Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ibu Covid-19 melahirkan bayi sehat di RS Siloam Kelapa Dua. Foto: IST

Ibu Covid-19 melahirkan bayi sehat di RS Siloam Kelapa Dua. Foto: IST

Tak Perlu Khawatir Melahirkan Saat Pandemi Covid-19

Sabtu, 2 Mei 2020 | 17:42 WIB
Dina Fitri Anisa

JAKARTA, investor.id - Memasuki masa hamil tua ketika terjadi pandemi Covid-19 seperti saat ini tentu saja bukan hal yang mudah. Tidak heran jika banyak ibu hamil yang merasa cemas akan risiko keselamatan, baik terhadap diri dan bayinya saat melakukan persalinan nanti. Kekhawatiran seperti itu tidak perlu terjadi.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Siloam Karawaci, Julita Dortua Laurentina Nainggolan mengatakan, fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara yang tengah menghadapi pandemi Covid-19. Kasus obsentri, ujarnya, memang agak spesial, karena apa pun yang terjadi bayi harus tetap lahir.

Hal itu dikatakan Julita dalam diskusi virtual yang digelar Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Siloam Lippo Village di Jakarta, Jumat (1/5/2020). Diskusi bertema “Wider Health and Socio-Economic Victims of Covid-19" itu menghadirkan pakar-pakar kesehatan dari dalam dan luar negeri serta sejumlah kepala daerah.

“Banyak ibu yang bertanya, apakah aman melahirkan di rumah sakit? Karena, banyak protokol Covid-19 yang berbeda di setiap rumah sakit, mulai dari foto toraks dan berbagai tes lainnya. Jadi, memang saat ini mereka penuh dengan ketakutan. Berita di Amerika Serikat, banyak yang mengungkapkan bahwa ibu-ibu lebih memilih untuk melahirkan di rumah dan memanggil tenaga medis,” ujar Julita.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Siloam Kelapa Dua dr Jacobus Jeno Wibisono SpOG memimpin proses operasi SC bersama dokter spesialis anak dr Angelina SpA, dan dokter spesialis anestesi dr Ronald Christian Agustinus Aritonang SpAn.
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Siloam Kelapa Dua dr Jacobus Jeno Wibisono SpOG memimpin proses operasi SC bersama dokter spesialis anak dr Angelina SpA, dan dokter spesialis anestesi dr Ronald Christian Agustinus Aritonang SpAn.

Selain itu, belakangan ini pun viral sebuah foto yang memperlihatkan sebuah rumah sakit memberikan pelindung wajah (face shield) kepada bayi. Hal seperti itu menambah rasa cemas para ibu hamil.

Menurut Julita, pelindung wajah itu hanya dipakai saat bayi harus melakukan kontak dengan lingkungan luar dan transisi. Pelindung seperti itu tidak akan digunakan seterusnya, karena tidak akan nyaman dengan bayi.

“Untuk itulah, edukasi adalah bagian yang sangat penting. Jadi, ibu-ibu tidak perlu tidak panik dan khawatir. Lebih baik membiasakan hidup bersih, selalu mencuci tangan, dan melakukan pembatasan fisik,” jelasnya.

Sementara, dr Tono Djuwantono dari RS Limijati, Bandung, mengatakan, pihak rumah sakit saat pandemi ini wajib untuk meningkatkan protokol keamanan. Dia juga memberikan saran keapda asosiasi bayi tabung di Indonesia untuk menghentikan praktik kepada pasien, demi menjamin keselamatan ibu dan calon bayi.

"Pekerjaan saya bayi tabung. Mereka yang ingin melahirkan bayi tabung itu biasanya berasal dari Jakarta atau kota di luar Bandung. Akhirnya, saya setop. Jangan ke Bandung, bahaya," ujarnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Suara Pembaruan

BAGIKAN