masa pengobatan selama delapan minggu cukup untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan Nutrafor CHOL.

Subjek secara acak dibagi ke dalam dua kelompok untuk menerima baik Nutrafor CHOL atau plasebo, kemudian produk investigasi dikonsumsi setiap dua minggu selama dua hari dengan jumlah 2x2 kapsul perhari, jadi total produk investigasi yang dikonsumsi subjek selama penelitian sebanyak 64 kapsul.

Di samping itu, semua subjek diharuskan mengunjungi lokasi penelitian setiap dua minggu selama kurang lebih dua hari untuk diperiksa kepatuhan mereka dalam pengambilan produk, kemudian dilakukan peninjauan rutin terhadap tanda vital subjek dan mencatat setiap kemungkinan efek samping agar tidak ada yang terlewat.

“Dari penelitian ini didapatkan hasil Nutrafor CHOL dengan kandungan red yeast rice, guggulipid dan chromium picolinate dapat meningkatkan secara signifikan profil lipid sehingga mampu menurunkan kadar kolesterol total sebesar 14,2% dan kolesterol LDL 15,4% dengan spesifikasi kolesterol total menurun sebanyak 33,2 mg/dL dan konsentrasi LDL menurun 28,3 mg/dL. Hasil uji klinik menunjukkan bahwa Nutrafor CHOL mampu berkontribusi untuk menurunkan dan menjaga kadar kolesterol sehat di dalam tubuh diiringi dengan diet seimbang dan aktivitas fisik yang baik,” ungkap Budi.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN